Informasi Penting Mengenai Cara Swab Antigen

  • September 24, 2021

Saat ini, swab test antigen menjadi metode diagnosis COVID-19 yang paling banyak dipilih karena harganya yang terjangkau dan hasilnya yang cukup akurat. Seiring dengan meningkatnya testing untuk mendeteksi COVID-19 di Indonesia, hasil swab test antigen menjadi salah satu persyaratan yang sering ditemui untuk berkegiatan. 

Jika Anda masih aktif berkegiatan di luar rumah dan bepergian, Anda akan perlu melakukan swab test antigen sebagai salah satu syarat, terutama jika Anda bepergian ke luar kota. Berikut adalah informasi penting yang perlu Anda ketahui mengenai cara swab antigen

Apa Itu Swab Test Antigen?

Swab test antigen adalah tes yang dilakukan untuk diagnosis COVID-19 dengan cara mendeteksi protein yang terdapat pada virus COVID-19. Seperti tes PCR, tes antigen menggunakan swab atau alat usap untuk mengambil sampel lendir dari hidung. Sampel lendir ini kemudian dicampurkan dengan cairan khusus untuk mendeteksi kandungan protein virus COVID-19 di dalamnya. 

Hasil tes antigen bisa didapatkan dalam waktu 15-30 menit, sehingga menjadi pilihan utama untuk testing dengan jumlah banyak dalam waktu singkat, seperti untuk keperluan bepergian. Swab test antigen juga lebih banyak ditemui dibandingkan swab test PCR karena tidak memerlukan peralatan atau laboratorium khusus untuk memeriksa hasilnya. 

Kelebihan dan Kekurangan Swab Test Antigen

Salah satu alasan mengapa swab test antigen lebih banyak dilakukan dibandingkan PCR adalah karena metode tes dan pemeriksaan hasilnya yang lebih sederhana. Hasil tes pun dapat diperoleh dengan cepat. Swab test antigen dapat diketahui hasilnya hanya dalam hitungan menit atau jam, sementara hasil tes PCR dapat membutuhkan waktu berjam-jam hingga berhari-hari jika antrian sedang panjang. 

Metode yang lebih sederhana tersebut juga membuat harga swab test antigen lebih murah dibandingkan PCR. Saat ini, batasan harga tertinggi swab test antigen adalah Rp99.000, sementara swab test PCR masih pada kisaran harga Rp250.000-Rp275.000.

Akan tetapi, metode yang lebih murah, cepat, dan mudah umumnya memiliki kekurangan tersendiri. Saat ini, tingkat akurasi swab test antigen di pasaran masih berada di bawah swab test PCR. Antigen yang terbentuk dalam tubuh ketika terinfeksi COVID-19 baru muncul setelah beberapa hari, sehingga hasil tes antigen yang dilakukan segera setelah berkontak dengan pasien positif akan kurang akurat.

Kapan Perlu Swab Test Antigen?

Jika Anda sering berkegiatan di luar rumah dimana Anda melakukan kontak erat dengan banyak orang, seperti bepergian dengan transportasi umum, dan Anda mulai menunjukkan gejala COVID-19, lakukan swab test antigen sebagai langkah deteksi awal. Swab test antigen juga perlu Anda lakukan dalam beberapa hari setelah Anda melakukan kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, baik jika Anda menunjukkan gejala maupun tidak.

Swab test antigen juga bisa Anda lakukan jika Anda merasakan gejala COVID-19 tanpa kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, namun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui apakah tes diperlukan atau tidak.

Jika Anda perlu melakukan aktivitas dimana risiko menularkan COVID-19 sangat tinggi, misalnya bertemu dengan orang yang rentan terkena COVID-19, disarankan bahwa Anda melakukan lebih dari satu kali tes dalam periode waktu tertentu.   

Dimana Saya Bisa Mendapatkan Swab Test Antigen?

Saat ini, banyak laboratorium-laboratorium yang khusus difungsikan untuk tes COVID-19, baik swab test antigen maupun PCR. Laboratorium ini seringkali juga memiliki fasilitas drive-thru sehingga bisa mendapatkan hasil secara lebih cepat dan aman.

Akan tetapi, dengan banyaknya lokasi testing COVID-19 yang baru bermunculan, penting pula untuk mengecek kredibilitas lokasi testing yang Anda pilih. Pilihlah lokasi yang telah menjadi rekomendasi pemerintah setempat atau tergabung dalam fasilitas kesehatan yang jelas, seperti klinik atau rumah sakit.

Anda bisa booking untuk melakukan swab antigen lewat aplikasi SehatQ yang bisa langsung didownload melalui Google Play Store / App Store sekarang.

5 Balsem Bayi Berbahan Alami dengan Kehangatan yang Pas untuk Si Kecil

  • September 21, 2021

Bayi dan anak-anak memiliki sistem kekebalan yang lebih rendah karena sistem imun mereka masih berkembang dan belum sempurna. Oleh karena itu mereka rentan terserang penyakit, terutama ketika musim hujan melanda. 

Penggunaan balsem bayi bisa membantu menghangatkan tubuh anak Anda di tengah cuaca yang dingin. Selain itu, kandungan dalam balsem bayi juga dapat membantu meredakan gejala pilek dan batuk serta kegunaan lainnya. 

Balsem bayi dan anak bantu redakan gatal akibat gigitan nyamuk

Rekomendasi Balsem Bayi Berbahan Alami

Berikut ini 5 balsem bayi berbahan alami yang aman digunakan pada bayi berusia 0 bulan hingga 2 tahun: 

  1. Transpulmin Baby Balsam

Transpulmin Baby Balsam merupakan obat balsem gosok bersertifikat halal dengan bahan aktif alami minyak eukaliptus. Minyak eukaliptus memberikan efek hangat dan bisa membantu meredakan nyeri dan sakit ringan pada si kecil, termasuk nyeri punggung, sakit kepala, perut kembung, dan pegal-pegal. 

