Apakah L Bio Sachet Aman untuk Atasi Diare?

  • December 22, 2021

Kini cukup banyak terdapat suplemen probiotik yang dijual, salah satunya L bio sachet. Suplemen ini berbentuk bubuk sehingga mudah untuk dikonsumsi baik orang dewasa maupun anak-anak.

L bio sachet dapat digunakan untuk mengatasi berbagai macam masalah dengan pencernaan, termasuk diare. Bagaimana suplemen probiotik bisa mengatasi diare dan apakah aman?

Penyebab dan gejala diare

Diare merupakan kondisi di mana Anda mengalami buang air besar sangat sering, umumnya berbentuk cair dan mudah keluar. Kondisi sangat umum terjadi dan bisa dialami siapapun.

Masalah pencernaan satu ini bisa dengan mudah diatasi dan pulih dalam waktu singkat. Akan tetapi bila tidak hilang dalam beberapa minggu, bisa jadi mengindikasikan adanya masalah lain, seperti gangguan pencernaan atau peradangan dan infeksi di saluran pencernaan.

L-Bio Serbuk 1 g  harga terbaik 8006

Berikut adalah penyebab dari diare:

1. Virus

Virus bisa menyebabkan diare, salah satunya adalah rotavirus menjadi penyebab umum dari diare akut pada anak-anak. Virus Sars-CoV-2 penyebab Covid-19 juga bisa menyebabkan diare dan masalah pencernaan lainnya.

2. Bakteri dan parasit

Makanan atau air yang terkontaminasi bisa memasukkan bakteri dan parasit ke dalam tubuh, hal ini sering terjadi jika Anda sedang bepergian ke luar negeri.  Clostridium difficile merupakan jenis bakteri yang bisa menyebabkan infeksi serius yang mengakibatkan diare dan juga bisa terjadi setelah mengonsumsi antibiotik atau saat rawat inap di rumah sakit.

3. Obat-obatan

Beberapa obat-obatan, seperti antibiotik, bisa menyebabkan diare. Antibiotik akan membunuh baik bakteri baik dan buruk, sehingga menyebabkan gangguan pada keseimbangan alami bakteri di usus.

4. Intoleransi laktosa

Pengidap intoleransi laktosa bisa mengalami diare ketika kesulitan mencerna laktosa setelah mengonsumsi produk susu. Orang lanjut usia bisa mengalami kondisi ini karena enzim yang mampu mencerna laktosa akan terus menurun.

5. Fruktosa

Fruktosa merupakan gula yang secara alamiah ditemukan pada buah dan madu, yang kerap digunakan sebagai pemanis tambahan pada minuman. Orang yang kesulitan mencerna fruktosa dapat mengalami diare.

6. Gangguan pencernaan lainnya

Diare kronis bisa disebabkan oleh berbagai macam penyakit maupun gangguan pencernaan lainnya, seperti penyakit Crohn’s, penyakit celiac, dan sindrom iritasi usus. 

Apakah L-Bio sachet itu?

L bio sachet adalah suplemen yang mengandung probiotik dalam bentuk Lactobacillus acidophilus berbentuk serbuk. Manfaat utama yang didapat dari mengonsumsi suplemen ini adalah membantu menjaga keseimbangan bakteri baik yang berada di dalam saluran pencernaan.

Probiotik berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Kita bisa mendapatkan probiotik baik melalui suplemen seperti L-bio atau makanan yang telah difermentasi. 

Beberapa manfaat lainnya dari suplemen ini adalah:

  • Memperbaiki fungsi saluran pencernaan anak dan dewasa
  • Membantu meredakan konstipasi dan gangguan di lambung
  • Meredakan diare akibat alergi laktosa atau penggunaan antibiotik
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memelihara keseimbangan flora usus normal

L-bio dapat dikonsumsi oleh segala usia, dari bayi hingga orang dewasa. Suplemen probiotik juga termasuk cukup aman untuk dikonsumsi karena mengandung probiotik alami.  

L-bio Sachet untuk atasi diare

Salah satu gangguan pencernaan yang dapat diatasi dengan konsumsi L bio sachet adalah diare. Diare merupakan kondisi yang bisa terjadi pada segala usia.

Walaupun L-bio membantu melancarkan pencernaan, namun tidak akan membuat diare semakin parah. Justru dengan kandungan Lactobacillus dan probiotik alami di dalamnya, suplemen ini bisa membantu memperbaiki gangguan keseimbangan bakteri baik di dalam saluran pencernaan.

Untuk mengatasi diare dan juga masalah pencernaan lainnya, Anda bisa mengonsumsinya dengan dosis sebagai berikut:

  • Dewasa dan anak-anak usia 2 tahun ke atas: 2-3 sachet sebanyak 1 kali per hari
  • Anak-anak usia di bawah 2 tahun: sesuai anjuran dokter

Harap diperhatikan untuk tidak dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan dokter dan hentikan pemakaian apabila muncul reaksi alergi. Jika diare tidak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter untuk kemungkinan adanya indikasi penyakit lain. 

Selain diare, kondisi lainnya yang dapat dibantu dan diatasi dengan menggunakan probiotik baik dalam bentuk makanan maupun suplemen adalah:

  • Sembelit
  • Iritasi usus (IBD)
  • Peradangan usus (IBD)
  • Infeksi jamur
  • Infeksi saluran kencing
  • Penyakit gusi
  • Intoleransi laktosa
  • Eksim (dermatitis atopik)
  • Infeksi pernapasan bagian atas
  • Sepsis (terutama pada bayi)

Mengapa tubuh kita membutuhkan probiotik?

Probiotik pada dasarnya adalah bakteri dan jamur hidup. Disebut organisme ‘baik’, probiotik dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan saat dikonsumsi dalam jumlah banyak, seperti risiko infeksi rendah, pencernaan membaik, dan penurunan risiko sejumlah penyakit kronis.

Di dalam tubuh kita, sudah terdapat baik bakteri baik dan jahat secara alami. Bakteri baik seperti probiotik membantu mengeliminasi bakteri jahat yang tumbuh semakin banyak saat terjadi infeksi, sehingga mengembalikan keseimbangan flora dalam pencernaan.

Sebagian besar bakteri ini berada di dalam usus besar, namun juga bisa terdapat di beberapa tempat lain di tubuh seperti mulut, vagina, saluran kencing, kulit, dan juga paru-paru.

