Apakah Bisa Amoxicillin untuk Obat Batuk?

Apakah Bisa Amoxicillin untuk Obat Batuk?

  • January 26, 2021

Amoxicillin merupakan salah satu jenis merek obat yang digunakan dalam mengatasi infeksi bakteri, jenis infeksi bakteri yang bisa diobati seperti saluran kemih atau saluran pernapasan. Tak jarang amoxicillin untuk batuk diandalkan, karena memang obat ini diperuntukan mengatasi infeksi yang disebabkan virus, bisa itu flu atau batuk pilek biasa.

Dalam menangani infeksi bakteri, antibiotik menjadi kelompok obat yang paling mungkin diresepkan dan salah satunya adalah amoxicillin. Obat yang termasuk dalam golongan penisilin ini bisa menghambat pertumbuhan bakteri, namun seperti penggunaan obat pada umumnya. Penggunaan amoxicillin juga dapat menimbulkan efek samping, mulai yang biasa hingga serius.

Amoxicillin untuk Batuk

Penyakit yang bukan dikarenakan infeksi bakteri tentu tidak akan membutuhkan antibiotik untuk dapat menyembuhkannya. Alih-alih untuk mengobati, penggunaan antibiotik yang tidak tepat justru dapat merugikan tubuh. Termasuk ketika amoxicillin dikonsumsi sebagai obat batuk, yang ternyata tidak efektif untuk menyembuhkan.

Bahkan efek yang diberikan tidak lebih baik untuk menghilangkan gejala ketimbang mengobati batuk tanpa antibiotik, hal ini sesuai dengan penelitian terkontrol Antibiotics of Acute Uncomplicated Lower Respiratory Tract Infection. Hasil dari penelitian ini dipublikasikan pada tahun 2012 di The Lancet Infectious Diseases.

Pasien yang diteliti mengalami batuk yang diakibatkan infeksi saluran pernapasan bagian bawah, namun bukan karena pneumonia atau radang paru-paru dengan gejala yang berat. Pasien yang diberi amoxicillin tidak pulih lebih cepat atau memiliki gejala yang secara signifikan lebih sedikit. Pasien ini tidak dicurigai menderita pneumonia.

Penggunaan amoxicillin dinilai tidak membantu mengobati infeksi saluran pernapasan, bahkan bisa berbahaya. Sementara itu terlalu sering menggunakan antibiotik yang tidak efektif menyembuhkan justru bisa menimbulkan efek samping, seperti diare, ruam hingga muntah. Dampak lebih buruknya dapat menimbulkan resistensi bakteri penyebab penyakit dalam tubuh.

Efek Samping Amoxicillin

Amoxicillin dapat menimbulkan efek samping tertentu, efek samping ini dibagi menjadi dua macam yakni efek samping umum dan efek samping dengan sifat yang serius. Sangat disarankan untuk tidak asal mengonsumsi obat ini dan harus sesuai dengan resep yang tertera pada obat atau resep dari dokter.

  • Efek Samping Umum
  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Ruam kulit.
  • Infeksi jamur pada vagina.

Beberapa infeksi yang ringan di atas dapat hilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu, namun jika kondisi tersebut terjadi secara terus-menerus atau tidak segera hilang setelah beberapa, maka sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter.

Efek Samping yang Serius

Penggunaan amoxicillin untuk batuk juga bisa menimbulkan efek samping yang serius, seperti hipersensitivitas imun dan kerusakan pada hati. Efek samping yang berupa reaksi hipersensitivitas menimbulkan beberapa gejala, seperti berikut.

  • Gejala flu, termasuk demam, sakit di badan hingga sakit tenggorokan.
  • Ruam kulit berwarna merah atau ungu yang menyebar dan menimbulkan rasa sakit, seperti stevens-Johnson Syndrome.
  • Lepuh yang dapat menyebabkan kulit rusak dan memicu luka terbuka.

Selain menimbulkan reaksi hipersensitivitas, efek samping serius dari obat ini juga dapat berupa kerusakan hati. Meskipun jarang terjadi, berikut beberapa efek yang harus diperhatikan dengan seksama dan segera hubungi dokter jika mengalaminya.

  • Peningkatan enzim hati yang ditunjukkan oleh tes darah.
  • Nyeri di perut.
  • Kulit dan mata menguning.
  • Kelelahan.

Selain efek samping yang harus diwaspadai saat mengonsumsi amoxicillin, penggunaan obat ini juga memiliki peringatan yang wajib diperhatikan. Misalnya seseorang dengan alergi tertentu dan kondisi medis tertentu.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*