Benjolan di Leher Belakang, Apa Penyebabnya?

  • May 16, 2021

Menemukan benjolan di bagian tubuh manapun dapat menjadi suatu hal yang mengkhawatirkan. Meskipun beberapa benjolan cukup menakutkan, benjolan di leher belakang atau garis rambut biasanya bukan suatu hal yang serius. Kondisi ini dapat disebabkan karena rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair) hingga kelenjar getah bening yang membengkak. Artikel ini akan membahas hal-hal yang berhubungan dengan benjolan di leher belakang. 

Sebaceous cysts

Kista epidermoid merupakan sebuah jenis kista umum yang terbentuk di kelenjar sebaceous yang rusak atau tersumbat. Kelenjar tersebut mengeluarkan sebum, yang mana merupakan zat berminyak yang melumasi rambut dan kulit. Kista epidermoid biasanya terasa seperti benjolan di leher, wajah, dan torso yang lunak dan berukuran kecil. Dalam banyak kasus, dokter Anda dapat mendiagnosis kista epidermoid hanya dengan melihat kista tersebut. Akan tetapi, mereka juga dapat melakukan beberapa tes tambahan, seperti biopsy kulit, apabila benjolan di leher atau bagian tubuh lain memiliki ukuran diameter lebih besar dari 5 cm, menunjukkan tanda-tanda infeksi (seperti kemerahan, rasa nyeri, dan nanah), serta tumbuh kembali dengan cepat setelah dihilangkan. Meskipun kista epidermoid atau sebaceous cyst tidak berbahaya, beberapa orang memilih untuk menghilangkannya untuk alasan kosmetik. Apabila Anda ingin mengangkat kista epidermoid, hubungi dokter. Mereka akan melakukan prosedur operasi minor untuk mengatasi hal ini. 

Penyebab lain

Selain akibat kista epidermoid, penyebab lain benjolan di leher belakang di antaranya adalah:

  • Bisul

Dikenal juga dengan sebutan furuncle, bisul adalah benjolan berisi nanah yang terbennutk di bawah kulit akibat bakteri pada folikel rambut. Meskipun Anda bisa menderita bisul di bagian tubuh mana saja, kondisi ini sering di jumpai tumbuh pada dearah tubuh yang terpapar banyak keringat dan mendapatkan banyak gesekan. Hal ini membuat bagian belakang leher sangat rentan menderita bisul. Gejala bisul di antaranya adalah benjolan merah yang menyakitkan, kemerahan dan pembengkakan, peningkatan ukuran bisul setelah beberapa hari, serta ujung bisul berwarna kuning atau putih yang dapat mengeluarkan nanah. Untuk bisul berukuran kecil, Anda bisa menempatkan kompres hangat untuk membantu bisul mengeluarkan nanah. Bisul yang lebih besar, yang bisa mencapai ukuran bola golf, perlu dikuras oleh dokter. Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan antibiotik untuk infeksi yang lebih parah. 

  • Lipoma

Lipoma adalah benjolan berlemak nonkanker yang tumbuh perlahan, biasanya antara kulit dan otot. Lipoma lebih sering dijumpai pada orang-orang berusia lanjut dan biasanya tidak menyebabkan gangguan kesehatan serius. Meskipun lipoma bisa tumbuh di mana saja, kondisi ini lebih sering muncul di leher, pundak, lengan, punggung, perut, dan paha. Lipoma umumnya bersifat lunak, mudah bergeak di bawah kulit, berukuran diameter lebih kecil dari 5 cm, dan menyakitkan apabila mengandung pembuluh darah atau berukuran cukup besar sehingga memberikan tekanan pada saraf di sekitarnya. Lipoma tidak membutuhkan perawatan khusus kecuali kondisi ini menyebabkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan. Dokter akan melakukan biopsy untuk memastikan kondisi ini bukanlah penyakit berbahaya lainnya. Dokter dapat mengatasi lipoma dengan operasi atau liposuction. 

Dalam banyak kasus, benjolan di leher belakang tidak berbahaya. Akan tetapi, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter apabila benjolan di leher belakang disertai dengan tanda-tanda atau gejala seperti gejala infeksi parah (demam yang terus menerus terjadi), benjolan yang tidak hilang setelah 2-4 minggu, benjolan keras dan tidak dapat digerakkan, serta benjolan yang ditemani dengan keringat malam dan turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*