Jangan Gunakan Antikoagulan Jika Anda Mengalami Kondisi Ini

  • January 23, 2020

Jika Anda penderita penyakit jantung, stroke akibat penyumbatan, emboli paru, atau tromobosis vena dalam, pasti jenis obat antikoagulan tidaklah asing di telinga Anda. Salah satu contohnya adalah warfarin. Saat memberikan antikoagulan, diperlukan beberapa pemeriksaan darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi darah Anda sebelum memberikan obat pengencer darah ini.

Setelah mengetahui kondisi darah Anda, maka dokter akan menyesuaikan dosis pemberian antikoagulan Anda sehingga efek yang diharapkan sesuai dan tidak merugikan Anda. Namun, terdapat beberapa kondisi dimana antikoagulan bisa berbahaya bagi penggunanya jika mengalami kondisi berikut ini:

  1. Tindakan operasi

Saat Anda menggunakan antikoagulan dan Anda memerlukan tindakan operasi atau tindakan invasif lainnya, pastikan petugas Kesehatan di tempat tersebut mengetahui akan penggunaan obat antikoagulan Anda. Tindakan invasif termasuk pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis seperti endoskopi dan sistoskopi. Tindakan-tindakan ini dapat membuat luka dalam prosesnya. Jika Anda menggunakan antikoagulan, maka pendarahan dari luka ini akan menghasilkan darah yang lebih banyak dari normalnya.

  • Ibu hamil

Antikoagulan seperti warfarin umumnya tidak diberikan pada ibu hamil karena dapat mengganggu bayi dalam kandungan. Kondisi ini, bayi bisa mengalami pendarahan atau kecacatan akibat penggunaan obat. Biasanya  jika memang diperlukan, dokter akan memberikan antikoagulan pada kehamilan trimester kedua, yaitu bulan ke 5 hingga ke 8 bulan kehamilan. Jika Anda sedang mengongumsi antikoagulan, sebaiknya gunakan kondom saat berhubungan dengan pasangan Anda untuk mencegah kehamilan.

  • Saat masa menyusui

Antikoagulan warfarin biasanya akan tetap dapat Anda gunakan saat menyusui bayi Anda. Heparin juga masih tergolong aman untuk ibu menyusui. Namun, jika Anda dalam penggunaan antikoagulan lain, Anda perlu beritahu dokter agar antikoagulan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi Anda.

  • Mengalami luka

Anda perlu menghindari terjadinya luka saat menggunakan antikoagulan. Luka yang dimaksud adalah luka fisik yang dapat menyebabkan keluarnya darah. Berhati-hati saat menyikat gigi, bercukur atau berkegiatan lainya. Luka kecil saja dapat membuat pendarahan yang lebih banyak dari biasanya saat Anda menggunakan antikoagulan.

  • Makanan dan minuman tertentu

Saat menggunakan antikoagulan, perhatikan menu makanan yang Anda konsumsi. Sayuran dan hati yang banyak mengandung vitamin K perlu dikontrol jumlahnya. Selain itu, konsumsi alkohol juga perlu dihindari.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*