Balsem bayi Transpulmin juga dilengkapi dengan ekstrak bunga kamomil yang terkenal akan aroma wanginya yang menenangkan. Mengusapkan Transpulmin Baby Balsam pada dada, punggung, atau leher sang buah hati efektif menenangkan si kecil ketika rewel dan membuatnya tidur lebih nyenyak.

  1. Kinderen Baby Balsam

Kinderen Baby Balsam mengandung kombinasi minyak ekaliptus dan bunga chamomile yang bisa digunakan untuk meredakan perut kembung dan mengurangi rasa gatal dan kemerahan akibat gigitan nyamuk atau serangga. 

Balsem bayi ini juga efektif melegakan hidung tersumbat akibat pilek dan flu serta meredakan batuk berdahak. Kinderen Baby Balsam bisa digosokkan sebanyak 2 hingga 3 kali pada dada dan leher untuk melegakan pernapasan, dan punggung untuk menghangatkan tubuh si kecil. Ibu juga bisa mengusapkan balsem bayi ini ke tubuh anak ketika sang buah hati rewel tidak mau tidur.

  1. Bambi Baby Telon Balm

Bambi Baby Telon Balm merupakan salah satu balsem bayi yang telah lulus uji dermatologis sehingga aman untuk kulit bayi yang sensitif. Balsem bayi ini diformulasikan dengan anti-irritant alami seperti licorice, ekstrak bunga kamomil, dan provitamin B5 untuk membuat kulit bayi tetap hangat tanpa membuatnya iritasi. 

Sayangnya, balsem bayi ini mengandung Eucalyptus globulus dan camphor sehingga hanya boleh digunakan pada anak berusia 2 tahun ke atas.

  1. Buds Organics Calming Rub Cream

Jika Anda tertarik dengan bahan organik dan premium, Anda bisa mencoba Buds Organics Calming Rub Cream. Balsem bayi ini mengandung kombinasi peppermint, jahe, dan minyak adas untuk menghasilkan efek hangat yang efektif meredakan perut kembung sang buah hati. 

Terdapat juga kandungan minyak lavender organik yang efektif menenangkan si kecil dengan aroma menenangkannya. Selain itu, balsem bayi ini juga mengandung ekstrak lidah buaya dan ekstrak krokot untuk menjaga kulit tetap lembab dan lembut meski cuaca sedang dingin atau panas. 

  1. Zarbee’s Naturals Baby Shooting Chest Rub

Zarbee’s Naturals Baby Shooting Chest Rub merupakan balsem bayi yang terbuat dari 100% bahan alami dan tanpa kandungan gluten, laktosa, pewarna, serta perasa buatan sehingga aman digunakan untuk bayi di bawah usia 1 tahun. Balsem bayi ini juga tidak mengandung petroleum dan mentol sehingga kulit si kecil aman dari risiko iritasi kulit.

Itu tadi 5 rekomendasi balsem bayi berbahan alami yang aman digunakan pada bayi dan anak-anak. Karena terbuat dari bahan alami, Anda tak perlu khawatir akan risiko iritasi yang biasa disebabkan balsem lainnya.

Manfaat Lain Vitamin C Serum Avoskin untuk Jerawat

  • September 20, 2021

Hampir setiap wanita pasti pernah mendengar serum vitamin C untuk wajah. Ada banyak produk serum vitamin C di pasaran saat ini. Bahkan, salah satu kandungan dalam serum Avoskin untuk jerawat adalah vitamin C. Vitamin C dianggap sebagai salah satu bahan anti-penuaan terbaik.

Vitamin C dapat menjaga rona wajah yang lembut, halus, rata, dan tampak cerah bersinar. Meskipun Anda mungkin sudah cukup mendapatkan asupan vitamin C dari diet, tidak ada jaminan bahwa vitamin C tersebut akan langsung menuju ke kulit. Menggunakan serum dan produk topikal lainnya merupakan cara langsung untuk mendapatkan manfaat ini. 

Vitamin C dapat ditemukan di banyak serum kulit, seperti serum Avoskin untuk jerawat. Selain manfaatnya dalam mengatasi jerawat, serum vitamin C juga memiliki banyak manfaat lain, seperti:

  • Aman untuk kebanyakan jenis kulit. Vitamin C memiliki profile keamanan yang sangat baik. Kebanyakan orang dapat menggunakan vitamin C topikal dalam jangka waktu yang lama tanpa mengalami reaksi negatif apapun. Namun, dalam beberapa kasus yang langka, orang-orang yang memiliki kulit yang hipersensitif dapat mengalami iritasi ringan. 
  • Dapat menghidrasi. Magnesium ascorbyl phosphate, salah satu derivative utama vitamin C yang digunakan dalam produk perawatan kulit, telah menunjukkan efek hidrasi pada kulit. Zat tersebut dapat mengurangi hilangnya air transepidermal, membuat kulit Anda dapat menjaga kelembapan dengan lebih baik. 
  • Mencerahkan. Vitamin C dapat membantu menyamarkan pigmentasi dan menghaluskan permukaan kulit untuk mengurangi kulit kusam. Hal ini akan menyebabkan kulit Anda tampak bersinar dan awet muda.
  • Membantu mengurangi kemerahan dan meratakan warna kulit. Vitamin C yang bisa Anda temukan dalam serum Avoskin untuk jerawat telah terbukti dapat merawat berbagai macam kondisi kulit peradangan. Meminimalisir kemerahan dapat menciptakan rona wajah yang lebih rata. 
  • Membantu menyamarkan hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi, termasuk sun spot, bercak akibat usia, dan melasma, terjadi ketika melanin diproduksi berlebih di beberapa daerah kulit. Kondisi tersebut juga dapat terjadi di daerah di mana jerawat telah sembuh. Penggunaan vitamin C juga menunjukkan dapat mengurangi produksi melanin. Hal ini dapat membantu menyamarkan noda hitam dan memberikan tampilan warna kulit wajah yang lebih rata. 
  • Mengurangi tampilan lingkaran di bawah mata. Serum ini dapat membantu menghaluskan garis halus dengan cara menghidrasi daerah di bawah mata. Meskipun vitamin C lebih efektif dalam mengurangi kemerahan keseluruhan, beberapa orang menyatakan bahwa vitamin C dapat membantu mengatasi perubahan warna yang sering dihubungkan dengan lingkaran di bawah mata. 
  • Mendukung produksi kolagen. Vitamin C dikenal dapat meningkatkan produksi kolagen. Kolagen adalah protein yang terjadi secara alami yang terus menerus berkurang dengan seiring dengan berjalannya waktu. Level kolagen yang lebih rendah dapat menyebabkan garis halus dan keriput pada wajah. 
  • Membantu mencegah kulit kendur. Produksi kolagen dihubungkan dengan elastisitas dan kekenyalan kulit. Ketika level kolagen Anda mulai turun, kulit Anda akan mulai kendur. Oleskan serum vitamin C seperti serum Avoskin untuk jerawat dapat meningkatkan produksi kolagen, menghasilkan efek pengencang bagi kulit wajah Anda. 