Fungsi utama probiotik adalah menjaga keseimbangan tubuh agar tetap sehat. Selain itu, manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan adalah:

  • Membantu tubuh mencerna makanan
  • Menjaga bakteri buruk agar tetap terkendali dan tidak menyebabkan penyakit
  • Membentuk vitamin
  • Memecah dan menyerap obat-obatan
  • Membantu menyokong sel-sel tubuh yang berada di dalam usus sehingga mencegah bakteri jahat yang mungkin terkonsumsi agar tidak masuk ke dalam aliran darah. 

Aktivitas ini sebenarnya selalu terjadi di dalam tubuh, sehingga tubuh tidak terlalu membutuhkan suplemen probiotik. Anda bisa memulainya dengan mengonsumsi makanan tinggi serat untuk menjaga keseimbangan jumlah bakteri baik atau probiotik di dalam tubuh. 

Cara mengatasi diare

Mengatasi diare tidak hanya bisa dengan mengonsumsi suplemen probiotik seperti L bio sachet, namun juga melalui cara-cara berikut ini:

1. Meningkatkan hidrasi

Hidrasi berperan penting saat Anda mengalami diare karena kondisi tersebut rentan menyebabkan dehidrasi dengan banyaknya cairan yang keluar dari dalam tubuh. Perbanyak konsumsi cairan dan berikan sesering mungkin saat mengalami diare, namun hindari minuman seperti alkohol, susu, dan minuman soda. 

2. Konsumsi obat-obatan

Anda juga bisa mengonsumsi obat-obatan khusus mengatasi diare dengan anjuran dokter, seperti bismuth subsalicylate dan loperamide. Obat tersebut biasa digunakan jika Anda mengalami diare akut walaupun gejala tidak terlalu berat.

3. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Saat diare, ada beberapa makanan yang bisa membantu mengatasi gejala dan mencegahnya memburuk, yaitu pisang, nasi putih, oatmeal, kentang panggang, sup ayam, dan roti panggang. Hindari konsumsi makanan seperti gorengan dan makanan tinggi minyak, alkohol, buah-buahan beri, sayuran seperti brokoli, kubis, dan jagung, kopi, es krim, dan teh.

Tidak masalah untuk mendapatkan probiotik dari suplemen seperti L bio maupun dari makanan alami. Namun sebaiknya selalu variasikan konsumsi makanan Anda dan gunakan suplemen hanya pada saat dibutuhkan atau dianjurkan saja.

Fakta dan Perbedaan Amlodipine dan Amlodipine Besylate

  • December 20, 2021

Diantaranya beberapa jenis obat darah tinggi, banyak orang yang bingung mengenai perbedaan amlodipine dan amlodipine besylate. 

Memang saat ini terdapat banyak jenis obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Obat-obatan yang termasuk dalam daftar obat tekanan darah tinggi memiliki cara kerja yang berbeda-beda. 

Penderita hipertensi yang rutin mengonsumsi obat tekanan darah tinggi perlu mengenali jenis, cara kerja, dan efek samping obat-obatan ini.

Jika Anda saat ini rutin mengonsumsi amlodipine, yuk cari informasi selengkapnya di sini. 

Obat stroke paten

Adakah Perbedaan Amlodipine dan Amlodipine Besylate? 

Mengenai perbedaan amlodipine dan amlodipine besylate, sebenarnya keduanya tidaklah ada bedanya. 

Jadi, amlodipine adalah bahan aktif yang perlu berikatan dengan garam agar bisa larut dan mudah diserap oleh tubuh. Sementara besylate merupakan garam pelarut yang terkandung dalam  amplodipine. 

Selain besylate, garam pelarut ini tersedia dalam dua jenis lainnya yaitu maleate, dan mesylate. 

Namun untuk kegunaannya sendiri tetap sama saja apapun jenis garam pelarut yang digunakan.

Amlodipine Bagian dari CCB  

Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa tidak ada perbedaan amlodipine dan amlodipine besylate 2. Pasalnya, obat ini bagian dari Calcium channel blocker (CCB) yang bekerja dengan cara menghambat jalan masuk kalsium ke dalam otot jantung dan dinding pembuluh darah.

Hal ini akan membuat sel-sel jantung dan pembuluh darah otot mengendur dan rileks sehingga membuat tekanan darah menurun.

Selain amlodipine, contoh obat CCB adalah nicardipine, diltiazem, verapamil, dan nifedipine.

Cara Mengonsumsi Amlodipine  

Agar tekanan darah kembali normal, Anda harus mengonsumsi Ampolidine dengan benar. Berikut ini cara tepat mengonsumsi amlodipine:

  • Minum amlodipine dengan air putih sebelum atau sesudah makan. 
  • Pastikan ada jarak yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.
  • Untuk mengoptimalkan efektivitas amlodipine, gunakan pada waktu yang sama setiap harinya dan jangan melewatkan dosis. 
  • Jika lupa meminum amlodipine, disarankan untuk segera melakukannya apabila jeda dengan jadwal berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, jangan menggandakan dosis.
  • Simpan obat di tempat tertutup dalam suhu ruangan dan terhindar dari lembab, hawa panas dan sinar matahari langsung.  

Sebaiknya, penggunaan obat ini diiringi dengan pemeriksaan rutin ke dokter agar kondisi kesehatan bisa terus terpantau.

Efek Samping yang Ditimbulkan 

Saat Anda pertama kali mengonsumsi amlodipine, kemungkinan penderita hipertensi dapat mengalami keluhan sakit kepala atau merasa kegerahan. Ini tidak perlu dikhawatirkan karena gejala ini umumnya akan membaik dalam beberapa hari.

CCB, termasuk amlodipine di dalamnya, menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang dapat muncul akibat penggunaan CCB antara lain:

  • Sakit kepala.
  • Kaki yang membengkak.
  • Dada berdebar.
  • Sembelit.
  • Merasa lelah.  
  • Mual. 
  • Pembengkakan tungkai.  

Konsultasikan ke dokter jika efek samping terjadi berkepanjangan atau sampai mengganggu aktivitas Anda. Jika mengalami reaksi alergi obat, seperti timbul ruam kulit, gatal-gatal, pembengkakan pada wajah, lidah atau tenggorokan, sakit kepala parah, hingga sesak napas, hentikan pemakaian obat dan segera temui dokter.

Nah itulah informasi mengenai cara mengonsumsi dan perbedaan amlodipine dan amlodipine besylate sebagai obat hipertensi. Biasakan untuk minum obat secara teratur.

