Dosis dan Efek Samping pada Faridexon Forte

  • September 16, 2021

Apa Anda tahu dosis dan efek samping pada Faridexon Forte? Faridexon Forte adalah obat-obatan yang termasuk golongan obat keras. Sehingga untuk mendapatkannya diharuskan menggunakan resep dokter.

Faridexon Forte merupakan obat yang memiliki kandungan dexamethasone dan berbentuk kaplet forte. 

Manfaat Faridexon Forte ini berfungsi untuk mengatasi berbagai jenis alergi, bronkospasme, lupus, autoimun seperti rheumatoid arthritis, psoriasis, peradangan atau inflamasi, hingga gangguan pernafasan.

Selain dari banyaknya manfaat yang ada pada Faridexon Forte, obat yang tergolong keras ini memiliki banyak efek samping, kontra indikasi, interaksi obat, hingga pantangan-pantangan lainnya.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dosis dan efek samping pada Faridexon Forte.

Dosis Obat Faridexon Forte

Obat Faridexon Forte memiliki kandungan Dexamethasone sebesar 0.75 mg. Faridexon Forte dipasarkan dengan kemasan berupa strip 10 x 10. Adapun dosis tertentu untuk mengkonsumsi Faridexon Forte, yaitu.

  • Dewasa: 0,5 mg-9 mg per hari yang dibagi dalam 2-4 kali pemberian
  • Anak: 0,01 – 0,04 mg /kg BB / hari dibagi beberapa kali pemberian
  • Insufisiensi Adrenal: 0,0233 mg / kg BB / hari
  • Penyakit lain: 0,08333-0,333 mg / kg BB / hari
  • Untuk pemakaian jangka lama, dosis harus diturunkan bertahap agar terhindar dari terjadinya insufisiensi adrenal akut

Untuk mengkonsumsi Faridexon Forte memang diperlukan pengawasan dokter secara ketat, termasuk dalam hal dosis dan pemakaiannya.

Efek Samping Obat Faridexon Forte

Berikut ini beberapa efek samping yang bisa terjadi pada penggunaan obat Faridexon Forte.

  • Dapat menurunkan fungsi limpa sehingga mengakibatkan sel limfosit berkurang dan mengecil. Hal ini dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh
  • Seperti glukokortikoid lainnya, obat ini dapat mempengaruhi proses metabolisme lemak termasuk distribusinya pada tubuh. Hal ini dapat menyebabkan efek pada bagian tubuh, misalnya wajah yang terlihat lebih tembem
  • Obat yang termasuk glukokortikoid termasuk Faridexon Forte dapat meningkatkan pembentukan glukosa dari protein. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula pada darah sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes
  • Dapat menyebabkan pengeroposan tulang. Hal ini dikarenakan matriks protein penyusun tulang menyusut drastis. Sehingga, tidak dianjurkan untuk usia lanjut ataupun anak-anak yang bisa menghambat pertumbuhannya
  • Secara umum kumpulan efek samping ini disebut Cushing Sindrom, seperti gejala muka tembem, penebalan selulit pada punggung dan perut, penurunan toleransi terhadap karbohidrat, hipertensi dan gejala-gejala lainnya.
  • Kontra Indikasi Obat Faridexon Forte
  • Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Faridexon Forte, yaitu.
  • Jangan digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid
  • Sebaiknya tidak diberikan pada pasien penderita tukak lambung, diabetes melitus, osteoporosis, infeksi jamur sistemik, psikosis, glaukoma, psikoneurosis berat, penderita TBC aktif, herpes simplex, infeksi virus lain, herpes zoster, sindroma cushing, dan penderita gangguan fungsi ginjal

Interaksi Obat Faridexon Forte

Interaksi obat adalah perubahan efek obat yang dapat menyebabkan efek samping. Hal ini dikarenakan suatu obat bisa bermasalah apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat lain atau makanan dan minuman tertentu.

  • Obat Faridexon Forte jangan digunakan bersamaan dengan beberapa obat, yaitu.
  • Antibiotika makrolida, dapat menurunkan klirens dexamethasone yang menyebabkan meningkatnya efek farmakologisnya
  • Antidiabetik, dapat meningkatkan konsentrasi glukosa darah sehingga perlu penyesuaian dosis obat anti diabetes
  • Isoniazid, dapat menurunkan konsentrasi serum isoniazid jika diberikan bersamaan dengan Faridexon Forte
  • Aminoglutethimide, dapat menurunkan kadar dexamethasone
  • Agen Kalium-depleting, dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya hipokalemia
  • Efedrin dan Cholestyramine, dapat menurunkan klirens dexamethasone yang menyebabkan meningkatnya efek farmakologisnya
  • Vaksin hidup, dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi sehingga penggunaan vaksin hidup sebaiknya dihindari pada pasien yang menggunakan Faridexon Forte
  • Anti jamur azole seperti ketoconazole, dapat mengurangi metabolisme kortikosteroid 
  • NSAID, dapat meningkatkan resiko efek samping pendarahan pada saluran pencernaan

Demikian adalah dosis dan efek samping pada Faridexon Forte. Obat Faridexon Forte ini memang termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaan dan pengobatannya harus dengan pengawasan ketat dari dokter.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*