Serum Avoskin untuk jerawat dapat efektif mengatasi jerawat mengganggu di kulit wajah. Selain itu, vitamin C dapat membantu menyembuhkan noda pada wajah, mengurangi hiperpigmentasi, dan memberi kulit kilau yang indah. Konsistensi adalah kunci untuk efek maksimal, jadi Anda harus rutin menggunakan serum vitamin C. Beberapa orang akan mengoleskannya di pagi hari untuk mendapatkan manfaat sifat pelindung UV.

Psidii Sirup, Obat Efektif untuk Pemulihan DBD

  • September 20, 2021

Penyakit demam berdarah atau DBD tidak bisa diremehkan. Saat Anda terserang DBD, tubuh akan kehilangan keping darah atau trombosit. Untuk mengembalikannya, Anda perlu menggunakan obat seperti Psidii sirup.

Obat Psidii adalah obat yang secara khusus bekerja dengan meningkatkan kadar trombosit serta membantu pemulihan pasien DBD. Pemakaian obat ini dianjurkan bagi penderita DBD dewasa yang sudah merasakan adanya gejala. 

Bagaimana cara kerja Psidii sirup?

Obat ini merupakan sejenis obat herbal. Kandungan bahan utamanya berasal dari bahan alami, yaitu ekstrak jambu biji. 

  • Menambah trombosit

Penelitian telah membuktikan bahwa ekstrak jambu biji mampu menambah jumlah sel trombosit. Ekstrak ini menjadi suplemen tambahan untuk bisa memaksimalkan penyembuhan DBD dengan lebih cepat. 

Semakin cepat kadar trombosit bertambah, maka semakin cepat juga Anda sembuh dari gejala DBD. 

  • Mencegah dehidrasi

Banyak penderita DBD yang mengalami dehidrasi. Ini bisa terjadi karena gejala DBD berupa demam tinggi, muntah-muntah, dan diare. Gejala-gejala ini bisa menyebabkan tubuh Anda kehilangan cairan dalam jumlah banyak sehingga mengalami dehidrasi.

Untungnya, obat Psidii sirup bisa mencegah hal ini. Menggunakan obat Psidii akan menghindarkan Anda dari risiko dehidrasi akibat gejala DBD. 

  • Mencegah pertumbuhan virus DBD

Virus penyebab DBD dapat lebih mudah berkembang biak di dalam tubuh Anda karena adanya enzim tertentu. Pemakaian obat Psidii bisa membantu mencegah terbentuknya enzim tersebut.

Saat pembentukan enzim itu terhambat, secara otomatis proses pertumbuhan virus pun akan melambat. Ini akan mencegah virus bertumbuh terlalu cepat dan memperparah gejala DBD Anda.

Secara garis besar, pemakaian obat Psidii sirup mampu membantu untuk memaksimalkan penyembuhan DBD. Penderita DBD bisa pulih lebih cepat dan maksimal dengan penggunaan obat herbal ini.

Aturan cara pemakaian obat

Sebaiknya, penggunaan obat disesuaikan dengan kebutuhan. Pastikan Anda memakai obat dengan cara berikut agar terhindari dari efek samping serius:

  • Gunakan saat mengalami gejala DBD

Jangan sembarangan meminum obat apabila Anda belum yakin bahwa Anda mengalami DBD. Gejala DBD bisa dibilang cukup serupa dengan gejala beberapa penyakit lain. Anda sendiri belum tentu bisa mendeteksi DBD tanpa melakukan pemeriksaan dengan dokter terlebih dahulu.

Pastikan Anda hanya menggunakan Psidii sirup saat dokter sudah mendiagnosa Anda menderita DBD. 

  • Konsumsi sesuai dosis

Agar terhindar dari risiko efek samping yang parah, pastikan Anda mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Obat ini dianjurkan bagi penderita DBD dewasa dengan dosis 5-10 ml sekali minum, sebanyak tiga kali dalam sehari.

Ingat, konsumsi yang melebihi dosis berisiko menyebabkan efek samping yang tidak baik untuk kesehatan Anda. 

  • Jangan berikan pada anak-anak dan wanita hamil

Obat ini tidak dianjurkan bagi pengguna anak-anak, wanita hamil, dan menyusui. Sebaiknya, jika Anda berada di tengah masa kehamilan, konsultasikan dengan dokter Anda mengenai pemakaian obat ini. 