Agar penyembuhan semakin maksimal, Anda juga harus mengatur pola hidup dengan cara:

  • Batasi penggunaan garam dalam masakan sehari-hari Anda.
  • Jangan merokok.
  • Banyak makan labu siam, timun, serta daun seledri untuk menurunkan tekanan darah Anda.
  • Cukup tidur.
  • Jangan stres.

Jangan lupa untuk selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala agar tekanan darah Anda bisa terpantau dengan baik. Semoga bermanfaat!

Berlosid Tablet untuk Obati Kelebihan Asam Lambung

  • December 1, 2021

Asam lambung adalah salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. kondisi seperti ini menyebabkan heartburn dan iritasi pada kerongkongan yang disertai dengan sakit pada bagian dada. Meski begitu, ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah asam lambung, seperti mengkonsumsi berlosid tablet.

Penyakit asam lambung bisa kambuh kapan saja, sesaat setelah penderita makan atau ketika keasaman dalam lambung lebih tinggi, serta sfingter/otot katup lambung tidak bekerja dengan baik. Beberapa penderita bisa diobati dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Akan tetapi, banyak juga kasus yang mengharuskan penderita melakukan operasi.

Faktor Risiko Kelebihan Asam Lambung

Ada beberapa faktor risiko kelebihan asam lambung yang perlu Anda perhatikan sebagai berikut.

1.    Konsumsi Minuman dan Makanan Tertentu

Penderita asam lambung memang tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi minuman dan makanan tertentu. Hal ini karena dapat menyebabkan keluhan lambung yang semakin parah.

Adapun berbagai jenis makanan dan minuman yang dilarang antara lain adalah kopi, coklat, makanan berlemak dan pedas, buah yang asam, bawang putih dan bawang bombay, minuman bersoda, serta rokok dan alkohol.

2.    Mengkonsumsi Obat-Obatan Tertentu

Terdapat jenis obat tertentu yang ternyata dapat memicu terjadinya refluks asam lambung, seperti obat golongan antikolinergik, antidepresan, antihistamin, nitrat, beta adrenergik, serta calcium-channel blocker.

3.    Perubahan Hormon

Perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh juga menjadi faktor pemicu terjadinya asam lambung. Sebagai contoh adalah peningkatan hormon progesteron selama masa kehamilan ataupun pemberian terapi untuk pengganti hormon estrogen pada wanita yang sudah menopause.

4.    Gangguan Tertentu

Terkadang beberapa gangguan juga bisa menyebabkan refluks asam lambung, seperti penderita hernia hiatus dan memiliki sfingter kerongkongan bawah yang cenderung pendek biasanya akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami asam lambung.

5.    Faktor Risiko Lainnya

Adapun faktor risiko lainnya yang memicu kelebihan asam lambung adalah obesitas atau kegemukan, penyakit paru (Paru Obstruktif Kronik atau PPOK), dan juga kehamilan.

Cara Mencegah Kelebihan Asam Lambung

Agar meminimalisir resiko asam lambung kambuh terus-menerus, terdapat berbagai macam cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kelebihan asam lambung. Berikut adalah cara yang bisa dicoba.

Hindari Makanan yang Memicu Asam Lambung

Sebagai penderita penyakit asam lambung, sebaiknya Anda menghindari konsumsi makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung. Salah satu caranya adalah dengan membatasi konsumsi makanan yang berlemak dan pedas. Jenis makanan yang asam juga sebaiknya jangan dikonsumsi terlalu banyak.

Makan 5-6 Kali Sehari dalam Porsi Kecil

Banyak dokter menyarankan kepada penderita asam lambung untuk makan dalam porsi yang lebih kecil. Kuantitas makan yang disarankan adalah 5-6 kali dalam sehari dengan porsi kecil. Anda bisa coba menggunakan piring dengan ukuran yang lebih kecil untuk memulai kebiasaan ini.

Hindari Begadang

Selain tidak tidur setelah makan, begadang juga menjadi aktivitas yang harus dihindari oleh semua penderita asam lambung. Jam tidur yang tidak teratur dan begadang dapat mengakibatkan kelebihan asam lambung.

Konsumsi Obat

Ada beberapa obat asam lambung yang bisa diresepkan oleh dokter. Salah satu yang banyak dikonsumsi oleh penderita lambung adalah berlosid tablet. Obat tablet ini terbukti dapat mengatasi gejala dan penyakit akibat kelebihan asam lambung. Berlosid tablet mengandung zat aktif magnesium hidroksida, aluminium hidroksida, dan dimethicone.

Itulah penjelasan tentang risiko dan cara mencegah penyakit asam lambung. Apabila gejala yang timbul semakin parah, maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Konsumsi Episan Efektif Mengatasi Gastritis

  • November 15, 2021

Gastritis adalah istilah umum untuk sekelompok kondisi dengan satu hal yang sama, yaitu adanya peradangan di lapisan lambung. Peradangan gastritis biasanya disebabkan karena infeksi bakteri yang sama yang menyebabkan sakit maag. Penggunaan obat pereda nyeri tertentu dan minum terlalu banyak alkohol juga dapat menyebabkan gastritis. Gastritis dapat terjadi dengan tiba-tiba (gastritis akut), atau muncul secara perlahan selama bertahun-tahun (gastritis kronis). Dalam beberapa kasus, gastritis dapat menyebabkan ulkus dan adanya peningkatan risiko kanker lambung. Akan tetapi, bagi banyak orang, gastritis merupakan sebuah kondisi yang tidak serius, dan dapat sembuh dengan perawatan Episan. 

Gunakan Episan apabila Anda melihat adanya tanda-tanda gastritis, seperti rasa nyeri dan sensasi terbakar di perut bagian atas yang dapat berubah menjadi lebih buruk atau membaik setelah makan, mual, muntah, dan rasa kenyang di perut bagian atas setelah makan. Namun, gastritis tidak selalu menyebabkan gejala dan tanda apapun. Hampir semua orang pasti pernah mengalami gangguan pencernaan dan iritasi lambung. 

Kebanyakan kasus gangguan pencernaan hanya akan berlangsung singkat dan tidak membutuhkan perawatan medis khusus. Namun, kunjungi dokter apabila tanda dan gejala yang Anda alami terjadi selama lebih dari seminggu atau lebih. Anda juga perlu memberitahu dokter apabila rasa tidak nyaman di lambung terjadi setelah mengonsumsi obat over-the-counter atau obat resep, terutama aspirin dan pereda rasa nyeri. Jika Anda muntah darah, terdapat darah di feses, atau memiliki feses yang berwarna hitam, hubungi dokter untuk menentukan apa yang menyebabkannya. 

