Cold Brew Coffee, Kopi Aman Bagi Penderita Asam Lambung

  • September 29, 2021

Penderita asam lambung mungkin sedikit khawatir saat ingin menyeduh secangkir kopi. Jika sudah terlalu ingin minum kopi namun juga tidak mau asam lambung naik, Anda bisa mencoba cold brew coffee.

Kenapa cold brew coffee aman bagi penderita asam lambung? Hal ini karena cold brew coffee tidak sepahit dan seasam kopi hitam biasanya. Jika kopi lain dibikin dengan air panas, cold brew coffee diseduh dengan air dingin atau air bersuhu ruang sehingga membuat rasanya tidak terlalu pahit dan asam.

Cold brew coffee direndam dengan air dingin selama 12-24 jam

Perbedaan Cold Brew Coffee dan Kopi Hitam Panas

Kopi Arabika atau Robusta yang diseduh dengan air panas akan terasa lebih pahit dan asam jika dibandingkan dengan cold brew coffee. Namun, persamaan kedua jenis kopi ini adalah sama-sama memiliki kandungan kalori yang rendah, asalkan tidak dicampurkan dengan pemanis atau topping lainnya. 

Selain itu, perbedaan lainnya antara kopi hitam panas biasa dengan cold brew coffee, adalah sebagai berikut:

  1. Lebih aman bagi lambung

Penderita asam lambung lebih cocok mengonsumsi cold brew coffee dibanding kopi hitam panas lainnya. Cold brew coffee dibuat dengan merendam biji kopi giling dengan air dingin sehingga membuat keasaman dan kepahitan kopi berkurang.

Cold brew coffee juga mengandung polisakarida yang merupakan senyawa gula sederhana yang bisa meningkatkan daya tahan saluran pencernaan.

Tidak hanya asam lambung, minuman dengan kadar asam yang rendah juga mampu mengurangi penyakit jantung, meningkatkan daya ingat, dan menjaga kepadatan tulang serta massa otot.

  1. Kafeinnya lebih tinggi

Cold brew coffee memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dibanding kopi hitam panas. Hal ini karena saat penyeduhan dengan air dingin, konsentrat cairan kopi akan lebih pekat daripada diseduh dengan air panas.

Dalam satu cangkir kopi hitam panas mengandung 95 mg kafein dan cold brew coffee mengandung 200 mg kafein.

  1. Antioksidan lebih rendah

Jika berbicara mengenai antioksidan, kopi hitam panas lebih unggul dibandingkan cold brew coffee. Kadar antioksidan yang disebut chlorogenic acid lebih banyak ditemukan pada kopi yang diseduh dengan air panas.

Antioksidan chlorogenic acid mampu menjaga tubuh dari paparan radikal bebas dan membantu mengendalikan gula darah.

  1. Rasa yang lebih manis

Tanpa dicampurkan gula atau pemanis lainnya, cold brew coffee memiliki rasa yang lebih manis dan lembut daripada kopi hitam biasa. Rasa yang lebih manis tersebut terjadi karena proses perendaman biji kopi yang lebih lama dan menggunakan air dingin.

Cara Membuat Cold Brew Coffee

Sebelum membuat cold brew coffee, Anda harus menyiapkan biji kopinya terlebih dahulu. Biasanya, jenis kopi yang enak untuk cold brew coffee adalah biji kopi arabika karena kadar asamnya lebih rendah

Biji kopi tersebut kemudian digiling kasar atau coarse. Jika digiling hingga alus, malah akan membuat cold brew coffee menjadi sangat pahit dan tidak kaya rasa.

Alat dan bahan untuk membuat cold brew coffee:

  • Kopi arabika giling sebanyak 226 gram
  • Air dingin atau air suhu ruang sebanyak 480 ml
  • 1 kain katun tipis
  • 2 botol kaca

Cara membuat cold brew coffee

  • Campurkan kopi arabika yang telah digiling dengan air suhur ruang atau air dingin ke dalam botol
  • Tutup botol dengan rapat dan simpan di dalam kulkas selama 12 hingga 24 jam
  • Setelah disimpan hingga 24 jam, keluarkan kopi dan saring ke botol lainnya hingga tidak ada ampas yang tersisa
  • Campurkan kopi yang sudah disaring dan air, Anda bisa menambahkannya dengan perbandingan 1:1
  • Cold brew coffee bisa Anda nikmati

Anda bisa menambahkan es batu dan susu dalam segelas cold brew coffee. Meskipun cukup aman bagi lambung, namun Anda juga tetap harus membatasinya dan mengonsumsi secukupnya, ya.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*