Usahakan untuk menyimpan obat ini jauh dari jangkauan anak-anak. Ini penting demi menghindari anak menemukan obat secara tidak sengaja lalu meminumnya. 

  • Jangan diminum saat perut kosong

Hindari mengonsumsi obat ini dalam keadaan perut kosong. Sebaiknya, Anda meminum obat ini setelah makan. 

Perlu diperhatikan, obat Psidii sirup mungkin tidak bisa sepenuhnya menyembuhkan gejala DBD Anda. Tapi, obat ini mampu bekerja sebagai obat pendukung untuk memaksimalkan pengobatan dari dokter agar Anda lebih cepat pulih dari DBD.

Sunblock Parasol untuk Mendapatkan Kulit yang Sehat

  • September 17, 2021

Merawat kulit adalah salah satu aktivitas penting yang dilakukan agar kulit bisa tetap sehat. Namun alih-alih mendapat kulit sehat, hanya masalah kulit yang didapat jika perawatannya tidak tepat. Untuk mendapat kulit sehat, ada banyak langkah yang harus dilakukan. Mulai dari rutin membersihkan wajah, penggunaan sunblock Parasol, mengatur pola hidup, hingga menjauhi stres. 

1. Gunakan jenis produk yang sesuai dengan kulit

Penting untuk mengetahui jenis kulit wajah. Saat sudah mengetahuinya, jangan pernah gunakan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit. Contohnya, Anda memiliki kulit wajah yang kering, namun Anda memasukkan produk salicylic acid dengan kandungan tinggi pada rutinitas skincare harian Anda. kulit pun akan jadi semakin kering dan kulit sehat impian akan mustahil untuk didapat. 

2. Rutin bersihkan wajah

Kulit sehat tidak akan didapat saat Anda malas dan enggan membersihkan wajah. Malas membersihkan wajah hanya akan membuat kotoran menumpuk pada kulit wajah dan dapat mengundang berbagai masalah wajah timbul. Cuci muka 2x sehari pada pagi dan malam dan jika perlu gunakan toner wajah untuk lebih membersihkan permukaan kulit wajah agar bersih dengan sempurna.

2. Tetap lindungi kulit

Salah satu cara penting agar kulit dapat tetap sehat adalah melindungi kulit dari paparan sinar matahari menggunakan sunscreen. Meski baik bagi tubuh, sinar matahari cukup berdampak buruk pada kulit dan kulit wajah. Ia mampu membuat kerutan, noda serta bintik hitam, serta mampu meningkatkan resiko kanker kulit.

Salah satu sunscreen yang ampuh untuk terus melindungi kulit adalah Sunblock parasol SPF 33. Sunblock parasol mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari sehingga kulit dapat terus terlindungi dan tetap sehat. Didalamnya, terdapat juga kandungan lidah buaya serta vitamin E yang jika digunakan rutin semakin menyehatkan kulit wajah. 

3. Jangan merokok

Merokok hanya akan mempercepat proses penuaan yang membuat tampilan kulit menjadi tidak sehat. Saat seseorang rutin merokok, masalah kulit dinilai lebih mudah muncul jika dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

4. Perhatikan asupan

Selain berdampak pada kesehatan tubuh, asupan  makanan yang sehat juga berdampak pada kesehatan kulit wajah. Ada berbagai macam makanan yang mampu memberikan dampak positif pada tubuh dan kulit wajah. Contohnya adalah makanan yang mengandung banyak antioksidan seperti  wortel, aprikot, tomat, berry, kacang-kacangan, serta sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan selada air.

5. Hindari stres

Tak ada manfaat baik yang bisa diambil stres berlebih. Ia hanya akan membuat berbagai penyakit pada tubuh dapat semakin parah dan meningkat, salah satunya masalah kulit. Sulit rasanya mendapatkan kulit yang sehat saat Anda terus dilanda stres yang berat.

Mulai dari kulit kusam hingga breakout, akan semakin mudah didapat saat Anda tengah stres. Solusinya adalah dengan kendalikan stres dengan baik. Buang jauh-jauh pikiran negatif dan lakukan hal-hal produktif yang Anda sukai setiap harinya. Biasakan juga untuk rutin lakukan kegiatan favorit di sela-sela aktivitas  favorit agar dapat semakin terhindar dari stres.

Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk terus mendapat kulit sehat impian. Rutin merawat wajah dengan benar seperti rajin membersihkan, menggunakan produk yang sesuai kulit wajah, serta rutin gunakan sunscreen dinilai akan semakin memudahkan Anda untuk mendapat kulit yang sehat. Pastikan juga untuk terus terapkan gaya hidup yang sehat dengan rajin mengkonsumsi makanan yang baik bagi kulit serta hindari rokok dan minimalisir stres pada tubuh.

Laxarec obat sembelit

Saat Gejala Sembelit Menyerang, Atasi dengan Obat Laxarec

  • September 17, 2021

Salah satu cara untuk mengatasi gejala sembelit atau konstipasi adalah menggunakan obat pencahar. Ada banyak sekali jenis obat pencahar yang dijual di toko obat, salah satunya obat Laxarec

Sebagai obat pencahar, obat ini bekerja dengan mengatasi hambatan di saluran pencernaan yang membuat Anda kesulitan untuk buang air besar. Obat ini bisa dipakai oleh penderita sembelit anak-anak maupun dewasa, serta wanita hamil.

Cara kerja obat pencahar Laxarec

Obat pencahar adalah obat yang terbuat dari zat tertentu untuk memengaruhi proses kerja usus. Ada banyak sekali variasi obat pencahar, mulai dari obat yang bekerja dengan cara dikonsumsi hingga obat yang dioleskan ke permukaan kulit. 

Ada obat pencahar yang dijual secara bebas di pasaran, tapi ada juga yang baru bisa didapatkan hanya dengan resep dari dokter. Dalam hal ini, obat Laxarec bisa didapatkan secara bebas. 

