Akathisia: Efek Samping Obat yang Sebabkan Gangguan Pergerakan, Ini Gejalanya

  • December 24, 2020

Setiap obat yang Anda konsumsi pasti memiliki efek samping yang berbeda-beda, pun dengan efek samping pada orang lain tentu akan berbeda. Salah satu efek samping pada obat-oabatan yang diberikan untuk menangani gangguan kejiwaan adalah akathisia. Yuk, cari tahu lebih jelas tentang efek samping ini!

Apakah akathisia itu? 

Akathisia adalah gangguan gerakan yang ditandai dengan perasaan gelisah batin dan kebutuhan mendesak untuk terus bergerak, serta oleh tindakan seperti mengayun sambil berdiri atau duduk, mengangkat kaki, seolah-olah barbaris di tempat, dan menyilangkan serta melepaskan kaki saat duduk. 

Orang dengan akathisia tidak dapat duduk atau diam, mengeluh kegelisahan, menggoyangkan kaki dan terus berjalan. Selain itu, akathisia sering terjadi pada seseorang yang berhenti menggunakan benzodiazepine, terutama bila dihentikan terlalu cepat setelah penggunaan jangka panjang. Ini juga dapat terjadi akibat penghentian opioid dan obat-obatan seperti kokain dan amfetamin. 

Tanda dan gejala akathisia

Gejala berikut telah dilaporkan pada seluruh orang yang telah lepas atau yang masih menggunakan obat tertentu yang memiliki riwayat penyakit mental ataupun tidak. 

Gejala yang paling umum terjadi:

  • Kegelisahan fisik yang intens dengan kebutuhan akan gerakan yang konstan. Ini mungkin termasuk mondar-mandir, goyang, kaki mengayun, meremas tangan, memindahkan badan dari satu kaki ke kaki lainnya dan tanda kegelisahan lainnya. 
  • Disforia parah yang bermanifestasi sebagai rasa teror yang luar biasa yang dapat digambarkan sebagai “hidup dalam mimpi buruk” disiksa, hingga perasaan terus dikejar oleh sesuatu. 
  • Agitasi ekstrim, ketidaksabaran, dan mudah tersinggung.
  • Perasaan yang sering digambarkan sebagai ingin “keluar dari tubuhnya”.
  • Dorongan ingin bunuh diri/tindak kekerasan lainnya.

Gejala umum lainnya termasuk, tetapi tidak terbatas pada:

  • Sensasi fisik subjektif seperti sengatan listrik atau arus listrik yang mengalir ke seluruh tubuh, perasaan berdegung atau bergetar, serangga merayap di bawah kulit, sensasi terbakar, dan lain-lain. 
  • Depersonalisasi-derealisasi, perasaan ingin keluar dari tubuh, seolah-olah mengamati dari luar, atau perasaan bahwa dunia ini tidak nyata, mirip dengan hidup dalam mimpi.
  • Kecemasan
  • Gejala yang terkait ADHD (kurang perhatian, impulsif, tekanan bicara)
  • Melukai diri sendiri tanpa bunuh diri. 

Akathisia sering salah didiagnosis sebagai:

  • Memburuknya penyakit mental yang sudah ada sejak lama
  • Munculnya penyakit mental baru
  • Gangguan neurologis fungsional (konversi, somatisasi, psikogenik)
  • Psikosis akut
  • Depresi yang gelisah
  • Agitasi psikomotor
  • Gangguan kecemasan umum
  • Gangguan panik
  • Sindrom kaki gelisah
  • Gangguan kepribadian
  • Gangguan bipolar
  • ADHD

Seberapa umum akathisia?

Gejela akathisia yang signifikan terjadi pada:

  • Sekitar 20% orang yang menggunakan antidepresan
  • Setidaknya 50% orang dengan antipsikotik dosis rendah
  • Hingga 80% atau lebih orang dengan dosis antipsikotik yang lebih tinggi
  • 5% atau lebih orang yang menggunakan doksisiklin, antibiotik lain, dan obat lain 

Jenis akathisia

Akathisia dapat diklasifikasikan berdasarkan durasi, seperti:

  • Akathisia akut, berlangsung kurang dari enam bulan
  • Akathisia kronis, gejala muncul lebih dari enam bulan, meskipun mungkin lebih ringan daripada saat onset 
  • Akathisia tardif, berkembang beberapa bulan setelah memulai obat
  • Akathisia penarikan, terjadi saat menghentikan obat

Jika Anda memiliki teman atau anggota keluarga yang baru-bari ini memulai antidepresan atau antipsikotik, atau bahkan antibiotik, Anda mungkini harus memperhatikan tanda-tanda akathisia. Masalnya terkadang sulit untuk dikenali pada orang lain karena mungkin tidak ada kegelisahan yang jelas. Namun, orang tersebut biasanya akan:

  • Terlihat tegang 
  • Tampak bingung dan sibuk
  • Menjadi cepat marah atau impulsif
  • Tampak bermasalah secara emosional

Jika masalah tersebut hanya muncul setelah menjalani pengobatan, atau bahkan menjadi lebih buruk sejak memulai pengobatan, mereka mungkin menderita akathisia. Konsultasikan dengan dokter atau psikiater Anda untuk mendapatan perawatan lebih lanjut. 

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*