Jus Buah untuk Diabetes, Aman atau Tidak?

Jus Buah untuk Diabetes, Aman atau Tidak?

  • August 20, 2021

Penderita diabetes seringkali dikaitkan dengan pantangan mengonsumsi makanan yang mengandung gula berlebih. Itulah sebabnya para penderita diabetes selektif dalam hal memilih makanan dan minuman. Meski begitu, penderita diabetes tetap membutuhkan berbagai asupan nutrisi dan vitamin bagi tubuh. Beragam pilihan buah-buahan jadi rekomendasi untuk menunjang kesehatan. Terkadang muncul pertanyaan terkait buah untuk diabetes: “Apakah jus buah aman bagi penderita diabetes?”

Jus buah adalah salah satu kreasi buah-buahan yang populer di kalangan masyarakat. Buah-buahan tak hanya dimakan dengan cara dipotong saja, melainkan juga bisa dijadikan salad, jus, hingga infused water. Beragam manfaat jus buah yang melimpah kerap diedukasikan kepada masyarakat. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa semua jus buah baik bagi kesehatan. 

Namun, apakah jus buah untuk diabetes adalah pilihan yang tepat? Terkadang saat mengolah jus, sebagian orang menambahkan pemanis tambahan. Jika jus yang diolah merupakan buatan sendiri, kita bisa memilih untuk tidak menambahkan gula. Namun, jika jus yang diminum adalah jus buah dalam kemasan, bisa saja itu adalah minuman yang berbahaya. Mengingat penderita diabetes harus mengontrol asupan gula dan menghindari minuman yang terlalu manis.

Apakah Jus Buah Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Masing-masing tubuh penderita diabetes memiliki tingkatan kadar gula yang berbeda-beda. Jika kadar gula dalam tubuh dalam keadaan tidak terkontrol, jus buah sementara bukan jadi pilihan yang tepat. Namun, sajian buah untuk diabetes yang direkomendasikan adalah dimakan secara langsung tanpa melewati proses olahan menjadi jus. 

Namun, apabila kadar gula dalam tubuh Anda terkendali, tidak masalah untuk minum jus buah yang  tidak banyak mengandung gula. Dengan mengetahui kondisi kadar gula dalam tubuh, Anda bisa menentukan apakah aman untuk menambah asupan gula atau malah sebaliknya.  Konsumsi jus buah pun tetap harus dalam pengawasan. Sebab masing-masing tubuh memiliki tingkat toleransi yang berbeda-beda terhadap gula.

Kreasi Jus Sayur & Buah untuk Diabetes yang Aman

Penelitian pada tahun 2013 menemukan bahwa minum 3 gelas jus buah dalam satu minggu menyebabkan peningkatan risiko diabetes. Namun, ada beberapa buah yang justru malah mengurangi risiko jika dimakan secara langsung. Buah tersebut di antaranya adalah bluberi, anggur, pisang, pir, dan lain-lain. Artinya, makan buah secara utuh jauh lebih baik daripada mengolahnya menjadi jus.

Namun, bukan berarti kita tidak bisa mengolah jus yang aman untuk diabetes. Ada beberapa pilihan buah dan sayur pahit untuk kemudian diolah menjadi jus yang sehat.

Jus Pare

Pare terkenal sebagai sayuran yang memiliki cita rasa pahit. Meski begitu, rasa pahit yang dikandung dalam pare membantu mengontrol kadar gula dalam tubuh. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, pare memiliki zat anti-diabetes yang aktif, seperti: charanti, yaitu zat aktif yang dapat menurunkan kadar gula darah. Selain itu, jus pare juga bermanfaat untuk mencegah sembelit, menurunkan berat badan, menjaga daya tahan tubuh, serta menyehatkan jantung.

Jus Bayam

Sayur bayam mengandung berbagai sumber nutrisi yang menyehatkan, seperti vitamin A, B, C, E, dan K. Bayam mengandung glukosa yang rendah sehingga bermanfaat meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Dengan rutin minum jus buah, insulin diharapkan dapat bekerja secara optimal sehingga tubuh dapat mengolah energi. 

Jus Buah Amla

Buah amla banyak ditemukan di berbagai negara di Asia. Buah tersebut bisa dijadikan bahan masakan dan berkhasiat bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes. Mineral kromium yang dikandung buah amla juga berfungsi meningkatkan sensitivitas insulin.

Itulah jus sayur dan buah untuk diabetes yang aman untuk diminum. Demi menjaga kadar gula dalam darah, penderita diabetes disarankan untuk konsumsi jus pahit dan mengonsumsi buah secara utuh daripada diolah menjadi jus.

Rekomendasi Alat Bantu Dengar Terbaik 2021

Rekomendasi Alat Bantu Dengar Terbaik 2021

  • August 13, 2021

Seiring bertambahnya usia, fungsi organ tubuh dan alat indera manusia akan mengalami penurunan, salah satunya adalah fungsi pendengaran. Beruntung sekarang sudah ada alat bantu dengar atau hearing aid yang dapat membantu lansia maupun orang yang memiliki gangguan pendengaran untuk bisa mendengar dengan lebih jelas. Berikut rekomendasi alat bantu dengar yang bisa jadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan. 

BION K-88

Bion K-88 adalah alat bantu dengar yang tidak menggunakan kabel dan rechargeable sehingga Anda tidak perlu kesulitan saat baterai habis karena tinggal di charge saja. Desainnya yang sangat kecil sehingga nyaman digunakan dan tidak mengganggu penampilan Anda sehari-hari. Cara menggunakannya pun mudah, Anda hanya perlu mengatur tombol on/off dan volume suaranya. 

Alat bantu dengar jenis ITE ini cocok untuk digunakan penderita gangguan pendengaran rendah yang memiliki intensitas 26 – 45 dB HL (Hearing Level). 

Untuk mendapatkan alat bantu dengar BION K-88 ini, Anda harus mengeluarkan uang sebesar Rp 175.000.

Siemens Pockettio Hearing Aid

Alat bantu dengar yang satu ini harganya jauh lebih mahal dibandingkan BION K-88 tadi. Memiliki bentuk yang unik seperti MP3 yang bisa Anda letakan di saku, Siemens Pockettio ini memudahkan Anda dalam mengatur volume. Selain itu, alat ini juga bisa diatur dengan menggunakan obeng.    