Seringkali, pemakaian obat pencahar dianggap sebagai langkah awal dalam penyembuhan konstipasi, sebelum gejala semakin parah sampai Anda memerlukan metode pengobatan yang lebih komprehensif seperti dengan terapi khusus atau operasi. 

Obat ini hadir dalam bentuk gel dan disertai dengan aplikator khusus. Untuk menggunakannya, Anda perlu mengoleskan gel ke aplikator, kemudian memasukkan aplikator tersebut seluruhnya ke dalam anus. 

Tekan tube sampai seluruh isi dari aplikator tersebut keluar. Setelah itu, Anda bisa melepaskan kembali aplikator tersebut. 

Kapan perlu menggunakan obat pencahar?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, obat pencahar adalah langkah awal dari pengobatan sembelit. Sebelum gejala semakin parah atau Anda mengalami komplikasi, ada baiknya segera lakukan upaya pencegahan dengan pemakaian obat pencahar.

Jangan ragu untuk menggunakan obat Laxarec ketika Anda mengalami gejala sembelit umum seperti berikut: 

  • Tinja yang sangat keras ketika buang air besar
  • Kesulitan buang air besar 
  • Jarang buang air besar sampai kurang dari tiga kali dalam seminggu
  • Sensasi penyumbatan di rektum yang membuat sulit buang air besar
  • Sensasi tidak bisa mengosongkan rektum sepenuhnya 
  • Terpaksa mengejan atau terasa nyeri ketika buang air besar
  • Sensasi perut terasa penuh dan kembung 

Gejala-gejala di atas adalah gejala sembelit yang cukup umum. Jangan tunggu sampai gejala semakin parah, langsung gunakan obat pencahar untuk mengatasinya. 

Perawatan di rumah untuk konstipasi

Selain menggunakan obat pencahar seperti Laxarec, penyembuhan Anda akan semakin maksimal bila diimbangi dengan perawatan mandiri di rumah. Lakukanlah perawatan mandiri di rumah dengan cara:

  • Mengonsumsi makanan berserat

Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat bisa membantu mengatasi berbagai masalah di sistem pencernaan Anda, termasuk saat Anda mengalami konstipasi. Serat bisa Anda dapatkan dari gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, alpukat, beras merah, dan lain-lain.

  • Meningkatkan konsumsi probiotik

Probiotik merupakan kandungan yang juga baik untuk sistem pencernaan. Kandungan ini seringkali ditemukan pada makanan yang difermentasi, seperti yogurt, tempe, kefir, kimchi, dan lain sebagainya. 

  • Banyak minum air

Air bisa membantu tubuh Anda tetap terhidrasi. Saat tubuh terhidrasi dengan baik, buang air besar pun bisa menjadi lebih lancar, sehingga gejala sembelit cepat teratasi. 

  • Olahraga

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa olahraga teratur bisa menjaga tubuh tetap sehat. Olahraga akan menghindarkan Anda dari berbagai macam penyakit, serta mendorong penyembuhan penyakit dengan lebih cepat.

Penggunaan obat Laxarec akan lebih maksimal apabila diimbangi dengan perawatan mandiri di rumah seperti yang sudah disebutkan di atas. 

Neocate LCP

Kenali Gejala Bayi Alergi Susu Sapi, Atasi dengan Neocate LCP

  • September 17, 2021

Susu sapi memiliki banyak manfaat untuk mendukung perkembangan sang buah hati. Namun, nyatanya tidak sedikit anak yang alergi pada susu sapi dan intoleransi protein. Agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi, dokter atau tenaga medis biasanya akan menganjurkan anak mengonsumsi susu khusus alergi susu sapi dan intoleransi protein seperti Neocate LCP.

Alergi susu sapi merupakan kondisi yang sering dialami oleh bayi dan anak usia dini. Sistem kekebalan tubuh anak yang mengalami alergi ini mengira bahwa protein pada susu merupakan kandungan yang berbahaya sehingga menimbulkan berbagai reaksi alergi. 

Banyak kondisi yang bisa menyebabkan anak alergi terhadap susu sapi, seperti usia yang masih terlalu dini, memiliki alergi terhadap kondisi lain, riwayat dermatitis atopik, dan riwayat keluarga lainnya yang juga alergi susu sapi.

Ciri-ciri Bayi Alergi Susu Sapi

Ketika anak mengalami alergi susu sapi, akan muncul beberapa gejala atau ciri-ciri yang berkaitan dengan gangguan saluran pencernaan, pernapasan, dan kulit. Lebih lanjutnya, gejala yang bisa dialami adalah sebagai berikut:

  • Gatal-gatal

Gejala paling umum saat anak yang mengalami alergi susu adalah gatal-gatal. Terkadang, rasa gatal di kulit juga disertai dengan munculnya ruam merah di beberapa bagian tubuh.

Gatal dan ruam merah ini biasanya muncul sesaat setelah si kecil mengonsumsi susu sapi.

  • Sesak napas

Gejala alergi susu sapi yang mengganggu fungsi pernapasan adalah anak mengalami sesak napas. Terdapat banyak lendir pada saluran pernapasan yang mengakibatkan anak sulit untuk bernapas.

  • Diare

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh bayi dan anak di seluruh dunia. Bahkan, data WHO menyebutkan bahwa lebih dari 750.000 anak-anak di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena mengalami diare.

Alergi susu sapi bisa menimbulkan diare bagi anak. Diare biasanya muncul sesaat setelah anak minum susu sapi.

  • Gatal pada bagian bibir dan mulut

Pada beberapa kasus, alergi susu sapi bisa menimbulkan rasa gatal pada bagian bibir dan mulut anak. Bahkan, reaksi alergi tersebut bisa membuat bibir dan mulut menjadi bengkak.