Gastritis adalah sebuah peradangan di lapisan lambung. Kelemahan atau cidera pada pelindung yang dilapisi lendir yang melindungi dinding lambung menyebabkan cairan pencernaan merusak dan membuat peradangan di lapisan lambung. Beberapa penyakit dan kondisi dapat meningkatkan risiko gastritis, termasuk penyakit Crohn dan sarcoidosis, sebuah kondisi di mana berkumpulnya sel-sel peradangan tumbuh di dalam tubuh. Beberapa faktor risiko dari gastritis di antaranya adalah:

  • Infeksi bakteri. Meskipun infeksi Helicobacter pylori merupakan infeksi yang paling sering dijumpai di seluruh dunia, hanya beberapa orang memiliki infeksi ini akan mengembangkan gastritis atau gangguan gastrointestinal atas lainnya. Dokter percaya bahwa kerentanan bakteri dapat diwariskan atau dapat disebabkan karena pilihan gaya hidup, termasuk merokok dan diet. 
  • Penggunaan pereda nyeri yang teratur. Pereda rasa nyeri, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, dapat menyebabkan gastritis akut dan gastritis kronis. Menggunakan pereda nyeri ini secara rutin atau terlalu banyak dapat mengurangi zat kunci yang membantu menjaga lapisan pelindung lambung. 
  • Usia lanjut. Orang-orang berusia lanjut memiliki peningkatan risiko gastritis karena lapisan lambung cenderung semakin menipis dengan bertambahnya usia dan karena karena lansia berkemungkinan lebih besar dalam menderita infeksi H. pylori atau gangguan autoimun dibandingkan dengan mereka yang masih berusia lebih muda. 
  • Penggunaan alkohol berlebih. Alkohol dapat mengiritasi dan mengikis lapisan lambung, yang membuat lambung Anda menjadi lebih rentan terhadap cairan pencernaan. Penggunaan alkohol berlebih berkemungkinan besar menyebabkan gastritis akut. 
  • Stres. Stres parah yang disebabkan karena operasi besar, cidera, luka bakar, dan infeksi parah dapat menyebabkan gastritis akut. 

 Jika tidak diobati menggunakan Episan, gastritis dapat menyebabkan ulkus lambung dan pendarahan pada lambung. Beberapa bentuk gastritis kronis juga dapat meningkatkan risiko kanker lambung, terutama jika Anda memiliki penipisan lapisan lambung yang ekstensif dan adanya perubahan pada sel-sel lapisan tersebut. Hubungi dokter apabila gejala dan tanda yang Anda meiliki tidak semakin membaik meskipun perawatan untuk gastritis telah dilakukan.

Perhatikan Ini Sebelum Memakai Minyak Kayu Putih Sidola Untuk Ibu Hamil

  • October 27, 2021

Mual dan muntah atau yang dikenal sebagai morning sickness merupakan salah satu masalah kondisi kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil. Selain mual dan muntah, terkadang ibu hamil pun akan mengalami perut kembung atau masuk angin. Jika kondisi ini terjadi, maka banyak dari mereka menggunakan minyak kayu putih untuk meredakan gejala yang muncul tersebut, salah satunya dengan minyak kayu putih sidola

Lalu, apakah penggunaan minyak kayu putih sidola selama masa kehamilan aman bagi ibu dan janin? 

Penggunaan minyak kayu putih sidola selama masa kehamilan tergolong aman jika digunakan dengan cara mengoleskan ke kulit atau menghirup uapnya. Minyak kayu putih sidola dapat meringankan gejala mual dan muntah karena memiliki aroma khas dan mampu menghilangkan perut kembung karena memberikan rasa hangat pada kulit saat digunakan. 

Beberapa orang percaya bila memakai minyak kayu putih di perut, bayi akan merasakan panas. Faktanya, penggunaan minyak kayu putih dengan cara mengoleskannya ke kulit hanya akan dirasakan oleh ibu. Minyak kayu putih tersebut tidak akan meresap hingga ke dalam kandungan. Jadi, mitos yang mengatakan tentang hal tersebut adalah salah, dan ibu dapat menggunakan minyak kayu putih sidola kapanpun. 

Selain dioleskan, bila Anda ingin memakai minyak kayu putih sidola dengan cara lain, Anda dapat mencampurkannya ke dalam air dan memasukkannya ke dalam diffuser, sehingga ibu hamil dapat menikmati aroma segar minyak kayu putih sidola dengan cara menghirup uapnya. Menghirup uap minyak kayu putih sidola mampu mengurangi stres yang dialami selama masa kehamilan. 

Namun, sebelum menggunakan minyak kayu putih sebagai ‘pegangan’ ibu hamil, perhatikan terlebih dahulu beberapa hal di bawah ini. 

  1. Perhatikan kepekatan minyak kayu putih dan reaksi alergi

Walaupun tergolong aman bagi kehamilan, tetapi ibu juga perlu memerhatikan kandungan dan kepekatan minyak kayu putih sidola. Beberapa ibu hamil akan mudah mengalami iritasi pada kulit bila menggunakan minyak kayu putih yang terlalu pekat. Sehingga dalam penggunaannya disarankan untuk tidak berlebihan. 

Untuk menghindari adanya iritasi, maka Anda perlu mencobanya terlebih dahulu. Dengan cara, meneteskan 2 – 3 tetes ke area tangan, dan perhatikan reaksinya selama 48 jam. Bila selama rentang waktu tersebut tidak mengalami rasa gatal, panas, perih, serta kemerahan, maka minyak kayu putih sidola aman digunakan untuk Anda. 

  1.  Batasi dosis pemakaian

Minyak kayu putih sidola memang bisa meredakan morning sickenss, namun bukan berarti ibu hamil dapat menggunakan minyak kayu putih secara terus menerus. Anda juga harus mempertimbangkannya untuk penggunaan jangka panjang. 

National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) mengatakan bahwa menggunakan minyak kayu putih dengan cara topikal atau dioleskan ke kulit dan menghirup uapnya melalui diffuser adalah metode terbaik karena sangat minim risiko bagi ibu hamil dan bayi.

Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan minyak kayu putih secara terus menerus dapat menimbulkan efek samping di kemudian hari, walaupun dengan risiko yang sangat minim. Pembahasan mengenai efek samping penggunaan minyak kayu putih secara berkala masih memerlukan penelitian lebih lanjut. 

Jadi, Anda tetap bisa menggunakan minyak kayu putih sidola untuk meredakan permasalahan ringan selama masa kehamilan, tetapi Anda juga harus menghentikan penggunaannya bila gejala tersebut sudah mereda. 

  1. Hindari campuran minyak esensial yang membahayakan

Menggunakan campuran minyak esensial selama masa kehamilan harus diperhatikan. Sebab, tidak semua obat herbal itu aman, bahkan pada sebagian jenis minyak esensial bisa menyebabkan keguguran.

Oleh karena itu, pilihlah produk yang tidak mencampurkannya dengan minyak esensial lainnya seperti minyak kayu putih sidola. Juga, jangan lupa untuk mengonsultasikannya bila Anda tetap ingin menggunakan minyak esensial lainnya untuk membantu meredakan stres. 

  1. Tidak meminum minyak kayu putih

Para ahli mengatakan bahwa minyak kayu putih hanya boleh digunakan pada bagian luar. Penggunaan minyak kayu putih secara oral tidak disarankan bagi semua orang. Sebab, dengan meminum minyak kayu putih, meskipun dalam jumlah yang sedikit tetap akan memberikan efek samping bagi tubuh, mulai dari sakit perut hingga efek samping yang lebih fatal lainnya, dan bisa saja mencelakakan kondisi bayi. 

Demikian informasi yang harus diperhatikan oleh ibu hamil sebelum menggunakan minyak kayu putih. Minyak kayu putih sidola aman digunakan bagi ibu hamil untuk meredakan gejala-gejala kehamilan selama digunakan dengan dosis yang aman.

Psidii Sirup, Obat Efektif untuk Pemulihan DBD

  • September 20, 2021

Penyakit demam berdarah atau DBD tidak bisa diremehkan. Saat Anda terserang DBD, tubuh akan kehilangan keping darah atau trombosit. Untuk mengembalikannya, Anda perlu menggunakan obat seperti Psidii sirup.

Obat Psidii adalah obat yang secara khusus bekerja dengan meningkatkan kadar trombosit serta membantu pemulihan pasien DBD. Pemakaian obat ini dianjurkan bagi penderita DBD dewasa yang sudah merasakan adanya gejala. 

Bagaimana cara kerja Psidii sirup?

Obat ini merupakan sejenis obat herbal. Kandungan bahan utamanya berasal dari bahan alami, yaitu ekstrak jambu biji. 

  • Menambah trombosit

Penelitian telah membuktikan bahwa ekstrak jambu biji mampu menambah jumlah sel trombosit. Ekstrak ini menjadi suplemen tambahan untuk bisa memaksimalkan penyembuhan DBD dengan lebih cepat. 

Semakin cepat kadar trombosit bertambah, maka semakin cepat juga Anda sembuh dari gejala DBD. 

  • Mencegah dehidrasi

Banyak penderita DBD yang mengalami dehidrasi. Ini bisa terjadi karena gejala DBD berupa demam tinggi, muntah-muntah, dan diare. Gejala-gejala ini bisa menyebabkan tubuh Anda kehilangan cairan dalam jumlah banyak sehingga mengalami dehidrasi.

Untungnya, obat Psidii sirup bisa mencegah hal ini. Menggunakan obat Psidii akan menghindarkan Anda dari risiko dehidrasi akibat gejala DBD. 

  • Mencegah pertumbuhan virus DBD

Virus penyebab DBD dapat lebih mudah berkembang biak di dalam tubuh Anda karena adanya enzim tertentu. Pemakaian obat Psidii bisa membantu mencegah terbentuknya enzim tersebut.

Saat pembentukan enzim itu terhambat, secara otomatis proses pertumbuhan virus pun akan melambat. Ini akan mencegah virus bertumbuh terlalu cepat dan memperparah gejala DBD Anda.

Secara garis besar, pemakaian obat Psidii sirup mampu membantu untuk memaksimalkan penyembuhan DBD. Penderita DBD bisa pulih lebih cepat dan maksimal dengan penggunaan obat herbal ini.

Aturan cara pemakaian obat

Sebaiknya, penggunaan obat disesuaikan dengan kebutuhan. Pastikan Anda memakai obat dengan cara berikut agar terhindari dari efek samping serius:

  • Gunakan saat mengalami gejala DBD

Jangan sembarangan meminum obat apabila Anda belum yakin bahwa Anda mengalami DBD. Gejala DBD bisa dibilang cukup serupa dengan gejala beberapa penyakit lain. Anda sendiri belum tentu bisa mendeteksi DBD tanpa melakukan pemeriksaan dengan dokter terlebih dahulu.

Pastikan Anda hanya menggunakan Psidii sirup saat dokter sudah mendiagnosa Anda menderita DBD. 

  • Konsumsi sesuai dosis

Agar terhindar dari risiko efek samping yang parah, pastikan Anda mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Obat ini dianjurkan bagi penderita DBD dewasa dengan dosis 5-10 ml sekali minum, sebanyak tiga kali dalam sehari.

Ingat, konsumsi yang melebihi dosis berisiko menyebabkan efek samping yang tidak baik untuk kesehatan Anda. 

  • Jangan berikan pada anak-anak dan wanita hamil

Obat ini tidak dianjurkan bagi pengguna anak-anak, wanita hamil, dan menyusui. Sebaiknya, jika Anda berada di tengah masa kehamilan, konsultasikan dengan dokter Anda mengenai pemakaian obat ini. 

Usahakan untuk menyimpan obat ini jauh dari jangkauan anak-anak. Ini penting demi menghindari anak menemukan obat secara tidak sengaja lalu meminumnya. 

  • Jangan diminum saat perut kosong

Hindari mengonsumsi obat ini dalam keadaan perut kosong. Sebaiknya, Anda meminum obat ini setelah makan. 

Perlu diperhatikan, obat Psidii sirup mungkin tidak bisa sepenuhnya menyembuhkan gejala DBD Anda. Tapi, obat ini mampu bekerja sebagai obat pendukung untuk memaksimalkan pengobatan dari dokter agar Anda lebih cepat pulih dari DBD.

