Kesalahan Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Harus Dihindari

  • October 17, 2020

Mencukur bulu kemaluan atau pubic hair menjadi salah satu cara menjaga kebersihan area genital. Bagi kebanyakan orang, hal ini sudah menjadi ritual wajib, terlebih jika rambut di area tersebut sudah semakin panjang.

Cara mencukur bulu kemaluan biasanya menggunakan gunting atau pisau cukur. Ada juga yang memilih perawatan medis seperi laser untuk menghilangkannya secara permanen. Sayangnya, masih ada kesalahan yang sering dilakukan ketika mencoba mencukur bulu kemaluan.

Berikut ini kesalahan umum yang harus dihindari untuk mencegah area kemaluan terinfeksi.

  • Mencukur sebelum mandi

Kebanyakan orang baik pria maupun wanita menggabungkan ritual bercukur dengan mandi. Selain lebih cepat, cara mencukur bulu kemaluan ini juga lebih efisien.

Beberapa orang memilih untuk segera mencukurnya sebelum mandi atau ketika di bawah shower. Padahal hal ini adalah kesalahan yang sebaiknya dihindari. Mencukur bulu kemaluan sebaiknya dilakukan setelah mandi, ketika area genital sudah basah dalam waktu yang lama.

Area genital yang cukup lembab membuat akar dan folikel rambut melunak sehingga memudahkan Anda untuk mencukurnya. Selain itu, mencukur bulu pada permukaan kulit yang lembab akan mencegah ruam dan iritasi yang disebut juga dengan istilah razor burn.

  • Memangkas rambut terlalu dekat dengan kulit

Banyak orang yang memilih memotong rambut kemaluan dengan gunting terlebih dahulu sebelum mencukurnya. Ini adalah ide bagus karena akan mempermudah Anda dalam bercukur.

Namun kesalahan berikutnya yang sering dilakukan adalah mengguntingnya terlalu dekat dengan kulit. Hal ini jelas bisa membahayakan, khawatir jika kulit kemaluan justru ikut tergores tajamnya gunting.

Memotong terlalu dekat juga dapat meninggalkan bekas merah di area kemaluan. Agar lebih aman, beri jarak antara kulit dengan gunting. Hentikan memangkas rambut kemaluan disaat Anda merasa potongan tersebut sudah cukup memudahkan Anda dalam bercukur.

  • Mencukur dalam keadaan kering

Poin ini cukup berkaitan dengan poin pertama, karena cara mencukur bulu kemaluan yang terbaik adalah ketika permukaan kulit sudah cukup lembab.

Mencukurnya dalam keadaan kering dan terburu-buru dapat memicu reaksi iritasi dan rasa gatal yang tak tertahankan. Selain itu, besar kemungkinan sisa bulu jatuh ke dalam vagina dan menyebabkan infeksi.

  • Mengelap area yang telah dicukur dengan handuk mandi

Jika selama ini Anda mengelap area kemaluan setelah bercukur dengan handuk mandi, segera hentikan kebiasaan tersebut.

Tekstur handuk mandi cenderung agak kasar, sehingga menyeka area genital dengan benda tersebut dapat menyebabkan iritasi dan infeksi kulit. Gunakanlah kain atau handuk yang lebih lembut untuk menyeka area genital, terutama setelah bercukur.

  • Tidak menggunakan alat yang tepat

Umumnya mencukur rambut kemaluan bisa dengan pisau cukur atau gunting. Terkadang, kesalahan fatal berasal dari alat yang digunakan untuk mencukur rambut kemaluan.

Menggunakan gunting untuk mencukur atau memotong habis rambut kemaluan harus dilakukan secara hati-hati, terutama pria.

Pria yang terlalu fokus mencukur rambut pada area kemaluan tertentu dapat secara tidak sadar memotong bagiannya yang lain. Misalnya, pria tersebut menahan penisnya untuk mencukur rambut pada area tersebut, namun tanpa disadari ia menggunting sedikit bagian kulit skrotumnya.

Penggunaan pisau cukur juga harus diperimbangkan. Bagi pria atau wanita yang memiliki kutil kelamin tidak disarankan menggunakan pisau cukur. Hal ini dikarenakan pisau cukur dapat menyebarkan human papillomavirus (HPV) ke seluruh area yang tidak terinfeksi.

Anda juga tidak disarankan menggunakan pisau cukur jika terdapat luka terbuka atau tergores pada kulit kelamin Anda.

Catatan

Setelah melakukan pencukuran pada area genital, kebanyakan orang cenderung mengalami reaksi seperti gatal, iritasi, dan kulit menjadi lebih sensitif. Hal ini bisa jadi merupakan reaksi umum dan normal. Namun juga bisa menjadi salah satu efek samping dari cara mencukur bulu kemaluan yang salah.

Maka dari itu, ikutilah cara mencukur bulu kemaluan yang baik dan sehat untuk mencegah area genital menjadi iritasi dan terinfeksi.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*