  • Perut kembung

Gejala selanjutnya pada anak yang alergi susu sapi adalah mengalami perut kembung. Tubuh si kecil tidak bisa menerima protein susu sapi sehingga kondisi pencernaannya menjadi tidak nyaman.

Perut kembung juga bisa memicu mual dan muntah karena terlalu banyak gas yang terperangkap pada perut anak. 

  • Batuk

Selain sesak napas, batuk adalah gejala reaksi alergi pada sistem pernapasan lainnya yang perlu diwaspadai. Sebelum batuk, biasanya anak akan mengalami serak atau kesakitan saat berbicara. Maka dari itu, segera hentikan pemberian susu sapi jika sang buah hati mulai menunjukkan gejala tersebut.

  • Kolik

Kolik merupakan kondisi saat anak gelisah dan menangis terus-menerus. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa anak mengalami alergi susu sapi.

Biasanya tangisan akan semakin kencang ketika si kecil diberikan susu sapi. Alasan anak menangis adalah karena merasa sakit dan sesak di tenggorokan.

  • Bengkak pada wajah

Reaksi alergi susu sapi selanjutnya adalah wajah anak membengkak dan merah. Gejala ini harus segera ditangani agar anak mendapat pertolongan pertama.

Jika anak mengalami gejala-gejala tersebut, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Susu untuk Anak yang Alergi Susu Sapi dan Intoleransi Protein

Bagi anak yang mengalami alergi susu sapi dan intoleransi protein, dokter mungkin akan merekomendasikan susu khusus alergi susu sapi. Salah satu susu bagi anak yang alergi susu sapi adalah Neocate LCP. Namun, susu ini hanya untuk keperluan medis khusus dan bisa didapatkan dengan resep dokter.

Susu ini berbahan dasar asam amino non-alergenik yang dibuat khusus untuk diet bayi dengan Alergi Susu Sapi. Neocate LCP dapat dikonsumsi oleh bayi berumur 0 bulan atau baru lahir hingga 12 bulan. Kandungan asam amino yang terdapat pada susu ini murni 100 persen dan menggunakan perpaduan asam lemak esensial untuk memenuhi kebutuhan gizi si kecil.

Neocate LCP mampu menjaga saluran cerna, memenuhi kebutuhan protein anak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengoptimalkan perkembangan otaknya. Namun, pastikan bahwa saat memberikan anak susu ini telah berada dibawah pengawasan tenaga medis. Anda bisa mendapatkan Neocate LCP di toko online kesehatan terpercaya dan tentunya dengan resep dokter, ya.

Dosis dan Efek Samping pada Faridexon Forte

  • September 16, 2021

Apa Anda tahu dosis dan efek samping pada Faridexon Forte? Faridexon Forte adalah obat-obatan yang termasuk golongan obat keras. Sehingga untuk mendapatkannya diharuskan menggunakan resep dokter.

Faridexon Forte merupakan obat yang memiliki kandungan dexamethasone dan berbentuk kaplet forte. 

Manfaat Faridexon Forte ini berfungsi untuk mengatasi berbagai jenis alergi, bronkospasme, lupus, autoimun seperti rheumatoid arthritis, psoriasis, peradangan atau inflamasi, hingga gangguan pernafasan.

Selain dari banyaknya manfaat yang ada pada Faridexon Forte, obat yang tergolong keras ini memiliki banyak efek samping, kontra indikasi, interaksi obat, hingga pantangan-pantangan lainnya.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dosis dan efek samping pada Faridexon Forte.

Dosis Obat Faridexon Forte

Obat Faridexon Forte memiliki kandungan Dexamethasone sebesar 0.75 mg. Faridexon Forte dipasarkan dengan kemasan berupa strip 10 x 10. Adapun dosis tertentu untuk mengkonsumsi Faridexon Forte, yaitu.

  • Dewasa: 0,5 mg-9 mg per hari yang dibagi dalam 2-4 kali pemberian
  • Anak: 0,01 – 0,04 mg /kg BB / hari dibagi beberapa kali pemberian
  • Insufisiensi Adrenal: 0,0233 mg / kg BB / hari
  • Penyakit lain: 0,08333-0,333 mg / kg BB / hari
  • Untuk pemakaian jangka lama, dosis harus diturunkan bertahap agar terhindar dari terjadinya insufisiensi adrenal akut

Untuk mengkonsumsi Faridexon Forte memang diperlukan pengawasan dokter secara ketat, termasuk dalam hal dosis dan pemakaiannya.

Efek Samping Obat Faridexon Forte

Berikut ini beberapa efek samping yang bisa terjadi pada penggunaan obat Faridexon Forte.

  • Dapat menurunkan fungsi limpa sehingga mengakibatkan sel limfosit berkurang dan mengecil. Hal ini dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh
  • Seperti glukokortikoid lainnya, obat ini dapat mempengaruhi proses metabolisme lemak termasuk distribusinya pada tubuh. Hal ini dapat menyebabkan efek pada bagian tubuh, misalnya wajah yang terlihat lebih tembem
  • Obat yang termasuk glukokortikoid termasuk Faridexon Forte dapat meningkatkan pembentukan glukosa dari protein. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula pada darah sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes
  • Dapat menyebabkan pengeroposan tulang. Hal ini dikarenakan matriks protein penyusun tulang menyusut drastis. Sehingga, tidak dianjurkan untuk usia lanjut ataupun anak-anak yang bisa menghambat pertumbuhannya
  • Secara umum kumpulan efek samping ini disebut Cushing Sindrom, seperti gejala muka tembem, penebalan selulit pada punggung dan perut, penurunan toleransi terhadap karbohidrat, hipertensi dan gejala-gejala lainnya.
  • Kontra Indikasi Obat Faridexon Forte
  • Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Faridexon Forte, yaitu.
  • Jangan digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid
  • Sebaiknya tidak diberikan pada pasien penderita tukak lambung, diabetes melitus, osteoporosis, infeksi jamur sistemik, psikosis, glaukoma, psikoneurosis berat, penderita TBC aktif, herpes simplex, infeksi virus lain, herpes zoster, sindroma cushing, dan penderita gangguan fungsi ginjal

Interaksi Obat Faridexon Forte

Interaksi obat adalah perubahan efek obat yang dapat menyebabkan efek samping. Hal ini dikarenakan suatu obat bisa bermasalah apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat lain atau makanan dan minuman tertentu.