Sayangnya, hearing aid ini tidak rechargeable sehingga ketika baterai habis Anda harus membeli yang baru baterai ukuran AA. Namun, cocok untuk digunakan penderita gangguan pendengaran mulai dari level sedang hingga berat, yakni 60 sampai 110 dB HL karena tingkat amplikasinya bisa sampai 62 dB. 

Tersedia hanya untuk satu telinga saja, alat bantu dengar ini dijual sekitar Rp2.000.000.

Harmed CTS 99

Anda mencari alat bantu dengar tanpa kabel dengan harga terjangkau? Harmed CTS 99 ini bisa jadi pilihan untuk Anda.

Sesuai dengan jenisnya, yaitu BTE (Behind the Ear), alat bantu dengar ini bisa Anda letakkan tersembunyi balik daun telinga, sehingga tidak akan mengganggu penampilan Anda, namun tetap bisa mendengarkan dengan jelas.  

Selain itu, warnanya yang mirip dengan warna kulit membuat alat bantu dengar ini tidak terlihat jelas. Volumenya juga bisa Anda sesuaikan dan sudah tersedia 4 eartip dengan ukuran berbeda sehingga bisa disesuaikan dengan kenyamanan Anda. 

Untuk harga Anda tidak perlu khawatir karena Harmed CTS 99 ini sangat terjangkau, yakni Rp 245.000 saja.    

Widex EVOKE 220 FP

Apakah Anda menderita gangguan pendengaran sedang hingga berat dan membutuhkan alat bantu dengar? Widex EVOKE 220 FP dari Pusat Alat Bantu Dengar Melawai ini patut untuk Anda coba. 

Dilengkapi dengan TruSound Softener yang memberikan kualitas suara yang baik dan jelas meskipun berada di lingkungan yang berisik. Program Comfort pada alat bantu dengar ini juga membuat suara lebih nyaman untuk didengar. Berjenis BTE (Behind the Ear), alat bantu dengar ini juga tidak akan mengganggu penampilan Anda. 

Dengan segala fitur yang ditawarkan, tentunya harga hearing aid ini tidaklah murah. Anda harus mengeluarkan uang Rp14.720.000 untuk mendapatkan 1 box alat ini yang terdiri dari Tubing (2 pcs), Eartip Soft M (1 pc), Eartip Soft L (1 pc), Battery Tester (1 pc), Drying Jar Clear (1 pc), Air Blower (1 pc), Baterai Melawai 13 (3 pc).

Widex EVOKE 330 FP

Dibandingkan Widex Evoke 220 FP, tipe Widex Evoke 330 FP ini memiliki fitur yang lebih lengkap untuk memberikan suara yang jelas bagi penderita gangguan pendengaran. 

Fitur Digital Finna pada alat bantu dengar ini memudahkan Anda untuk mengetahui darimana arah suara yang datang dan fitur IE Speech Enhancer dapat menangkap suara percakapan dengan jelas. Sementara fitur SmartSpeak berguna untuk memberikan informasi kepada pengguna apabila terjadi perubahan pada alat bantu, seperti penggantian program dan status baterai yang akan habis. 

Tidak hanya itu, alat bantu dengar ini juga tersedia untuk kedua telinga dan memudahkan Anda saat berkomunikasi menggunakan telepon. 
Jika Anda tertarik untuk membeli alat bantu dengar ini, Anda harus mengeluarkan cukup banyak uang, yakni sebesar Rp37.800.000 yang terdiri dari Tubing (2 pcs), Eartip Soft M (1 pc),  Eartip Soft L (1 pc), Battery Tester (1 pc), Drying Jar Clear (1pc), Air Blower (1 pc), dan Baterai Melawai 13 (4 pc).

Apa Saja Penyebab Lidah Pecah?

  • July 9, 2021

Lidah pecah, atau istilah medisnya disebut sebagai fissured tongue, merupakan kondisi yang menyebabkan lidah mengalami retakan atau lekukan. Masalah tersebut membentuk celah pada permukaan lidah. Celah dan kedalaman akibat retakan pada lidah bisa berbeda pada setiap penderita.

image Lidah Pecah

Orang-orang bisa mengetahui bahwa mereka mengalami lidah pecah melalui ciri berikut:

  • Terdapat celah akibat lekukan yang pecah, yang timbul di bagian atas atau samping lidah.
  • Celah dan belahan yang hanya terjadi di lidah.
  • Kedalaman pada celah lidah bisa mencapai 0,6 cm.
  • Terhubungnya celah dan belahan sehingga membuat lidah seolah-olah memiliki beberapa bagian.
  • Terdapat satu celah atau lebih pada lidah, dan sering terlihat menonjol di bagian tengah.

Lidah yang halus menunjukkan bahwa lidah manusia normal. Jika Anda menunjukkan hal-hal yang disebutkan di atas, Anda tidak perlu khawatir karena lidah pecah tidak berbahaya bagi tubuh. Namun, lidah pecah juga bisa dipengaruhi oleh suatu penyakit.

Lidah pecah bisa timbul kapanpun. Lidah pecah bisa terjadi baik sejak lahir maupun ketika manusia mengalami masa pertumbuhan atau beranjak dewasa. Namun, lidah pecah lebih sering dialami orang dewasa dan bentuknya terlihat lebih jelas.

Gejala

Lidah pecah bukan merupakan kondisi yang dapat menular dan tidak menyakitkan, namun seseorang bisa mengalami gejala lain berupa lidah geografik, sensasi lidah terbakar, lidah berdarah, dan nyeri.

Jika kondisi lidah memburuk, pasien sebaiknya temui dokter supaya kondisinya bisa segera ditangani.

Penyebab

Penyebab lidah pecah tidak bisa ditentukan dengan pasti. Meskipun demikian, para peneliti menduga bahwa lidah pecah terjadi karena faktor genetik. Selain itu, lidah pecah bisa dipengaruhi oleh faktor berikut:

  • Lidah geografik

Lidah geografik merupakan kondisi yang memicu peradangan pada lidah.

