Cara Membuat Anak Kembar Makin Mudah di Usia 30 Tahun?

  • February 16, 2021

Banyak pasangan suami-istri yang memimpikan bisa memiliki anak kembar. Rupanya, ada banyak faktor dan cara yang menjadi penentu utama untuk memperoleh anak kembar. Salah satu cara membuat anak kembar yakni dengan bantuan perawatan kesuburan. Di Amerika sendiri, perawatan kesuburan telah memberikan peluang pada wanita untuk bisa hamil anak kembar. 

Selain perawatan kesuburan, hamil di usia 30 tahun atau lebih juga berpeluang bisa mendapatkan anak kembar. Benarkah begitu? Berikut penjelasannya.

Posisi bercinta tidak dapat menentukan kehamilan anak kembar

Jenis kehamilan kembar

Sebelum membahas cara membuat anak kembar, berikut dua jenis kehamilan kembar yang wajib kamu ketahui.

Kembar identik: merupakan kehamilan yang terjadi ketika telur yang dibuahi sperma terbelah menjadi dua embrio terpisah. Embrio ini memiliki sifat monozigot, di mana mereka memiliki gen yang sama. Kembar identik memiliki jenis kelamin yang sama dan sangat mirip. 

Kembar non-identik: kehamilan yang terjadi ketika ada dua sel telur yang dilepaskan saat terjadi pembuahan dan sperma membuahi kedua sel telur tersebut. Embrio yang terbentuk akan bersifat dizigotik, yakni mereka memiliki gen yang tidak identik dan bisa memiliki jenis kelamin yang tidak sama. 

Usia menjadi salah satu faktor kuat untuk hamil anak kembar?

Menurut beberapa ahli, terdapat faktor-faktor penentu seorang wanita bisa hamil kembar, diantaranya yakni:

  • Usia wanita
  • Adanya riwayat keluarga yang memiliki anak kembar
  • Menjalani perawatan kesuburan

Berdasarkan data dari American Society for Reproductive Medicine (ASRM), hanya satu dari 250 kehamilan yang bisa menghasilkan anak kembar. Namun, kini kelahiran anak kembar meningkat secara signifikan seiring dengan meningkatnya penggunaan perawatan kesuburan dan kehamilan di usia yang lebih tua. 

Berdasarkan data dari Women’s Health, wanita yang berusia 30 tahun atau lebih memiliki peluang lebih besar untuk memiliki anak kembar. Sebab, pada usia 30 tahun, wanita cenderung melepaskan lebih dari satu sel telur selama siklus reproduksinya dibandingkan wanita dengan umur yang lebih muda.

Disebutkan juga, jika pada usia 30 tahun, maka hormon FSH, yakni hormon yang bertanggung jawab pada perkembangan sel telur di dalam ovarium akan meningkat sehingga bisa membuat sel telur yang dilepaskan lebih dari satu. 

Faktor lain yang menentukan hamil anak kembar

Selain faktor usia, beberapa faktor berikut ini juga bisa memberikan peluang untuk hamil anak kembar.

  • Faktor genetik

Seorang wanita dikatakan memiliki peluang yang lebih tinggi untuk mendapatkan anak kembar jika keluarganya memiliki riwayat memiliki anak kembar.  Riwayat anak kembar dari pihak ibu bisa menentukan peluang yang lebih tinggi untuk memiliki anak kembar di banding dari pihak ayah. 

Hal ini juga dikatakan karena terjadi hiperovulasi yang menurun dari DNA ayah maupun ibu. Hiperovulasi merupakan kondisi di mana tubuh melepaskan sel telur dalam jumlah banyak atau lebih. 

  • Tinggi dan berat badan

Menurut American Society for Reproductive Medicine (ASRM), peluang untuk mendapatkan anak kembar biasanya terjadi pada wanita yang lebih tinggi dan berat dibandingkan wanita yang lain. Hal ini bisa saja disebabkan karena nutrisi yang dimiliki wanita dengan postur tubuh tinggi dan berat lebih baik, sehingga memiliki banyak nutrisi untuk janin yang berkembang. 

Pada wanita dengan BMI di atas 30 memiliki lemak ekstra yang meningkatkan kadar estrogen, sehingga bisa menyebabkan stimulasi berlebihan pada ovarium. 

  • Ibu menyusui

Wanita yang hamil saat masih menyusui juga memiliki peluang lebih tinggi untuk hamil anak kembar. Memang benar jika menyusui sebetulnya bisa menekan kesuburan, namun bukan berarti hal ini menutup kemungkinan untuk hamil saat menyusui.

  • Perawatan kesuburan

Selain faktor-faktor yang sudah dijelaskan di atas, perawatan kesuburan juga menjadi faktor penentu untuk bisa hamil anak kembar.  Beberapa obat kesuburan membantu menstimulasi ovarium wanita untuk melepaskan sel telur lebih dari satu. Jika sperma bisa membuahi sel telur ini maka akan terjadi kehamilan kembar. 

Program bayi tabung atau IVF (Fertilisasi in Fitro) juga meningkatkan peluang untuk hamil anak kembar. Hal ini karena proses pembuahan dilakukan di luar rahim dan bisa dibantu oleh dokter spesialis, sehingga sperma bisa membuahi dua sel telur. 

Itu dia beberapa cara membuat anak kembar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Kamu bisa melakukan konsultasi pada dokter terlebih dahulu jika berencana memiliki anak kembar. 

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*