  • Obat Faridexon Forte jangan digunakan bersamaan dengan beberapa obat, yaitu.
  • Antibiotika makrolida, dapat menurunkan klirens dexamethasone yang menyebabkan meningkatnya efek farmakologisnya
  • Antidiabetik, dapat meningkatkan konsentrasi glukosa darah sehingga perlu penyesuaian dosis obat anti diabetes
  • Isoniazid, dapat menurunkan konsentrasi serum isoniazid jika diberikan bersamaan dengan Faridexon Forte
  • Aminoglutethimide, dapat menurunkan kadar dexamethasone
  • Agen Kalium-depleting, dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya hipokalemia
  • Efedrin dan Cholestyramine, dapat menurunkan klirens dexamethasone yang menyebabkan meningkatnya efek farmakologisnya
  • Vaksin hidup, dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi sehingga penggunaan vaksin hidup sebaiknya dihindari pada pasien yang menggunakan Faridexon Forte
  • Anti jamur azole seperti ketoconazole, dapat mengurangi metabolisme kortikosteroid 
  • NSAID, dapat meningkatkan resiko efek samping pendarahan pada saluran pencernaan

Demikian adalah dosis dan efek samping pada Faridexon Forte. Obat Faridexon Forte ini memang termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaan dan pengobatannya harus dengan pengawasan ketat dari dokter.

Cara Memilih Produk Bayi Seperti Sabun My Baby

  • September 14, 2021

Saat Anda memilih produk perawatan kulit untuk bayi, Anda pasti ingin memberikannya produk yang aman dan cocok untuk kulit bayi. Hal ini karena bayi memiliki tekstur kulit yang lebih tipis, lebih halus dan jauh lebih rentan menjadi kering daripada kulit orang dewasa. Selain itu, produk sabun seperti sabun My Baby juga harus menggunakan pembersih yang ringan sehingga tetap melindungi keseimbangan alami kulit bayi sambil mempertahankan lapisan pelindung luarnya. 

Parfum, sabun, dan alkohol, yang sering ditemukan pada produk dewasa, semuanya dapat mengiritasi kulit bayi Anda atau bahkan menyebabkan reaksi alergi. Produk perawatan kulit yang dibuat untuk bayi harus memiliki tingkat wewangian yang lebih rendah dan tidak boleh mengandung sabun atau alkohol.

Produk Perawatan Kulit yang Cocok untuk Bayi

Hal utama yang harus diperhatikan pada label produk perawatan kulit bayi adalah ringan dan dibuat khusus untuk bayi. Setiap produk yang ditujukan untuk anak di bawah tiga tahun harus memiliki penilaian keamanan untuk kelompok usia tersebut .

Namun, tes ini tidak selalu berarti bahwa penelitian klinis telah dilakukan tentang efek produk tersebut pada kulit bayi . Maklum, tes semacam ini sulit dilakukan. Jadi Anda mungkin ingin berhati-hati, terutama jika ada riwayat masalah kulit di kedua sisi keluarga bayi Anda.

Membiasakan diri Anda dengan beberapa istilah yang digunakan pada label produk akan membantu Anda membuat pilihan yang tepat. Berikut beberapa label produk yang kerap ditemukan di produk kulit bayi.

Produk Antibakteri untuk Kulit Bayi

Sebaiknya Anda menghindari produk yang memiliki label antibakteri atau antimikroba pada kulit bayi Anda. Produk pembersih untuk kulit bayi yang memiliki bentuk cair yang lembut atau tisu bayi yang lembut dan bebas alkohol dapat bekerja dengan baik untuk menjaga bayi Anda tetap bersih. Selain itu, label atau bahan antibakteri biasanya tidak digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat formula produk sabun untuk bayi. 

Arti Label bebas Alkohol

Alkohol adalah bahan yang sering digunakan untuk komposisi bahan perawatan kulit pada orang dewasa agar cepat kering dan terasa ringan saat diaplikasikan di kulit.TAkan tetapi alkohol bisa membuat kulit jadi semakin kering dan dapat mengiritasi kulit bayi Anda. Oleh karena itu, sebaiknya hindari produk perawatan kulit bayi yang  mengandung alkohol. 

Produk Bebas Pewangi

Jika bayi Anda memiliki kulit yang sehat, maka Anda bebas menggunakan produk yang memiliki aroma ringan atau benar-benar produk yang tidak mengandung pewangi sama sekali. Pembersih yang memiliki pH netral dan beraroma ringan, bila digunakan sedikit saja, tidak akan menyebabkan reaksi kulit pada kebanyakan bayi .

Jika kulit bayi Anda cenderung kering atau bayi Anda mengalami eksim, maka sebaiknya bayi Anda harus dihindari dari semua produk yang mengandung pewangi. Wewangian adalah penyebab iritasi yang umum. Bahkan pewangi alami seperti minyak esensial atau ekstrak tumbuhan juga bisa menimbulkan iritasi.

Produk yang diformulasi dari bahan alami mungkin terdengar lebih aman, tetapi belum tentu lebih aman dan mungkin hanya memiliki pengujian terbatas. Jadi beberapa ahli menyarankan sebaiknya bayi Anda harus dijauhkan dari produk yang mengandung bahan pewangi agar lebih aman. 