Dosis dan Efek Samping pada Faridexon Forte

  • September 16, 2021

Apa Anda tahu dosis dan efek samping pada Faridexon Forte? Faridexon Forte adalah obat-obatan yang termasuk golongan obat keras. Sehingga untuk mendapatkannya diharuskan menggunakan resep dokter.

Faridexon Forte merupakan obat yang memiliki kandungan dexamethasone dan berbentuk kaplet forte. 

Manfaat Faridexon Forte ini berfungsi untuk mengatasi berbagai jenis alergi, bronkospasme, lupus, autoimun seperti rheumatoid arthritis, psoriasis, peradangan atau inflamasi, hingga gangguan pernafasan.

Selain dari banyaknya manfaat yang ada pada Faridexon Forte, obat yang tergolong keras ini memiliki banyak efek samping, kontra indikasi, interaksi obat, hingga pantangan-pantangan lainnya.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dosis dan efek samping pada Faridexon Forte.

Dosis Obat Faridexon Forte

Obat Faridexon Forte memiliki kandungan Dexamethasone sebesar 0.75 mg. Faridexon Forte dipasarkan dengan kemasan berupa strip 10 x 10. Adapun dosis tertentu untuk mengkonsumsi Faridexon Forte, yaitu.

  • Dewasa: 0,5 mg-9 mg per hari yang dibagi dalam 2-4 kali pemberian
  • Anak: 0,01 – 0,04 mg /kg BB / hari dibagi beberapa kali pemberian
  • Insufisiensi Adrenal: 0,0233 mg / kg BB / hari
  • Penyakit lain: 0,08333-0,333 mg / kg BB / hari
  • Untuk pemakaian jangka lama, dosis harus diturunkan bertahap agar terhindar dari terjadinya insufisiensi adrenal akut

Untuk mengkonsumsi Faridexon Forte memang diperlukan pengawasan dokter secara ketat, termasuk dalam hal dosis dan pemakaiannya.

Efek Samping Obat Faridexon Forte

Berikut ini beberapa efek samping yang bisa terjadi pada penggunaan obat Faridexon Forte.

  • Dapat menurunkan fungsi limpa sehingga mengakibatkan sel limfosit berkurang dan mengecil. Hal ini dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh
  • Seperti glukokortikoid lainnya, obat ini dapat mempengaruhi proses metabolisme lemak termasuk distribusinya pada tubuh. Hal ini dapat menyebabkan efek pada bagian tubuh, misalnya wajah yang terlihat lebih tembem
  • Obat yang termasuk glukokortikoid termasuk Faridexon Forte dapat meningkatkan pembentukan glukosa dari protein. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula pada darah sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes
  • Dapat menyebabkan pengeroposan tulang. Hal ini dikarenakan matriks protein penyusun tulang menyusut drastis. Sehingga, tidak dianjurkan untuk usia lanjut ataupun anak-anak yang bisa menghambat pertumbuhannya
  • Secara umum kumpulan efek samping ini disebut Cushing Sindrom, seperti gejala muka tembem, penebalan selulit pada punggung dan perut, penurunan toleransi terhadap karbohidrat, hipertensi dan gejala-gejala lainnya.
  • Kontra Indikasi Obat Faridexon Forte
  • Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Faridexon Forte, yaitu.
  • Jangan digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid
  • Sebaiknya tidak diberikan pada pasien penderita tukak lambung, diabetes melitus, osteoporosis, infeksi jamur sistemik, psikosis, glaukoma, psikoneurosis berat, penderita TBC aktif, herpes simplex, infeksi virus lain, herpes zoster, sindroma cushing, dan penderita gangguan fungsi ginjal

Interaksi Obat Faridexon Forte

Interaksi obat adalah perubahan efek obat yang dapat menyebabkan efek samping. Hal ini dikarenakan suatu obat bisa bermasalah apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat lain atau makanan dan minuman tertentu.

  • Obat Faridexon Forte jangan digunakan bersamaan dengan beberapa obat, yaitu.
  • Antibiotika makrolida, dapat menurunkan klirens dexamethasone yang menyebabkan meningkatnya efek farmakologisnya
  • Antidiabetik, dapat meningkatkan konsentrasi glukosa darah sehingga perlu penyesuaian dosis obat anti diabetes
  • Isoniazid, dapat menurunkan konsentrasi serum isoniazid jika diberikan bersamaan dengan Faridexon Forte
  • Aminoglutethimide, dapat menurunkan kadar dexamethasone
  • Agen Kalium-depleting, dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya hipokalemia
  • Efedrin dan Cholestyramine, dapat menurunkan klirens dexamethasone yang menyebabkan meningkatnya efek farmakologisnya
  • Vaksin hidup, dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi sehingga penggunaan vaksin hidup sebaiknya dihindari pada pasien yang menggunakan Faridexon Forte
  • Anti jamur azole seperti ketoconazole, dapat mengurangi metabolisme kortikosteroid 
  • NSAID, dapat meningkatkan resiko efek samping pendarahan pada saluran pencernaan

Demikian adalah dosis dan efek samping pada Faridexon Forte. Obat Faridexon Forte ini memang termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaan dan pengobatannya harus dengan pengawasan ketat dari dokter.

obat incidal

Rasakan Gejala-gejala Ini? Ringankan dengan Obat Incidal

  • August 23, 2021

Tidak jarang ketika Anda merasa gatal-gatal, ada saja pihak yang menyarankan Anda mengonsumsi obat Incidal. Ini merupakan jenis obat antihistamin yang memang mampu meredakan gejala alergi yang Anda alami. 

Namun tentunya, bukan hanya gejala gatal-gatal saja yang bisa diredakan oleh obat Incidal. Mengandung zat aktif cetirizine dihidroklorida, obat ini juga bisa mengurangi berbagai gejala alergi lain yang mengganggu dan membuat Anda tidak nyaman. 

Alergi bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari penggunaan obat, makanan tertentu, sampai pada bulu hewan peliharaan yang ada di rumah. Gejalanya pun bukan hanya gatal-gatal di sekujur kulit. Berikut ini adalah beberapa gejala lain dari alergi yang sering menimpa banyak orang, mungkin juga ada. Tidak ada salahnya untuk segera mengurangi berbagai gejala di bawah ini memakai obat Incidal. 

Bintik Merah dan Ruam 

Rasa gatal-gatal akibat alergi tidak datang sendirian. Gejala ini biasanya diikuti pula oleh munculnya bintik-bintik merah di kulit. Pada tahap tertentu, rasa gatal akibat alergi juga akan mengundang munculnya ruam di berbagai area kulit Anda. 

