Cegah Penyebaran Adenokarsinoma dengan 5 Perawatan Berikut

  • December 24, 2020

Kanker menjadi salah satu penyakit yang ditakuti di seluruh dunia. Ada beberapa jenis sel kanker, salah satunya adenokarsinoma. Sel ini terbentuk di kelenjar tubuh, dan pada banyak kasus orang yang mengembangkan adenokarsinoma cenderung tidak menampakkan gejala.

Mengatasi sel kanker secepat mungkin bisa menghentikan penyebarannya ke bagian tubuh lain. Ada beberapa pilihan pengobatan, termasuk operasi dan kemoterapi.

Penyebab kanker

Peneliti meyakini kanker disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, seperti riwayat keluarga, dan lingkungan. Pada orang dewasa, adenokarsinoma biasanya terjadi dari paparan lingkungan terhadap sel epitel dari waktu ke waktu. 

Orang yang memiliki faktor risiko seperti di bawah ini lebih mungkin mengembangkan sel kanker:

  • Gaya hidup tidak sehat

Orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, dan makan makanan tinggi lemak sangat berisiko terkena kanker. Karena adenokarsinoma terlihat dalam jangka panjang, gaya hidup tak sehat sejak anak-anak dan remaja dapat memicu kanker saat dewasa.

  • Riwayat keluarga

Jika ada riwayat keluarga terkena kanker, baik orang tua, om dan tante, atau sepupu, sangat mungkin Anda terkena kanker di kemudian hari. Ada kemungkinan berbagai jenis kanker muncul lebih dari sekali dalam keluarga, namun tidak diketahui apakah kondisi tersebut terjadi karena mutasi genetik, atau kombinasi faktor lain.

  • Kelainan genetik

Kelainan genetik, seperti sindrom Wiskott-Aldrich dan Beckwith-Wiedemann dapat mengubah sistem kekebalan. Satu teori mengatakan, sumsum tulang belakang yang seharusnya melindungi tubuh dari penyakit, pada orang dengan kelainan genetik sumsum tulang justru memproduksi sel abnormal atau kanker. 

  • Paparan virus

Paparan virus tertentu, seperti Epstein-Barr dan HIV telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker pada anak-anak. Ada kemungkinan virus mengubah sel dan menghasilkan sel kanker. 

  • Eksposur lingkungan

Paparan bahan kimia tertentu telah lama dikaitkan dengan risiko penyakit, termasuk kanker. Pestisida, pupuk, dan kabel listrik juga telah diteliti kaitannya dengan penyebab kanker pada anak-anak. 

  • Efek kemoterapi dan radiasi dosis tinggi

Kemoterapi dan radiasi dapat mengubah sel dan/atau sistem kekebalan tubuh. Dalam beberapa kasus, mereka yang telah terpapar kemoterapi dan radiasi tinggi dapat kembali mengembangkan kanker atau keganasan kedua. Keganasan kedua adalah kanker yang muncul sebagai akibat dari pengobatan kanker yang berbeda. 

Perawatan adenokarsinoma

Adenokarsinoma terbentuk di kelenjar epitel lalu menyebar ke area tubuh lainnya. Adernokarsinoma merupakan penyebab sebagian besar kanker paru-paru, payudara, prostat, pankreas, dan usus besar. 

Sel otak juga dapat mengembangkan adenokarsinoma, biasanya disebabkan paparan radiasi atau karena perawatan lain. Adenokarsinoma otak juga bisa diakibatkan oleh sel kanker yang telah menyebar dari area tubuh lain. 

Untuk menghentikan penyebaran, orang-orang yang sudah mulai merasakan gejala adenokarsinoma harus segera memeriksakan diri secepat mungkin. Semakin cepat pemeriksaan, semakin cepat pula menerima perawatan untuk mencegah sel kanker menyebar dan mengakibatkan komplikasi. 

Perawatan untuk adenokarsinoma tergantung pada lokasi kanker, pertumbuhan sel, serta lokasi penyebaran. Berikut ini beberapa pertimbangan perawatan kanker karsinoma:

  1. Operasi

Mengangkat seluruh organ atau kelenjar kanker dilakukan untuk menghentikan penyebaran adenokarsinoma. Misalnya jika adenokarsinoma terdapat di salah satu payudara, dokter bisa mengangkat satu payudara secara utuh. 