  • Sindrom

Berikut adalah beberapa sindrom yang bisa membuat lidah pecah:

  • Sindrom Down

Sindrom Down merupakan kelainan genetik yang disebabkan oleh kelebihan jumlah kromosom 21. Pada umumnya, sindrom Down menimbulkan gejala berupa lidah pecah. Persentase anak yang mengalami lidah retak karena sindrom tersebut hampir 80%.

  • Sindrom Melkersson-Rosenthal

Sindrom Melkersson-Rosenthal merupakan penyakit saraf yang bisa memicu berbagai gejala, salah satunya adalah lidah pecah.

  • Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren merupakan penyakit autoimun yang dapat menyerang kelenjar air mata dan air liur. Sindrom tersebut juga dapat menyebabkan lidah pecah.

  • Malnutrisi

Malnutrisi merupakan kondisi yang membuat seseorang mengalami ketidakseimbangan dalam nutrisi. Pada umumnya, malnutrisi terjadi karena kekurangan vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 bisa membuat lidah pecah.

  • Anemia pernisiosa

Anemia pernisiosa merupakan kondisi yang menyebabkan jumlah sel darah merah menurun. Kondisi tersebut terjadi karena tubuh tidak dapat menyerap vitamin B12. Pada umumnya, anemia pernisiosa menyebabkan lidah retak.

  • Psoriasis

Psoriasis merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh masalah genetik dan sistem kekebalan tubuh. Psoriasis bisa mempengaruhi setiap bagian kulit, termasuk lidah. Kondisi tersebut juga menimbulkan gejala berupa lidah retak.

  • Orofacial granulomatosis

Orofacial granulomatosis merupakan kondisi yang dapat memicu pembengkakan pada jaringan lunak (di sekitar wajah). Kondisi tersebut bisa membuat bibir membesar dan lidah retak.

Pengobatan

Pada umumnya, pasien tidak perlu menggunakan obat-obatan untuk mengatasi lidah pecah. Namun, Anda perlu menjaga kesehatan mulut. Idealnya, Anda bisa membersihkan lidah ketika Anda menggosok gigi.

Kesimpulan

Lidah pecah merupakan kondisi yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan di bagian mulut. Meskipun demikian, kondisi tersebut tidak membahayakan tubuh. Ada berbagai penyebab dapat membuat lidah pecah. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga mulut secara rutin untuk menghindari risiko tersebut. Untuk informasi lebih lanjut tentang lidah, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Bagaimana Cara Penularan Penyakit Melalui Udara dan Jenisnya?

Bagaimana Cara Penularan Penyakit Melalui Udara dan Jenisnya?

  • July 1, 2021

Di masa pandemi Covid-19 cara penularan penyakit melalui udara menjadi semakin marak karena ternyata virus asal Wuhan itu mampu bertransmisi melalui ruangan dengan sirkulasi udara tertutup.

Karena itu sangat disarankan membuat ruangan menjadi terbuka supaya virus yang ada di udara tersebut bisa keluar atau menghindari ruangan tertutup tersebut.

Lalu bagaimana penyakit bisa menyebar melalui udara atau airborne?

Hal ini karena virus, bakteri, dan jamur penyebab penyakit mempunyai kemampuan untuk menjelajah dan bertahan lama di udara sehingga udara menjadi terkontaminasi.

Di saat itulah mereka akan mencari wadah untuk bisa masuk ke tubuh seseorang melalui cipratan air liur, polusi asap, debu, tetesan uap air hingga lendir atau dahak dari orang yang bersin.

Saat masuk ke dalam tubuh dengan bentuk sebuah patogen mereka akan berkembang biak dan mulai menyebarkan penyakit.

Jenis Penyakitnya Apa Saja?

Penyakit-penyakit yang ditularkan melalui udara banyak jenisnya, dan beberapa di antaranya cukup populer.

COVID-19

Covid-19 yang sekarang ini masih merajalela adalah salah satu penyakit yang ditularkan melalui berbagai macam cara, salah satunya udara.

Penyakit yang merupakan jenis dari virus Corona ini telah menyebabkan jutaan infeksi dan ratusan ribu kematian pada 2020.

Covid-19 dianggap mampu menular melalui udara setelah adanya penelitian mengenai hal tersebut meskipun penyebab terbesar penyakit ini hingga sekarang adalah melalui cipratan air liur dan kontak fisik.

Pilek

Penyakit kedua adalah pilek yang disebabkan oleh rhinovirus. Penyakit ini sering disalah kaprahkan dengan flu karena hampir mirip pada gejalanya.

Flu 

Atau influenza adalah salah satu penyakit yang mudah menyebar dengan rentang waktu 5-7 hari untuk memunculkan gejalanya.

Penyakit ini termasuk yang mematikan, dan tidak bisa diobati sehingga hanya bisa dicegah melalui vaksinasi untuk meminimalkan risiko setiap tahunnya.

Cacar Air

Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Cara penularan penyakit ini adalah selama 1-2 hari sebelum adanya ruam pada tubuh. Perlu waktu 21 hari setelah terpapar penyakit untuk berkembang.

Cacar merupakan penyakit yang umumnya hanya hinggap sekali pada orang seumur hidupnya. Setelah itu virus menjadi tidak aktif.

Apabila virus aktif kembali, Anda akan mengalami kondisi kulit yang menyakitkan, herpes zoster. Ini bisa dengan mudah menular pada orang yang belum terkena cacar air.

Gondok

Gondok adalah penyakit lain yang sangat menular.  Cara penularannya adalah sebelum gejala muncul dan hingga 5 hari setelahnya. Penyakit ini cenderung terjadi di wilayah padat penduduk.

Campak

Penyakit lain yang dapat menular melalui udara adalah campak. Virus yang menularkan penyakit ini mampu aktif di udara atau permukaan hingga 2 jam.

Penyakit dapat menular hingga 4 hari sebelum dan 4 hari setelah ruam muncul. Campak merupakan salah satu penyakit mematikan.Untuk dapat mencegahnya diperlukan vaksinasi.