Bersin-bersin 

Bersin-bersin tidak melulu menandakan Anda terserang pilek atau flu. Bisa jadi, bersin-bersin yang Anda alami merupakan gejala alergi. Biasanya, bersin-bersin disebabkan oleh alergi yang muncul dari debu atau cuaca. Gejala ini akan diikuti oleh kondisi hidung tersumbat sehingga Anda menganggapnya sebagai gejala flu. Coba minum obat Incidal, jika gejalanya mereda, tentunya bersin-bersin itu mengarah pada kondisi alergi. 

Mata Berair 

Gejala alergi lainnya yang sering terjadi adalah mata berair. Gejala ini biasanya diperkuat dengan mulai mata yang memerah. Mata berair akibat alergi tidak akan membaik hanya dengan Anda memberi obat tetes mata ataupun mengistirahatkan mata. Menjauhi penyebab alergi dan mengonsumsi obat berjenis antihistamin jauh lebih disarankan. 

Batuk-batuk 

Gejala alergi juga sangat mudah menyerang tenggorokan Anda. Kondisi alergi akan membuat tenggorokan terasa gatal. Pada akhirnya, ini akan memicu Anda untuk melegakan lewat cara batuk yang terus berulang. Anda bisa menggunakan obat Incidal untuk membuat gatal tenggorokan berkurang sehingga batuk-batuk pun mereda. 

Wajah Bengkak 

Jangan kaget ketika tiba-tiba Anda mengalami pembengkakan di area wajah. Bisa jadi Anda salah makan sehingga menyebabkan Anda mengalami gejala alergi. Coba hubungi dokter Anda untuk berkonsultasi terkait hal ini. Obat Incidal bisa jadi diresepkan ke Anda untuk dikonsumsi agar bengkak pada wajah cepat mengempis. 

Sakit Kepala 

Sakit kepala merupakan gejala alergi yang kurang umum. Namun, Anda patut curiga apabila selalu merasa sakit kepala tiap kali terpapar sesuatu, seperti debu ataupun suatu makanan. Jika penyebabnya selalu sama, hampir bisa dipastikan sakit kepala tersebut merupakan gejala alergi, bukan masalah lainnya. 

Diare 

Berbagai masalah pencernaan dapat menjadi indikasi Anda mengalami alergi. Biasanya, masalah pencernaan yang paling sering terjadi sebagai gejala alergi adalah diare. Diare yang Anda alami sangat mungkin diikuti oleh nyeri perut yang cukup parah bahkan mual dan muntah yang berkepanjangan. 

Kram dan Kesemutan 

Jangan remehkan kesemutan atau kram. Bisa jadi itu merupakan gejala alergi yang sedang menyerang. Beberapa alergi dari makanan faktanya sering menimbulkan gejala berupa kesemutan di mulut. Tidak jarang pula, Anda akan merasakan kram perut yang sulit dikendalikan karena alergi makanan pula. 

Sesak Dada 

Sesak dan nyeri dada biasanya diidentikkan ke arah masalah jantung. Padahal, sesak dada juga dapat menjadi gejala alergi. Ini merupakan gejala alergi parah yang mesti segera ditangani oleh tenaga medis. Sebagai pertolongan pertama, Anda bisa mengonsumsi obat Incidal untuk sedikit meredakan gejalanya. 

Obat Incidal memang cukup ampuh meredakan berbagai gejala alergi. Namun harus diingat, ini termasuk obat keras sehingga penggunaannya mesti sesuai rekomendasi dokter.

obh ika

Jenis Obat untuk Batuk Berdahak Seperti OBH IKA

  • August 5, 2021

Batuk berdahak merupakan batuk yang memiliki ciri khas yaitu batuk yang disertai dengan lendir atau dahak. Batuk berdahak dapat disebabkan karena infeksi akibat virus dan bakteri. Untuk batuk berdahak yang disebabkan karena virus, Anda tidak perlu mengonsumsi obat untuk meredakannya.

Jika batuk berdahak disebabkan karena bakteri, maka Anda perlu mengonsumsi obat seperti antibiotik untuk mengobatinya. Anda juga dapat mengonsumsi obat OTC (over the counter) atau obat bebas seperti OBH IKA untuk mengatasi batuk berdahak.

Obat batuk memiliki fungsi untuk meredakan gejala saat tubuh Anda sembuh. Akan tetapi, semua obat batuk tersebut tidak sama. Padahal, obat bebas atau OTC sendiri memiliki beberapa jenis yang perlu Anda ketahui, yaitu sebagai berikut.

Ekspektoran

Obat batuk jenis ekspektoran berfungsi untuk membantu mengencerkan lendir, sehingga membantu Anda lebih mudah untuk batuk. Bahan yang sering digunakan sebagai ekspektoran adalah guaifenesin. Obat seperti OBH IKA juga memiliki fungsi atau jenis ekspektoran yang mampu mengencerkan dahak yang terdapat pada saluran udara.

Supresan

Obat batuk jenis supresan berfungsi untuk mengurangi frekuensi atau seberapa banyak Anda batuk. Bahan aktif yang tercantum untuk obat batuk jenis supresan yaitu dekstrometorfan (DM). 

Produk Obat Batuk Kombinasi

Jenis obat batuk ini pada umumnya memiliki lebih dari satu bahan aktif. Obat batuk tersebut juga mengandung guaifenesin dan dekstrometorfan. Obat batuk kombinasi kemungkinan juga mengandung bahan untuk membantu melapisi dan menenangkan tenggorokan.

Produk obat batuk kombinasi mungkin memiliki obat untuk meredakan gejala lain, yang mungkin termasuk jenis dekongestan yang berfungsi untuk mengatasi hidung tersumbat, antihistamin untuk meredakan gejala alergi atau pilek, atau obat penghilang rasa sakit. Oleh karena itu, pilihlah obat yang sesuai dengan gejala Anda.

Obat batuk juga ada yang dapat membantu meredakan batuk dan meredakan sakit tenggorokan .

Obat Batuk Topikal

Obat batuk ada yang dari jenis kamper dan mentol yang merupakan beberapa bahan alami untuk mengatasi batuk berdahak. Kamper dan mentol pada umumnya datang dalam bentuk salep yang dapat digosokkan di tenggorokan dan dada. Selain itu, obat batuk jenis topikal tersebut juga memiliki uap atau aroma yang berbau tajam, sehingga membantu meredakan batuk dan hidung yang tersumbat.

