Anak Sembelit Disertai Munculnya Benjolan di Perut, Apa Penyebabnya?

  • April 7, 2021

Anak biasanya akan sangat rewel jika sedang sakit atau tidak enak badan, termasuk saat mengalami sembelit. Pada masa kanak-kanak, mereka memang belum memiliki kesadaran untuk mencukupi kebutuhan cairan sehingga sering terkena sembelit. 

Namun jika anak sembelit disertai dengan munculnya benjolan di perut berarti ada sesuatu yang tidak normal dan diperlukan pemeriksaan medis.

Penyebab benjolan di perut anak

Perut tersusun atas organ-organ tubuh. Benjolan di perut anak terletak di area yang berbeda-beda tergantung pada penyebabnya, misalnya perut atas kanan, kiri, atas atau bawah. 

Biasanya sembelit yang disertai dengan benjolan perut merupakan tanda tumor jinak atau ganas. Benjolan di perut bisa juga disebabkan oleh kondisi lain, tapi tetap perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan masalah. 

Berikut ini penyebab benjolan di perut anak yang harus diwaspadai:

  1. Tumor Wilm

Tumr Wilm merupakan tumor embrional yang berkembang dari sisa-sisa ginjal imatur. Ini bisa dirasakan beberapa bulan setelah kelahiran atau ketika anak berusia 2 – 3 tahun. 

Tumor Wilm akan membesar seiring waktu, dan mempengaruhi salah satu atau kedua sisi secara bersamaan. Pemeriksaan dan pengobatan dini akan meningkatkan prognosis anak.

  1. Neuroblastoma

Neuroblastoma adalah kanker yang berasal dari kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal. Tumor bisa menyebar melalui darah dan mempengaruhi jaringan lainnya dengan sangat cepat. 

Secara keseluruhan, prognosis neuroblastoma jauh lebih buruk dari massa tumor Wilms. Pembedahan dan kemoterapi diperlukan untuk menghilangkan tumor dari dalam tubuh. 

Jika tumor terlalu besar dan sudah menyebar luas, dokter akan menyarankan kemoterapi terlebih dahulu sebelum operasi pengangkatan.  

  1. Tumor Hepatik

Tumor hati bisa muncul sebelum lahir atau berkembang beberapa tahun setelah anak lahir. Tumor hepatik bisa ganas atau jinak, dan untuk menentukan hal tersebut dibutuhkan USG dan CT scan. 

Tumor ganas dapat menyebar dengan cepat sehingga sebelum pembedahan perlu dilakukan penyelidikan menyeluruh. Sebagian atau seluruh lobus hati mungkin diangkat, kemudian diikuti dengan kemoterapi dan radioterapi untuk mencegah kekambuhan.

  1. Hidronefrosis

Hidronefrosis disebabkan oleh menumpuknya urin di ginjal karena terhalangnya aliran urin dari panggul ke kandung kemih. Kondisi ini bisa diatasi dengan pembedahan untuk mengurangi penyumbatan dan aliran urin kembali lancar. 

  1. Kista Mesenterika

Kista mesenterika terletak di mesenterium usus yang cenderung berukuran kecil atau timbul sebagai kista ganda berukuran besar. Kista mesenterika ditandai dengan benjolan di perut yang disertai dengan nyeri tekan, perut kembuh, muntah, dan penurunan nafsu makan. 

Kista mesenterika bisa ditangani dengan pembedahan. Ini termasuk kista non-ganas sehingga tidak diperlukan terapi lebih lanjut.

  1. Kista Koledochal

Kista koledochal merupakan kelainan bawaan langka dari saluran tabung yang mengangkut empedu dari hati ke kantung empedu dan usus kecil. Kista yang berukuran besar akan menghambat aliran empedu dan menyebabkan benjolan di perut, penyakit kuning, dan nyeri.  

Meski tergolong jinak, anak yang menderita kista koledochat berisiko tinggi terkena kanker saluran empedu di masa mendatang. Penanganan dini bisa mengurangi risiko tersebut.

  1. Limfoma

Limfoma merupakan kanker yang terjadi ketika sel darah putih yang disebut limfosit tumbuh dengan tidak normal dan tidak terkontrol. Limfoma adalah kanker paling umum ketiga pada anak berusia 0 hingga 14 tahun. 

Gejala awalnya adalah pembengkakan kelenjar getah bening di perut sehingga menghasilkan benjolan. Anak mungkin mengeluhkan nyeri di perut, demam, kelelahan, penurunan berat badan, dan keringat berlebih di malam hari.   

Ada beberapa jenis limfoma, salah satunya sulit diobati meski telah menjalani kemoterapi dan radioterapi.

Selain penyebab di atas, kondisi lain yang dapat memicu benjolan di perut anak adalah kolesistitis (radang kandung empedu), divertikulitis (radang usus besar), infeksi, dan cedera traumatis. 

Benjolan di perut bisa terasa tidak sakit atau nyeri tekan. Karena banyaknya potensi penyebab benjolan di perut anak, ada baiknya orang tua memeriksakan kondisi anak sedini mungkin untuk mengurangi masalah yang akan terjadi di masa mendatang.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*