simvastatin

Obat Simvastatin, Kegunaan hingga Efek Sampingnya

  • December 15, 2020

Simvastatin merupakan obat yang manfaatnya adalah untuk menurunkan kolesterol dan lemak jahat di dalam tubuh. Dengan konsumsi obat ini, maka akan membantu meningkatkan kolesterol baik dalam darah.

Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat sintesis kolesterol yang pada akhirnya akan menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung aterosklerosis, mencegah stroke hingga risiko serangan jantung.

Selain konsumsi obat simvastatin ini, menurunkan kolesterol juga bisa dengan mengubah pola makan jadi lebih sehat dan mengubah gaya hidup. Sehingga obat bisa bekerja lebih maksimal. Tentu disertai pula dengan olahraga, menurunkan berat badan menjadi lebih ideal dan berhenti merokok.

Efek Samping Obat Simvastatin

Sama seperti obat-obatan lainnya, obat simvastatin ini juga berisiko menimbulkan efek samping setelah dikonsumsi pada sebagian orang. Adapun efek samping ringan dari obat ini adalah:

  • Terasa nyeri sendi, nyeri otot ringan
  • Ruam kulit ringan
  • Sakit kepala
  • Konstipasi, mengalami masalah pencernaan, mual ringan, hingga sakit perut
  • Mengalami insomnia atau masalah tidur
  • Mengalami gejala flu seperti bersin, hidung tersumbat, serta sakit tenggorokan

Selain itu, ada pula kemungkinan terjadinya reaksi alergi obat yang dipicu oleh obat simvastatin ini. Berikut beberapa tanda reaksi alergi yang dimaksud:

  • Kesulitan bernapas
  • Mengalami gatal-gatal
  • Terjadi pembengkakan di bibir, wajah, tenggorokan, dan atau lidah.

Ada juga efek yang cukup serius seperti:

  • Nyeri otot tanpa ada sebabnya, lemah, dan linu
  • Mengalami masalah dengan daya ingat, kebingungan
  • Sakit atau terasa panas ketika buang air kecil
  • Mengalami demam, urin berwarna gelap, serta kelelahan yang tidak biasa
  • Mengalami pembengkakan, berat badan meningkat, buang air kecil sedikit bahkan tidak ada sama sekali
  • Meningkatnya rasa haus, frekuensi buang air kecil juga meningkat, mulut kering, kelaparan, napas berbau buah, kulit kering, mengantuk, buramnya penglihatan, hingga berat badan menurun
  • Sakit perut bagian atas, gatal, mual, nafsu makan hilang, tinja berwarna lumpur, urin gelap,  serta kulit dan mata menguning.


Jika efek samping serius ini terjadi, maka segeralah hubungi dokter. Namun tidak semua orang akan mengalami berbagai efek samping yang disebutkan di atas. Atau ada pula efek samping yang tida terdaftar di atas. Konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan informasi dengan lebih jelas.

Catatan Penting yang Perlu Diingat Terkait Obat Simvastatin

Interaksi dengan berbagai obat bisa saja muncul jika mengonsumsi obat secara bersamaan dengan obat lainnya. Berikut ini interaksi obat simvastatin yang akan muncul, seperti:

  • Apabila dikonsumsi bersamaan dengan antikoagulan, maka bisa meningkatkan risiko perdarahan
  • Apabila dikonsumsi dengan bosentan, rifampisin, dan efavirenz, akan menurunkan kadar serum
  • Bila dikonsumsi bersamaan dengan ezetimibe akan menyebabkan peningkatan hepatotoksisitas
  • Bila dikonsumsi bersamaan dengan colchicine, verapamil, amidarone, dan diltiazem akan meningkatkan risiko miopati dan rhabdomyolysis
  • Bisa dikonsumsi bersamaan dengan amlodipine dan asam fusidic, meningkatkan risiko myopathy

Cara Mengonsumsi Obat Simvastatin

Biasanya obat simvastatin ini dikonsumsi sekali sehari saja di malam hari. Dosis obat pun akan disesuaikan dengan kondisi medis, usia, respons terhadap pengobatan, hingga obat lain yang diminum.

Dosis maksimal obat ini hanya 40 mg per hari atau sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh dokter. Sama halnya dengan obat lain, jangan pernah menambah atau mengurangi dosis yang sudah ditetapkan oleh dokter. Alih-alih sembuh, justru bisa meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*