Anda juga bisa mendapatkan obat batuk topikal dalam bentuk cair untuk digunakan dengan alat penguap, sehingga uapnya bisa Anda hirup. Selain itu, mentol juga ada yang dalam wujud tablet hisap dan tablet yang dikompres.

Keamanan Konsumsi Obat Batuk

Dokter mungkin akan memberikan Anda informasi untuk tidak mengobati batuk karena pilek kecuali jika hal tersebut membuat Anda terjaga di malam hari atau mengganggu kehidupan Anda sehari-hari.

Kandungan bahan dekstrometorfan dapat memengaruhi obat yang digunakan untuk mengobati depresi. Selain itu, beberapa kombinasi obat pilek dan batuk mengandung dekongestan yang dapat meningkatkan tekanan darah. Jadi lewati mengonsumsi obat tersebut jika tekanan darah Anda tinggi atau jika memiliki penyakit jantung.

Khasiat OBH IKA

Salah satu obat OTC atau obat bebas yang kerap ditemukan yaitu OBH IKA. OBH IKA Sirup merupakan obat batuk hitam yang memiliki manfaat untuk membantu meredakan batuk berdahak. Obat tersebut mengandung ekspektoran, yang membantu penderita batuk berdahak karena membutuhkan pengencer dahak sehingga dahaknya bisa mudah keluar bersama dengan batuk. Selain itu, OBH IKA juga bermanfaat untuk melegakan tenggorokan. 

Dosis obat OBH IKA:

  • Dewasa: 15 mL diminum sebanyak 3 kali per hari
  • Anak-anak: 5 mL diminum sebanyak 3 kali per hari.

Anda perlu mematuhi aturan pakai obat OBH IKA yaitu dikonsumsi setelah makan, serta kocok dulu sebelum diminum. Anda bisa mendapatkan obat OBH IKA untuk mengatasi batuk berdahak dengan harga Rp 18.900 untuk kemasan isi 200 mL.

Khasiat Jahe Dalam Antangin JRG

  • July 16, 2021

Antangin JRG adalah salah satu obat herbal yang sering dikonsumsi untuk meredakan kembung dan masuk angin. Salah satu kandungan yang ada di dalam Antangin JRG adalah kahe, yang mana telah digunakan selama ribuan tahun dalam masakan dan obat. Jahe sendiri juga merupakan “home remedy” populer untuk mengatasi mual, nyeri perut, dan gangguan kesehatan lainnya. Orang-orang biasanya akan menggunakan jahe segar atau kering dalam masakan mereka, dan beberapa yang lain akan mengonsumsi suplemen jahe karena manfaat kesehatan yang dimilikinya. Antioksidan dan nutrisi yang lain dalam jahe juga dapat membantu mencegah dan merawat arthritis, peradangan, dan berbagai jenis infeksi. Para peneliti juga telah melakukan studi dalam potensinya mengurangi risiko diabetes, kanker, dan gangguan kesehatan lainnya. 

Antangin JRG Jahe Plus Merah Tablet  harga terbaik 2501

Jahe dalam Antangin JRG memiliki sifat anti peradangan, antibakteri, antivirus, serta manfaat kesehatan lainnya. Adapun beberapa manfaat jahe bagi kesehatan di antaranya adalah:

  • Mengurangi kembung dan meningkatkan pencernaan

Beberapa studi telah menginvestigasi efek jahe pada gas yang terbentuk di saluran pencernaan pada saat proses pencernaan berlangsung. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa enzim yang ada pada jahe dapat membantu tubuh menghancurkan dan mengeluarkan gas, menyediakan rasa lega pada ketidaknyamanan apapun. Jahe juga memiliki efek bermanfaat pada enzim tripsin dan pancreatic lipase, yang mana sangat penting untuk pencernaan. Selain itu, jahe juga dapat meningkatkan gerakan lawan saluran pencernaan, dalam arti jahe dapat membantu mencegah dan meredakan konstipasi. 

  • Mengatasi mual

Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa jahe dapat membantu mengatasi mual setelah seseorang mendapatkan perawatan kanker. Sebuah studi kecil tahun 2010 meneliti efek suplemen bubuk akar jahe pada rasa mual pada 60 anak dan remaja yang mendapatkan perawatan chemotherapy. Analisa menunjukkan bahwa suplemen tersebut dapat mengurangi rasa mual pada mereka yang mengonsumsinya. Para penulis dari tinjauan studi tahun 2011 juga memiliki kesimpulan serupa. Mereka melaporkan bahwa konsumsi ekstrak jahe dalam dosis 1500 mg per hari dapat membantu mengatasi gejala mual. Konsumsi Antangin JRG dapat membantu Anda meredakan rasa mual yang mengganggu. 

  • Mengatasi demam dan flu

Banyak orang menggunakan jahe untuk membantu mengatasi demam dan flu. Akan tetapi, bukti yang mendukung manfaat kesehatan ini hanyalah bersifat anecdotal. Pada tahun 2013, peneliti melakukan studi pada efek jahe kering dan segar pada virus pernapasan di sel-sel manusia. Hasilnya adalah jahe segar dapat membantu melindungi sistem pernapasan, sementara jahe kering tidak memiliki dampak yang sama. Selain itu, studi kecil pada tahun 2013 dilakukan untuk mengidentifikasi kepopuleran obat herbal untuk perawatan demam dan flu. Hasilnya adalah konsumen menyatakan obat herbal cukup efektif. Karena alasan inilah Antangin JRG sering digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi masuk angin. 

  • Mengurangi peradangan

Satu kelompok peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi jahe efektif dalam merawat peradangan yang disebabkan oleh osteoarthritis. Akan tetapi, mereka mengatakan bahwa studi yang dilakukan bersifat meta-analisis dan kecil, serta mungkin tidak mewakili populasi umum. Sementara itu, sebuah tinjauan dari 16 uji klinis tahun 2017 menentukan bahwa sifat phytochemical yang ada pada jahe dapat melawan peradangan. 

Beberapa penelitian menyatakan bahwa jahe dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi peradangan, dan mengatasi rasa nyeri. Karena alasan inilah kandungan jahe dalam Antangin JRG sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bukan menjadi hal yang mengherankan apabila Antangin JRG menjadi salah satu obat herbal favorit keluarga Indonesia.