Batuk rejan 

Disebut juga dengan pertusis, yaitu batuk terus-menerus  yang diakibatkan oleh pembengkakan saluran udara. Penyakit ini mencapai puncaknya selama sekitar 2 minggu setelah batuk dimulai.

TBC

TBC merupakan salah satu penyakit pernapasan yang bisa ditularkan melalui kontak fisik dengan penderita dalam waktu yang intens.

TB merupakan salah satu penyakit mematikan selain covid-19. Orang yang menderita penyakit ini umumnya adalah yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan gejalanya dapat muncul beberapa hari setelah terpapar.

Difteri

Difteri merupakan penyakit pernapasan yang menyerang dan menyebabkan kematian pada anak-anak.

Cara penularan penyakit ini melalui uap air dan cipratan air liur dari berciuman atau bersin. Penyakit ini mempunyai komplikasi bisa merusak jantung, ginjal, dan saraf jika tidak ditangani.

Waspadai 10 Penyebab Sakit Kepala setiap Hari

  • May 21, 2021

Sakit kepala sekali-sekali saja sudah tidak enak karena membuat Anda merasa sulit konsentrasi sampai harus membaringkan diri lebih sering sebab langkah menjadi gontai. Bayangkan jika Anda mengalami sakit kepala setiap hari. Bisa dibayangkan penderitaannya? 

Sakit kepala primer bisa sangat mengganggu

Meredakan sakit kepala memang bisa dilakukan dengan banyak cara. Bahkan istirahat pun sudah bisa sedikit mengurangi rasa pusing yang Anda alami. Namun, jika sakit kepala setiap hari yang Anda rasakan, cobalah untuk mengecek penyebabnya terlebih dahulu guna bisa melakukan penanganan yang lebih tepat, baik di rumah ataupun dengan berkonsultasi secara medis. 

Berikut ini adalah berbagai macam penyebab sakit kepala. Coba cek, apakah ada salah satu dari penyebab sakit kepala di bawah yang juga sering Anda rasakan? Jika iya, Anda pun jadi bisa mengetahui apa sebenarnya pemicu sakit kepala setiap hari yang mengganggu Anda selama ini.  

Cemas Berlebih 

Emosional ternyata bisa sangat berpengaruh kepada kondisi sakit kepala yang Anda alami. Didapati fakta bahwa orang-orang yang memiliki kecemasan berlebih akan lebih mudah mengalami sakit kepala setiap hari dengan berbagai level, mulai dari pusing yang sekilas sampai sakit kepala yang memberi gejala kepala Anda seakan-akan ditimpa beban berat. 

Amarah 

Semakin sering Anda marah maka semakin sering pula Anda mengalami sakit kepala. Ini karena amarah membuat emosional Anda bergejolak dan memancing tingkat stres naik. Kondisi ini pada akhirnya membuat risiko sakit kepala. 

Cuaca Panas 

Pada saat cuaca panas, Anda akan lebih mudah mengalami sakit kepala. Kondisi ini berhubungan dengan kebutuhan tubuh yang berlebih akan cairan jika kondisi terlalu. Tidak jarang, Anda akan mengalami dehidrasi sehingga membuat Anda merasakan sakit kepala setiap hari. 

Dehidrasi 

Jika Anda mengalami sakit kepala setiap hari, coba cek seberapa banyak Anda mengonsumsi air mineral setiap harinya. Minimal orang dewasa membutuhkan cairan sebanyak 2,5 liter dalam sehari. Jika kurang dari itu, Anda rentan mengalami dehidrasi yang sangat mudah membuat Anda merasakan sakit kepala. 

Cedera 

Cedera di kepala efeknya bukan hanya memar. Cedera tersebut juga bisa memicu sakit kepala yang tidak tanggung-tanggung. Pada beberapa kondisi karena cedera yang Anda alami berpengaruh pada area tertentu di otak, Anda pun bisa mengalami sakit kepala setiap hari. Tentu saja Anda mesti segera mengkonsultasikan hal ini ke dokter. 

Masalah Gigi 

Apakah sakit kepala setiap hari yang Anda alami juga diikuti oleh rasa tidak nyaman di gigi Anda? Kalau iya, bisa jadi sakit kepala yang sering menghampiri Anda dipicu oleh adanya masalah gigi. Area gigi dan mulut sangat berhubungan dengan saraf. Jika area ini bermasalah, saraf pun bisa ikut tertimpa problem yang menghasilkan gejala sakit kepala. 

Kehamilan 

Pada saat hamil, seseorang akan lebih mudah mengalami sakit kepala setiap hari. Kondisi ini terjadi karena ada kecenderungan peningkatan tensi darah yang membuat pusing. Pada saat hamil, aliran darah pun semakin deras dan kebutuhan cairan bertambah sehingga kerap ibu hamil mengalami dehidrasi dan cepat merasa pusing. 

Penyakit karena Infeksi 

Penyakit-penyakit yang dipicu oleh infeksi virus maupun bakteri kerap kali diikuti oleh gejala sakit kepala. Contohnya saat flu, Anda juga akan mudah mengalami pusing. Ini merupakan respons tubuh terkait perlawanan terhadap infeksi yang menyerangnya. 

Hipotiroidisme 

Sakit kepala setiap hari juga bisa disebabkan oleh adanya gangguan hormonal pada diri Anda. Orang-orang dengan produksi hormon tiroid yang rendah atau hipotiroidisme pun cenderung mengalami gangguan pusing hampir tiap hari. 

Stroke 

Berhati-hatilah sebab ada kemungkinan sakit kepala yang Anda alami merupakan bentuk gejala stroke ringan. Jika pusing Anda alami tiap hari, segeralah melakukan pemeriksaan medis karena bisa jadi ada masalah di otak dan pembuluhnya. Salah satu indikasi terbesarnya adalah stroke. 

Jangan ragu untuk segera ke dokter apabila mengalami sakit kepala setiap hari. Apalagi jika sakit kepala tersebut terjadi secara teratur dan cukup mengganggu kegiatan Anda.

Sakit Perut Dibawah Pusar Saat Hamil, Menandakan Apa?