  1. Kemoterapi

Pada perawatan kemoterapi, pasien kanker akan diberikan obat pembunuh kanker melalui infus atau menggunakannya secara oral. Sayangnya efek kemoterapi dapat membunuh sel sehat. 

Kebotakan, lelah, dan rasa sakit menjadi efek samping kemoterapi. Karena hal tersebut orang yang menjalani kemoterapi disarankan untuk menjalani rawat inap. 

  1. Terapi bertarget

Terapi bertarget merupakan alternatif yang lebih aman daripada kemoterapi. Dokter akan memberi obat yang menargetkan membunuh sel kanker. Namun obat ini diresepkan tergantung pada jenis kanker dan kesehatan individu. 

  1. Terapi radiasi

Pilihan pengobatan adenokarsinoma ini biasanya digunakan dalam kombinasi dengan pembedahan dan / atau kemoterapi. Terapi radiasi memancarkan sinar yang ditargetkan menghancurkan sel kanker tanpa merusak jaringan yang sehat.

  1. Imunoterapi

Obat imunoterapi tidak dirancang untuk menghentikan penyebaran kanker, tapi dapat mendukung sistem kekebalan untuk membunuh sel kanker. Manfaat imunoterapi akan terlihat tergantung pada jenis kanker, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan pengidapnya. 

Catatan

Karena adenokarsinoma cenderung tidak menimbulkan gejala, orang yang mengidap kanker ini bisa menyadari abnormalitas pada tubuhnya saat stadium kanker sudah tinggi. Setelah seseorang menerima perawatan, tingkat kelangsungan hidupnya bisa bervariasi. 

Misalnya 85%  wanita dengan kanker payudara yang belum menyebar ke organ lain memiliki tingkat kelangsungan hidup 5 tahun. Kualitas pengobatan dan faktor individu lainnya juga memengaruhi prognosis. 

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait adenokarsinoma dan diagnosisnya, tanyakan pada dokter secara langsung melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store. 

Amankah Methotrexate Selama Kehamilan dan Panduan Penggunaannya

  • December 24, 2020

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan pada sendi, dan lebih cenderung menyerang wanita. Methotrexate adalah obat yang umum digunakan untuk meringankan kondisi tersebut. Namun penggunaannya dapat berbahaya bagi wanita hamil.

Apa yang terjadi jika wanita hamil menggunakan methotrexate?

Methotrexate (MTX) merupakan antagonis asam folat dan memiliki efek teratogenik atau menyebabkan perkembangan tidak normal. USA Food and Drug Administration (FDA) melarang penggunaan methotrexate selama kehamilan karena obat ini dapat menyebabkan cacat lahir fisik maupun mental, dan kematian janin. Kecacatan akan lebih parah jika pajanan terjadi pada trimester pertama kehamilan. 

Wanita yang menggunakan MTX (≤30 mg / minggu) setelah proses pembuahan (konsepsi) lebih cenderung mengalami cacat lahir mayor. Contoh cacat lahir yang disebabkan metotreksat antara lain:

  • Cacat tabung saraf yang mempengaruhi otak, tulang belakang, dan sumsum tulang belakang
  • Sumbing
  • Disostosis cleidocranial, yaitu kelainan pada gigi dan tulang selangka 
  • Hipertelorisme, atau dua bagian tubuh dengan jarak tidak normal. Misalnya jarak antara kedua mata lebih jauh daripada orang normal
  • Malformasi lain seperti telinga berbentuk tidak normal, hidung datar, dan rahang terlalu kecil
  • Posisi tangan yang tidak normal di pergelangan tangan
  • Kehilangan tulang di lengan dan kaki

Selain pada wanita hamil, penggunaan methotrexate juga sebaiknya dihindari oleh pasangan yang merencanakan kehamilan. Meskipun dikonsumsi oleh pria, efeknya tetap dapat terlihat pada kehamilan pasangannya. 

Methotrexate juga tidak boleh digunakan oleh ibu menyusui, karena anak dapat terdampak efek obat melalui ASI. Efek sampingnya meliputi masalah pencernaan, seperti muntah dan diare, serta kelainan darah. Anak yang memiliki tingkat sel darah putih rendah berisiko terkena infeksi. Sedangkan tingkat sel darah merah rendah dapat menyebabkan anemia.

