Jenis Limbah Anorganik Butuh Waktu Lama Sebelum Terurai

Jenis Limbah Anorganik Butuh Waktu Lama Sebelum Terurai

  • December 15, 2020

Limbah merupakan hasil pembuangan sisa produksi yang sudah tidak lagi dibutuhkan atau diperlukan. Pembuangan sampah yang tidak benar akan membuat limbah mencemari lingkungan. Pencemaran ini terjadi karena adanya limbah yang tidak dapat terurai dengan cepat dan baik oleh tanah. Jenis limbah ini sering disebut dengan limbah anorganik.

Jika kita ketahui, limbah anorganik merupakan jenis limbah yang sulit untuk membusuk dan terurai. Apabila tidak dikelola dengan baik, maka limbah ini bisa merusak ekosistem hewan dan manusia. Lalu jenis limbah anorganik yang seperti apa yang sulit terurai  bahkan hingga  ratusan tahun?

  • Kantong Plastik dan Botol plastik 

Kantong plastik merupakan andalan bagi siapa saja untuk berbelanja, karena kantong plastik mampu menampung barang dalam jumlah banyak dan harganya murah. Selain mampu menampung banyak barang, kantung plastik juga lebih aman karena tidak menyerap air. 

Nyatanya bukan hanya air yang kesulitan untuk menembus kantong plastik, bahkan bumi kita pun kesulitan untuk mengurai kantong plastik yang kita gunakan. Saking sulitnya, bumi kita sampai membutuhkan waktu 10 sampai 1000 tahun untuk menghancurkan jenis limbah ini.  Semakin besar dan bagus kualitas kantong plastik maka semakin sulit juga sampah satu ini untuk diuraikan oleh tanah. 

Minuman dalam kemasan botol plastik juga jadi favorit banyak orang. Padahal sama seperti kantong plastik, botol plastik juga sangat sulit diuraikan tanah. Untuk menguraikan satu botol plastik, tanah membutuhkan waktu dari 70 sampai 450 tahun.

  • Baterai 

Apa yang kita lakukan jika baterai habis? Tentunya kita akan membeli baterai baru kemudian  membuang baterai yang lama. Tapi apakah kita tahu jika baterai termasuk salah satu jenis limbah anorganik yang susah terurai? 

Selain itu, perlu diketahui bahwa baterai mengandung berbagai macam logam berat seperti merkuri, mangan, timbal, nikel, lithium, dan kadmium. Jika baterai ini dibuang sembarangan maka logam berat yang terkandung di dalamnya akan mencemari air tanah penduduk dan membahayakan kesehatan.

  • Kaca 

Kaca merupakan jenis limbah sisa penggunaan dari produk seperti gelas, piring, dan sebagainya. Kaca terbuat dari campuran pasir dan ini membuatnya sangat sulit terurai dalam tanah. Kira-kira lama penguraian kaca mencapai 1 juta tahun. Satu-satunya solusi untuk menangani jenis limbah ini adalah dengan mendaur ulang. 

  • Styrofoam 

Styrofoam juga menjadi salah satu jenis limbah yang sulit terurai. Ini karena styrofoam terbuat dari polystyrene, yaitu bahan plastik berbasis minyak bumi sehingga tanah tidak bisa menguraikannya. Styrofoam bisa terurai sekitar 20 tahun. Masalahnya, produk ini masih sering digunakan untuk dijadikan wadah makanan dan lain sebagainya.

  • Popok bayi

Seiring berjalannya waktu, jenis bahan popok bayi semakin beragam. Namun tidak berarti produksinya menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Masih banyak popok bayi yang terbuat dari plastik dan kapas sehingga kurang baik untuk lingkungan.

Meski dapat menyerap kencing bayi secara maksimal, tetapi popok bayi merupakan ancaman serius bagi kelestarian lingkungan. Popok setidaknya membutuhkan waktu hingga 500 tahun agar bisa terurai dan menyatu dengan tanah.  

***

Itulah beberapa jenis limbah anorganik yang sulit terurai. Partisipasi kita amat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini. Kita dapat lebih bijak dalam menyikapi jenis limbah ini. Misalnya, limbah anorganik dapat diolah kembali agar lebih bermanfaat. Pengolahan limbah ini sangat penting, sebab jika dilakukan secara tepat akan mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*