  • May 20, 2021

Meski momen membahagiakan, kehamilan tak terlepas dari ketidaknyamanan. Di awal kehamilan, ibu mungkin mengalami morning sickness (mual dan muntah di pagi hari). Seiring dengan membesarnya perut ibu, punggung bagian belakang mulai sakit. 

Sakit perut bagian atas dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit.

Beberapa ibu mungkin juga mengalami kram perut atau sakit perut dibawah pusar. Hal tersebut memang sangat tidak nyaman namun itu merupakan hal yang normal dan bagian dari perkembangan janin. 

Tapi ada beberapa tanda dan gejala yang harus diperhatikan untuk memastikan apakah rasa sakit itu normal atau tidak. 

Penyebab umum sakit perut saat hamil

Berikut ini beberapa penyebab umum ibu hamil mengalami sakit perut dibawah pusar:

1. Nyeri ligamen bundar

Saat perut membesar karena janin, ligamen di panggul yang menahan uterus akan meregang. Karena kehamilan, ligamen mendapat tekanan ekstra sehingga ligamen tegang dan meregang terlalu panjang. Ligamen tegang akan menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman jika ibu bergerak terlalu cepat. 

Nyeri ligamen biasanya terjadi di trimester kedua atau ketiga, dan bersifat sementara. Beberapa ibu akan merasakan sakit yang intens di daerah perut atau pinggul bagian kanan, atau mungkin keduanya.

Memperlambat gerakan saat duduk atau berdiri, peregangan, dan berlatih yoga bisa membantu meringankan rasa nyeri.

2. Gas perut

Gas perut dapat terjadi kapan saja, termasuk saat kehamilan. Menjelang persalinan, gas dalam perut bisa sangat banyak akibat pembesaran rahim yang memberi tekanan pada organ dan memperlambat pencernaan. 

Untuk mengatasinya, makanlah dengan porsi kecil lebih sering dan rutin berolahraga. Hindari gorengan karena dapat memicu gas perut.

3. Sembelit

Hampir semua ibu hamil akan mengalami sembelit. Kekurangan serat, konsumsi suplemen zat besi, dan hormon yang berfluktuasi adalah beberapa penyebab sembelit pada ibu hamil. 

Usahakan untuk perbanyak minum air putih dan makan tinggi serat. Dokter mungkin akan meresepkan obat pelunak feses jika ibu terlalu sering sembelit saat hamil.

4. Kontraksi Braxton-Hicks

Kontraksi Braxton-Hicks disebut juga dengan persalinan palsu yang sering muncul pada trimester ketiga. Namun kejadian ini tidak akan membuat bayi benar-benar lahir karena kontraksi ini bertujuan melembutkan serviks, membantu mempermudah saat proses persalinan nanti.

5. Pertumbuhan kehamilan

Saat bayi bertumbuh besar selama trimester kedua dan ketiga, sangat mungkin ibu merasakan sakit perut dibawah pusar dan daerah kandung kemih. Coba gunakan sabuk hamil atau celana legging hamil supaya ibu lebih nyaman. 

Sakit perut menjadi serius jika ….

Sakit perut yang tidak membahayakan bisa terasa tumpul dan tajam, dan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika sakit perut disertai dengan gejala seperti munculnya bercak coklat atau darah, keputihan yang tidak biasa, dan rasa sakit yang tidak hilang, segeralah hubungi dokter. 

Sakit perut dibawah pusar saat kehamilan bisa jadi tanda kondisi medis serius yang harus segera ditangani, seperti:

  • Kehamilan ektopik

Kondisi ini terjadi saat sel telur yang telah dibuahi tertanam di luar rahim. Kehamilan ini tidak dapat bertahan dan perlu ditangani dengan obat atau operasi. Gejala biasanya muncul antara 4 dan 12 minggu kehamilan yang meliputi sakit perut dan pendarahan, nyeri di ujung bahu, dan tidak nyaman saat buang air kecil.

  • Keguguran

Nyeri kram dan pendarahan sebelum 24 minggu kehamilan bisa jadi tanda keguguran atau terancam keguguran. 

  • Preeklamsia

Nyeri akibat preeklamsia terjadi di bawah tulang rusuk dan dapat menyebar ke bawah pusar. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan bayi dan terdorongnya rahim ke bawah tulang rusuk.

  • Persalinan prematur

Kram perut yang terjadi kurang dari 37 minggu kehamilan yang terkadang disertai sesak secara teratur merupakan tanda-tanda persalinan prematur. 

CatatanJika Anda ragu dan khawatir terhadap penyebab sakit perut dibawah pusar yang dirasakan, Anda bisa mengunjungi dokter atau bidan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Benjolan di Leher Belakang, Apa Penyebabnya?

  • May 16, 2021

Menemukan benjolan di bagian tubuh manapun dapat menjadi suatu hal yang mengkhawatirkan. Meskipun beberapa benjolan cukup menakutkan, benjolan di leher belakang atau garis rambut biasanya bukan suatu hal yang serius. Kondisi ini dapat disebabkan karena rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair) hingga kelenjar getah bening yang membengkak. Artikel ini akan membahas hal-hal yang berhubungan dengan benjolan di leher belakang. 

Sebaceous cysts

Kista epidermoid merupakan sebuah jenis kista umum yang terbentuk di kelenjar sebaceous yang rusak atau tersumbat. Kelenjar tersebut mengeluarkan sebum, yang mana merupakan zat berminyak yang melumasi rambut dan kulit. Kista epidermoid biasanya terasa seperti benjolan di leher, wajah, dan torso yang lunak dan berukuran kecil. Dalam banyak kasus, dokter Anda dapat mendiagnosis kista epidermoid hanya dengan melihat kista tersebut. Akan tetapi, mereka juga dapat melakukan beberapa tes tambahan, seperti biopsy kulit, apabila benjolan di leher atau bagian tubuh lain memiliki ukuran diameter lebih besar dari 5 cm, menunjukkan tanda-tanda infeksi (seperti kemerahan, rasa nyeri, dan nanah), serta tumbuh kembali dengan cepat setelah dihilangkan. Meskipun kista epidermoid atau sebaceous cyst tidak berbahaya, beberapa orang memilih untuk menghilangkannya untuk alasan kosmetik. Apabila Anda ingin mengangkat kista epidermoid, hubungi dokter. Mereka akan melakukan prosedur operasi minor untuk mengatasi hal ini. 