Anda juga bisa menggunakan sabun My Baby sebagai salah satu produk untuk merawat kulit bayi Anda. Sabun My Baby merupakan sabun yang bisa digunakan untuk bayi yang efektif untuk merawat kesehatan kulit dan kelembutan alami dari kulit bayi. Tak hanya itu, sabun My Baby juga memiliki formula khusus yang tidak akan menimbulkan pedih di mata, sehingga aman dan tidak berisiko untuk bayi.

Selain itu, sabun My Baby memiliki sertifikat halal serta mempunyai kandungan nutrisi yang diperlukan kulit bayi seperti vitamin C, vitamin E, vitamin B3, vitamin B5, serta vitamin B6. Bahan tersebut dipadukan dengan ekstrak bunga kamomil yang telah terbukti secara ampun untuk mencegah iritasi ringan yang kerap terjadi di kulit bayi, seperti kemerahan, ruam, gatal, dan timbul rasa kering. Untuk Anda yang ingin mendapatkan sabun My Baby untuk produk perawatan kulit bayi, Anda bisa mendapatkan sabun tersebut dengan harga Rp 4.503 untuk kemasan isi 70 gram.

Dosis Konsumsi Q Ten 100 mg untuk Kesehatan

  • September 13, 2021

Koenzim Q10 (CoQ10) adalah antioksidan yang diproduksi tubuh Anda secara alami. Sel Anda menggunakan CoQ10 untuk pertumbuhan dan memelihara kesehatan tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia tingkat CoQ10 dalam tubuh Anda menurun sehingga dapat menurunkan kesehatan tubuh. Untuk menjaga kadar koenzim Q10, Anda dapat mengonsumsi Q Ten 100 mg. Suplemen Q Ten 100 mg diproduksi oleh Novell Pharmaceutical Laboratories yang bermanfaat untuk menghasilkan energi dan menjaga kesehatan tubuh.


Dampak Kekurangan Koenzim Q10 (CoQ10)
Defisiensi koenzim Q10 dapat disebabkan oleh mutasi pada genetik. Kondisi ini disebut sebagai defisiensi koenzim Q10. Gejala dan tingkat keparahan defisiensi koenzim Q10 sangat bervariasi. Dalam kasus yang parah dapat menyebabkan kematian. Berikut ini beberapa dampak yang akibat kekurangan koenzim Q10, yaitu:

  • Disfungsi otak pada bayi
  • Kelemahan otot (ensefalopati)
  • Ataksia serebral
  • Tubuh mengalami kejang
  • Kontraksi otot tanpa disengaja (dystonia)
  • Tonus otot yang buruk (hypotonia)
  • Gerakan mata yang tidak normal (nystagmus)
  • Degenerasi saraf optic
  • Gangguan pendengaran
  • Disfungsi ginjal
  • Menyebabkan migrain
  • Peningkatan kadar kolesterol dalam darah secara drastis
  • Penumpukan cairan di rongga perut (asites)
  • Adanya darah dalam urin (hematuria).

    Mengonsumsi suplemen yang mengandung koenzim Q10 dapat membantu mencegah dan mengurangi efek buruk dari penyakit tertentu.
  • Konsumsi Koenzim Q10 untuk Memelihara Kesehatan Tubuh
    Koenzim Q10 dapat ditemukan dalam daging, ikan, dan kacang-kacangan. Jumlah kadar koenzim Q10 yang ditemukan dalam sumber makanan tersebut juga bervariasi. Namun, kadar koenzim Q10 dalam makanan alami tentu tidak cukup untuk meningkatkan koenzim Q10 dalam tubuh Anda secara signifikan. Oleh karena itu, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung koenzim Q10, seperti Q Ten 100 mg.
  • Bukti Efektivitas Koenzim Q10 (CoQ10)
    Menurut National Cancer Institute, mengonsumsi koenzim Q10 (CoQ10) dengan asupan yang tepat dapat mengatasi beberapa masalah medis, seperti:
    Mencegah dan mengobati gangguan jantung dengan mengurangi tekanan darah. Mengonsumsi CoQ10 yang dikombinasikan dengan nutrisi lain juga mampu membantu pemulihan pasien yang menjalani operasi bypass dan katup jantung.
    Mencegah diabetes karena CoQ10 dapat membantu mengurangi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) dan kadar kolesterol total pada penderita diabetes, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
    CoQ10 dapat membantu meringankan kelemahan otot dan rasa sakit pada penderita miopati.
    Mengurangi nyeri kepala pada penderita migrain.
    Meningkatkan stamina tubuh.
  • Dosis Konsumsi Q Ten 100 mg
    Sebenarnya, tidak ada dosis khusus untuk mengonsumsi CoQ10. Namun, beberapa studi memberikan dosis CoQ10 dengan dosis minimal 50 mg hingga 1.200 mg pada orang dewasa yang terbagi menjadi beberapa dosis selama sehari. Namun, umumnya, untuk dosis harian, Anda dapat mengonsumsi 100 miligram sehari. Dosis dapat ditingkatkan jika dokter menyarankan Anda dan untuk mengatasi kondisi tertentu.
  • Interaksi Obat
    Bagi Anda yang sedang mengonsumsi suplemen kesehatan lain atau menjalani pengobatan sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini karena CoQ10 dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti:
    Dapat menurunkan efek dicumarol, anisindione, atau warfarin
    Dapat menurunkan efektivitas koenzim Q10 jika digunakan dengan glyburide, glyburide, lovastatin, atorvastatin, fluvastatin, pitavastatin, pravastatin, rosuvastatin, tolazamide, simvastatin.
  • Catatan SehatQ
    Simpan suplemen Q Ten 100 mg di tempat yang tertutup dan kering. Selain itu, simpan suplemen ini di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan sinar matahari langsung.