Cedera ACL Lebih dari Sekadar Kondisi Lutut Bengkak!

  • October 28, 2020

Laga Liga Inggris pekan kelima antara Everton FC versus Liverpool FC memakan korban. Bek andalan The Reds—julukan Liverpool—Virgil van Dijk mengalami cedera parah setelah diterjang kiper lawan pada menit-menit awal babak pertama. Dia tak dapat melanjutkan pertandingan karena cedera ACL. Beberapa waktu setelahnya, pemain asal Belanda itu mengunggah foto kondisi terkini dengan lutut bengkak.

Cedera ACL tergolong cedera parah. Bahkan, kondisi ini digadang-gadang sebagai mimpi buruk bagi para atlet, khususnya pemain sepak bola. Atlet yang mengalami cedera ACL setidaknya harus menepi untuk mendapat perawatan selama delapan bulan.

ACL atau Anterior Cruciate Ligament adalah bagian utama yang ada di lutut seorang manusia. ACL merupakan satu dari empat ligamen yang menghubungkan tulang tungkai bawah dengan tulang tungkai atas lutut dan menjaga kestabilan.

Fungsinya cukup vital, yakni menstabilkan gerakan tulang di sekitarnya. Cedera ACL terjadi ketika ligamen itu meregang secara berlebihan hingga robek. Jika jaringan ligamen tersebut mengalami kerusakan, baik robek maupun putus, maka pasien akan sulit berjalan dengan sempurna.

Ligamen tersebut bisa meregang hingga robek lantaran seseorang menjalani aktivitas olahraga dan juga aktivitas yang memberikan tekanan besar kepada lutut. Cedera ini biasanya terjadi ketika seseorang berhenti mendadak dan bergerak ke arah berlawanan, berputar arah dengan tumit tak ikut berputar, mendarat dengan posisi tidak sempurna ketika melompat atau ketika lutut mengalami benturan keras seperti dijegal dalam permainan sepak bola.

Ketika cedera terjadi, kemungkinan akan terdengar bunyi kecil yang diikuti dengan rasa nyeri serta diakhiri dengan lutut bengkak. Yang menjadikan ini sebagai mimpi buruk bagi altet adalah, cedera ACL biasanya juga menyebabkan cedera di jaringan lainnya.

Terjadinya lutut bengkak karena cedera ACL ini disebabkan karena adanya pendarahan di dalam lutut. Setelah itu, bengkak akan diikuti oleh rasa sakit yang sangat parah sehingga tubuh tidak bisa melanjutkan kegiatan.  Namun, terkadang tingkat rasa sakit yang dirasakan setiap orang berbeda-beda, tergantung pada seberapa parah kerusakan yang terjadi di ligamen lutut.

Lutut bengkak ini akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan pertolongan pertama yang diberikan tim medis kepada penderita. Akan tetapi cedera ACL tidak hanya sekadar masalah lutut bengkak. Kondisi ini lebih dari itu. Atlet atau siapa pun yang mengalami kondisi ini juga beresiko besar mengalami osteoarthiritis atau peradangan sendi meskipun telah dilakukan operasi.

Bahkan setelah operasi pun penderita harus menjalani serangkaian perawatan, latihan, hingga terapi untuk memastikan kondisi lututnya sembuh dengan sempurna dan bisa menjalani aktivitas sehari-hari seperti sedia kala.

Selain atlet atau olahragawan, ada beberapa kelompok orang yang memiliki faktor risiko mengalami cedera ACL. Beberapa di antaranya adalah:

Mereka yang memiliki ligamen lemah. Faktor risiko ini dapat disebut pula sebagai ‘bawaan lahir’. Bahwa memang ada orang-orang yang terlahir dengan kondisi ligamen lemah. Hal ini menyebabkan tubuhnya lebih rentan mengalami cedera, terutama pada lutut.

Tidak melakukan pemanasan dengan benar. Pemanasan sebelum memulai aktivitas berat adalah suatu hal yang wajib dilakukan. Jika Anda tidak melakukan pemanasan dengan tepat, atau malah tidak pemanasan sama sekali, risiko Anda untuk mengalami cedera ACL jauh lebih tinggi.

Tidak dilengkapi dengan peralatan penunjang yang memadai. Penggunaan sepatu olahraga yang tepat juga memengaruhi bagaimana kualitas olahraga seseorang. Apabila Anda memilih sepatu yang salah, Anda lebih rentan mengalami cedera karena sepatu yang Anda kenakan tidak dapat mendukung pergerakan tubuh Anda dengan sempurna.

Dari penjelasan di atas diketahui bahwa lutut bengkak yang dialami Virgil van Dijk bukanlah inti dari apa yang dialaminya. Namun, jauh di balik itu semua dia harus berjuang untuk dapat mengembalikan ligamen anteriornya agar dapat kembali menendang bola. Yang pasti, kini, Jurgen Klopp sebagai pelatih Liverpool FC harus memutar otak lebih keras untuk mencari pengganti yang sepadan bek andalannya itu.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*