Penyebab lain

Selain akibat kista epidermoid, penyebab lain benjolan di leher belakang di antaranya adalah:

  • Bisul

Dikenal juga dengan sebutan furuncle, bisul adalah benjolan berisi nanah yang terbennutk di bawah kulit akibat bakteri pada folikel rambut. Meskipun Anda bisa menderita bisul di bagian tubuh mana saja, kondisi ini sering di jumpai tumbuh pada dearah tubuh yang terpapar banyak keringat dan mendapatkan banyak gesekan. Hal ini membuat bagian belakang leher sangat rentan menderita bisul. Gejala bisul di antaranya adalah benjolan merah yang menyakitkan, kemerahan dan pembengkakan, peningkatan ukuran bisul setelah beberapa hari, serta ujung bisul berwarna kuning atau putih yang dapat mengeluarkan nanah. Untuk bisul berukuran kecil, Anda bisa menempatkan kompres hangat untuk membantu bisul mengeluarkan nanah. Bisul yang lebih besar, yang bisa mencapai ukuran bola golf, perlu dikuras oleh dokter. Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan antibiotik untuk infeksi yang lebih parah. 

  • Lipoma

Lipoma adalah benjolan berlemak nonkanker yang tumbuh perlahan, biasanya antara kulit dan otot. Lipoma lebih sering dijumpai pada orang-orang berusia lanjut dan biasanya tidak menyebabkan gangguan kesehatan serius. Meskipun lipoma bisa tumbuh di mana saja, kondisi ini lebih sering muncul di leher, pundak, lengan, punggung, perut, dan paha. Lipoma umumnya bersifat lunak, mudah bergeak di bawah kulit, berukuran diameter lebih kecil dari 5 cm, dan menyakitkan apabila mengandung pembuluh darah atau berukuran cukup besar sehingga memberikan tekanan pada saraf di sekitarnya. Lipoma tidak membutuhkan perawatan khusus kecuali kondisi ini menyebabkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan. Dokter akan melakukan biopsy untuk memastikan kondisi ini bukanlah penyakit berbahaya lainnya. Dokter dapat mengatasi lipoma dengan operasi atau liposuction. 

Dalam banyak kasus, benjolan di leher belakang tidak berbahaya. Akan tetapi, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter apabila benjolan di leher belakang disertai dengan tanda-tanda atau gejala seperti gejala infeksi parah (demam yang terus menerus terjadi), benjolan yang tidak hilang setelah 2-4 minggu, benjolan keras dan tidak dapat digerakkan, serta benjolan yang ditemani dengan keringat malam dan turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

telinga gatal

Hubungan Alergi dengan Telinga Gatal

  • May 5, 2021

Telinga gatal merupakan kondisi yang menyebalkan. Di sisi lain, jika terus digaruk juga bisa menyebabkan telinga menjadi kemerahan bahkan lecet. Namun demikian, telinga menjadi gatal bukan tanpa sebab. Hal ini dikarenakan bisa saja kondisi itu diakibatkan karena kita mengalami suatu alergi.

Alergi yang dimaksud adalah respons dari sistem imun terhadap benda asing yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Oleh karena itu, apabila zat alergen itu menyentuh atau masuk ke dalam tubuh, maka reaksi alergi bisa terjadi. Hal ini tentu saja berlaku juga jika alergen menyentuh telinga dan kemudian membuatnya menjadi gatal.

Berdasarkan penjelasan tersebut, kita perlu mencari tahu apa saja benda yang mengandung zat alergen. Sebab, bukan tidak mungkin telinga gatal yang dialami oleh pembaca dikarenakan reaksi dari alergi.

Adapuan alergen yang bisa mengakibatkan munculnya alergi bisa terdapat di dalam makanan tertentu. Dihimpun dari berbagai sumber, zat alergen pada makanan ini umumnya ditemukan pada kacang, susu, telur, ikan, kerang, kedelai dan gandum. Oleh karenanya, menghindari konsumsi makanan itu harus dilakukan jika tidak ini tubuh anda mengeluarkan reaksi alergi.

Hanya saja, bagi pembaca yang belum mengetahui apakah memiliki alergi terhadap makanan tersebut, bisa segera berkonsultasi dengan dokter terkait. Terlepas dari makanan, alergen ini bisa juga ditemukan pada kosmetik. Sehingga, apabila di antara pembaca menggunakannya dan menyentuh bagian telinga, maka bukan tidak mungkin reaksi yang ditimbulkan adalah rasa gatal.

Oleh sebab itu, agar telinga gatal bisa dihindari, ada baiknya pembaca mencari tahu lebih dahulu kandungan yang ada pada kosmetik yang digunakan. Hal ini tentu saja sebagai upaya pencegahan yang paling efektif untuk menghindari reaksi alergi.

Di sisi lain, zat alergen ini bisa juga ditemukan pada perhiasan. Adapun hal itu dapat terjadi apabila perhiasan yang dikenakan, seperti anting, mengandung logam. Lantaran penjelasan itu, lebih baik anda menghindari pemakaiannya jika tidak ingin telinga menjadi gatal.

Di samping penjelasan di atas, sebetulnya zat alergen ini bisa juga ditemukan pada artikel umum yang terdapat di udara, seperti serbuk sari, debu, atau bulu. Sehingga jika di antara pembaca memiliki alergi dengan partikel itu, maka bukan tidak mungkin reaksi alergi yang muncul mengakibatkan telinga gatal.

Penjelasan singkat tersebut kita dapat mengetahui beberapa alergi yang reaksinya bisa membuat telinga menjadi gatal. Namun demikian, masih ada ragam penyebab lainnya yang membuat telinga gatal.

Adapun hal yang dimaksud adalah kondisi suhu ekstrim. Dihimpun dari berbagai sumber, jika kita berada di suatu lokasi yang bersuhu terlalu dingin atau panas, maka itu bisa membuat telinga menjadi gatal. Selain itu, jika di antara pembaca  ada yang memakai alat bantu dengar, maka benda itu juga berpotensi membuat telinga gatal.

Selain daripada itu, stress, kotoran telinga yang menumpuk, atau membersihkan telinga tanpa cara yang benar juga termasuk penyebab rasa gatal timbul di area telinga. Lantaran kita telah mengetahui penyebabnya, langkah terbaik yang harus dilakukan adalah melakukan pencegahan. 

Selain menghindari hal-hal yang berpotensi alergi kambuh, menjaga kebersihan telinga dengan cara yang tepat juga tidak boleh diabaikan. Hal ini perlu menjadi atensi bersama, sebab, kerap kali kita membersihkan telinga dengan cara yang sekenanya atau bahkan sebaliknya, tidak pernah membersihkan telinga sama sekali.Kebiasan tersebut tentunya harus diubah karena selain menyebabkan telinga gatal, juga berpotensi menimbulkan penyakit lain pada telinga. Oleh karena itu, menjaga kebersihan telinga dengan cara yang tepat merupakan tindakan yang tidak bisa ditawar lagi.

Waspadai 5 Penyebab Medis yang Membuat Kaki Sakit

Waspadai 5 Penyebab Medis yang Membuat Kaki Sakit

  • April 30, 2021

Kaki sakit tiba-tiba saat bangunt tidur tentu mengkhawatirkan, ya. Apalagi jika rasa sakit ini dialami hampir setiap hari. Mengenai masalah kaki sakit ketika bangun tidur, ada berbagai penyebabnya.

Semua masalah ini tidak selalu disebabkan oleh kaki. Penyebab utama kaki sakit misalnya pemakaian sepatu yang tidak pas. Bisa juga karena telah melakukan berbagai latihan atau aktivitas olahraga, seperti jogging atau aerobik intens.

Selain itu, ada beberapa masalah medis yang menyebabkan kaki sakit ketika bangun tidur, yaitu: 

Diabetes 

Masalah medis pertama yang sering kali membuat kaki sakit adalah diabetes. Penyakit diabetes melitus dapat menyebabkan komplikasi dan beberapa gangguan pada kaki. 

Hal ini karena penderita diabetes lebih rentan terhadap:

  • kerusakan saraf di kaki
  • arteri yang tersumbat atau mengeras di tungkai dan kaki
  • bisul atau luka kaki

Neuroma Morton

Neuroma morton adalah penyakit yang menyerang bantalan kaki dan area di antara jari tengah dan jari manis kaki. Bantalan kaki sendiri merupakan bagian depan yang sering dijadikan pijakan saat Anda berjinjit atau mengenakan sepatu hak tinggi.

Nah, saat Anda mengalami kondisi ini, biasanya akan merasakan kaki sakit, terutama di ujung kaki seperti sedang menginjak kerikil dalam sepatu, atau merasa seolah-olah ada lipatan pada kaus kaki.

Selain itu, penderita neuroma morton juga sering kali mengalami kesemutan atau mati rasa pada jari-jari kaki

Penyakit Arteri Perifer (PAD)

Anda juga mungkin mengalami kaki sakit karena Peripheral arterial disease (PAD) atau penyakit arteri perifer.

Kondisi ini terjadi ketika aliran darah ke tungkai tersumbat akibat penyempitan pembuluh darah yang berasal dari jantung (arteri). Akibatnya, tungkai yang kekurangan pasokan darah akan terasa sakit, terutama saat berjalan.

Penyebab kondisi ini adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Terkadang, penyakit ini tidak menimbulkan gejala dan berkembang secara perlahan. 

Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan, penyakit arteri perifer bisa memburuk hingga menimbulkan kematian jaringan, dan berisiko untuk diamputasi.

Plantar Fasciitis 

Plantar fasciitis adalah peradangan pada jaringan penyambung (fibrosa) tebal yang melintang dari tumit hingga jari kaki. Jaringan ini berfungsi untuk menopang otot dan lengkungan telapak kaki, serta menghubungkan tulang tumit ke jari-jari kaki.  

Plantar fasciitis menjadi salah satu penyebab umum telapak kaki sakit saat bangun tidur. Ketika Anda mengalami penyakit ini, maka kemungkinan akan merasakan kaki sakit terutama ketika melangkahkan kaki pertama kali di pagi hari, setelah beranjak dari tempat tidur. 

Seiring berjalannya waktu, rasa nyerinya akan berkurang. Namun, rasa sakitnya bisa muncul lagi saat Anda berdiri dari posisi duduk atau berdiri dalam waktu yang lama.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh para atlet. Faktor usia, berat badan berlebih, dan memakai sepatu dengan lengkungan yang tidak memadai untuk kaki dapat meningkatkan risikonya. 

Rheumatoid Arthritis

Penyebab medis kaki sakit yang terakhir adalah rheumatoid arthritis. Kondisi ini membuat sendi menjadi nyeri, kaku, dan bengkak. Selain kaki, rheumatoid arthritis dapat dirasakan di tangan dan pergelangan tangan.

Jika tidak ditangani, rheumatoid arthritis bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius lagi, bahkan melebihi telapak kaki sakit saat bangun tidur.

Komplikasi yang bisa terjadi di lokal sendi misalnya pembengkakan, infeksi, bahkan tertekannya saraf sehingga menyebabkan carpal tunnel syndrome.

Demikian informasi mengenai penyebab medis kaki sakit yang mungkin Anda alami. Dari semua masalah pada kaki yang terjadi, cara paling efektif untuk mencegah semuanya yaitu dengan menjalankan gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin berolahraga. Semoga bermanfaat!

Cara Perawatan Alami untuk Pusing, Salah Satunya Minum Migranal

Cara Perawatan Alami untuk Pusing, Salah Satunya Minum Migranal

  • April 16, 2021

Pusing sering kali digambarkan sebagai perasaan, kehilangan keseimbangan, atau sensasi kepala berputar-putar. Ada banyak penyebab pusing, termasuk disfungsi sistem saraf pusat, infeksi telinga bagian dalam, masalah sinus, penyakit meniere, anemia, tekanan darah rendah atau tinggi, gula darah rendah, dan kelelahan. 

Dalam beberapa kasus, karena kurangnya aliran darah ke otak, pusing terjadi karena gerakan kepala yang tiba-tiba, atau tiba-tiba bangkit dari posisi duduk. Ini normal, dan tidak diperlukan perawatan. Pusing bukanlah penyakit atau kondisi tersendiri, melainkan gejala masalah lain yang memengaruhi seseorang.

Pusing sering kali hilang seiring berjalannya waktu. Namun, dalam beberapa kasus, pusing tidak akan hilang dengan sendirinya. Untungnya, ada banyak cara untuk mengobatinya. Seperti dengan meminum obat herbal Migranal untuk menghilangkan rasa pusing.

Seorang dokter akan mempertimbangkan apa yang menyebabkan gejala dan kemudian menyarankan perawatan yang dapat mencakup obat-obatan, terapi, perubahan gaya hidup, atau bahkan pembedahan.

Pusing seringkali juga merupakan akibat dari vertigo. Penyebab paling umum dari vertigo dan pusing terkait vertigo adalah benign positional vertigo (BPV). Ini menyebabkan pusing jangka pendek ketika seseorang mengubah posisi dengan cepat, seperti duduk di tempat tidur setelah berbaring.

Pusing dan vertigo juga bisa dipicu oleh penyakit meniere. Hal ini menyebabkan cairan menumpuk di telinga yang terkait dengan telinga penuh, gangguan pendengaran, dan tinitus. Penyebab lain yang mungkin untuk pusing dan vertigo adalah neuroma akustik. Ini adalah tumor non-kanker yang terbentuk di saraf yang menghubungkan telinga bagian dalam ke otak. 

Beberapa kemungkinan penyebab pusing lainnya meliputi:

  • penurunan tekanan darah secara tiba-tiba
  • penyakit otot jantung
  • penurunan volume darah
  • gangguan kecemasan
  • anemia (zat besi rendah)
  • hipoglikemia (gula darah rendah)
  • infeksi telinga
  • dehidrasi
  • serangan panas
  • olahraga berlebihan
  • mabuk

Dalam kasus yang jarang terjadi, pusing bisa disebabkan oleh multiple sclerosis, stroke, tumor ganas, atau kelainan otak lainnya.

Bicaralah dengan dokter Anda untuk menyingkirkan sesuatu yang serius, kemudian cobalah beberapa pengobatan rumahan ini untuk mengatasi pusing untuk memulihkan keseimbangan Anda dengan meminum obat herbal migranal.

Terapi herbal untuk pusing

Herbal dapat ditemukan di toko makanan kesehatan atau vitamin, dan toko online. Herbal harus digunakan sesuai dengan kebutuhan individu; berkonsultasi dengan praktisi berlisensi untuk formulasi yang disesuaikan.

  • Bunga peony putih 

Tumbuhan tradisional Cina termasuk pinellia, atractylodis, dan gastrodia digunakan untuk meredakan gejala pusing.

Untuk pusing yang disebabkan anemia, herbal seperti dong quai, ligusticum, white peony, rehmannia, dan licorice sering digunakan. [2]

Ingat, bagaimanapun untuk berkonsultasi dengan dokter Anda, ahli herbal profesional, atau dokter pengobatan untuk mengatasi penyebab pusing Anda.

  • Minum teh jahe

Jahe memberikan banyak manfaat yang mengejutkan termasuk mengurangi mabuk perjalanan pada orang yang rentan terhadapnya. Dalam studi double-blind, acak, terkontrol plasebo yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology, setengah dari orang dengan riwayat mabuk perjalanan menerima suplemen jahe dan setengahnya mendapat pil plasebo. Mereka dimasukkan ke dalam drum yang memutarnya, meniru mabuk perjalanan. Orang-orang yang mendapat suplemen jahe mengalami gejala yang kurang parah dibandingkan mereka yang menerima pil palsu. Jika Anda rentan terhadap mabuk perjalanan, cobalah menyesap teh jahe.

  • Minum herbal kayu putih

Daun kayu putih (Melaleuca leucadendron L) diketahui mengandung senyawa antibakteri yang  dikenal  oleh  masyarakat  Indonesia  sebagai  obat  herbal  atau  obat  tradisional. Obat tradisional  ini  masih  banyak  digunakan  masyarakat  karena manfaatnya  dalam  penyembuhan penyakit. Pemanfaatan  obat  tradisional  untuk  menyembuhkan  sakit kepal seperti yang digunakan pada obat herbal migranal

  • Cobalah cuka sari apel

Salah satu penyebab umum pusing adalah gula darah rendah, tetapi cuka sari apel dapat membantu mengatasi hal itu, menurut sebuah penelitian di Diabetes Care. Peneliti memberi makan dua kelompok orang makanan kaya karbohidrat. Separuh diberi minuman cuka sari apel setelah makan dan separuh lagi diberi minuman plasebo. Peserta penelitian termasuk orang dengan diabetes dan non-diabetes yang sensitif terhadap insulin atau resisten insulin. Mereka yang mendapat minuman cuka memiliki kadar glukosa darah pasca makan yang lebih baik, dan juga memiliki lebih sedikit puncak dan lembah. Namun, para ahli memperingatkan bahwa penderita diabetes sebaiknya tidak mencoba tips ini tanpa berbicara dengan dokter mereka. Tetapi jika Anda sehat, aman mengonsumsi satu sendok makan cuka apel setiap hari. Ingin mencoba cuka sari apel? Pastikan Anda tidak menganggapnya seperti ini.

  • Konsumsi ginkgo biloba

Anda mungkin tahu ramuan ini sebagai tonik otak (dan berikut adalah beberapa cara lain untuk menjaga pikiran tetap tajam. Praktisi pengobatan tradisional Tiongkok menggunakan ginkgo biloba untuk mengobati pusing, percaya bahwa itu meningkatkan sirkulasi dan aliran darah ke otak. Dan multi studi pusat yang diterbitkan dalam International Journal of Otolaryngology yang membandingkan ramuan dengan betahistine, obat resep umum yang diberikan untuk vertigo, menemukan bahwa pengobatan barat dan timur sama efektifnya dengan obat vertigo, tetapi ginkgo biloba memiliki efek samping yang lebih sedikit.