Kapan waktu yang tepat menggunakan methotrexate? 

Efek methotrexate dapat bertahan dalam waktu yang lama dalam tubuh. Wanita atau pria dengan rheumatoid arthritis yang sedang menjalani program hamil berarti harus menghentikan pengunaan methotrexate 3 bulan sebelum masa pembuahan. 

Jika seorang wanita yang menggunakan methotrexate baru mengetahui bahwa dirinya hamil, penggunaan harus dihentikan dengan segera dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

Ketika Anda berada dalam kondisi di atas, diskusikanlah dengan dokter untuk mendapat alternatif obat methotrexate yang lebih aman dikonsumsi selama kehamilan. Obat-obatan ini termasuk:

  • Azathioprine 
  • Siklosporin
  • Hydroxychloroquine 
  • Sulfasalazine 
  • Kortikosteroid dosis rendah

Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan naproxen, yang dijual bebas juga aman digunakan selama trimester pertama dan kedua. Penggunaannya harus dihentikan ketika memasuki trimester ketiga karena NSAID dapat menyebabkan masalah serius pada jantung bayi.

Untuk kembali menggunakan methotrexate, pastikan bahwa Anda benar-benar sudah selesai dari fase menyusui atau konsultasikan dengan dokter kapan waktu penggunaan yang tepat. Namun jika Anda terpaksa menggunakan methotrexate pada fase menyusui, bicarakan dengan dokter mengenai cara lain untuk memberi makan buah hati Anda. 

Catatan

Methotrexate memiliki efek yang berbahaya pada kehamilan. Untuk menghindari kehamilan yang tidak terencana selagi penggunaan methotrexate, pasangan dapat melakukan upaya pencegahan dengan menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom, pil KB, dan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD).

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar methotrexate dan kehamilan, contohnya seperti cara alami mengelola gejala RA selama kehamilan tanpa methotrexate, maka bisa ditanyakan secara langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Akathisia: Efek Samping Obat yang Sebabkan Gangguan Pergerakan, Ini Gejalanya

  • December 24, 2020

Setiap obat yang Anda konsumsi pasti memiliki efek samping yang berbeda-beda, pun dengan efek samping pada orang lain tentu akan berbeda. Salah satu efek samping pada obat-oabatan yang diberikan untuk menangani gangguan kejiwaan adalah akathisia. Yuk, cari tahu lebih jelas tentang efek samping ini!

Apakah akathisia itu? 

Akathisia adalah gangguan gerakan yang ditandai dengan perasaan gelisah batin dan kebutuhan mendesak untuk terus bergerak, serta oleh tindakan seperti mengayun sambil berdiri atau duduk, mengangkat kaki, seolah-olah barbaris di tempat, dan menyilangkan serta melepaskan kaki saat duduk. 

Orang dengan akathisia tidak dapat duduk atau diam, mengeluh kegelisahan, menggoyangkan kaki dan terus berjalan. Selain itu, akathisia sering terjadi pada seseorang yang berhenti menggunakan benzodiazepine, terutama bila dihentikan terlalu cepat setelah penggunaan jangka panjang. Ini juga dapat terjadi akibat penghentian opioid dan obat-obatan seperti kokain dan amfetamin. 

Tanda dan gejala akathisia

Gejala berikut telah dilaporkan pada seluruh orang yang telah lepas atau yang masih menggunakan obat tertentu yang memiliki riwayat penyakit mental ataupun tidak. 

Gejala yang paling umum terjadi:

  • Kegelisahan fisik yang intens dengan kebutuhan akan gerakan yang konstan. Ini mungkin termasuk mondar-mandir, goyang, kaki mengayun, meremas tangan, memindahkan badan dari satu kaki ke kaki lainnya dan tanda kegelisahan lainnya. 
  • Disforia parah yang bermanifestasi sebagai rasa teror yang luar biasa yang dapat digambarkan sebagai “hidup dalam mimpi buruk” disiksa, hingga perasaan terus dikejar oleh sesuatu. 
  • Agitasi ekstrim, ketidaksabaran, dan mudah tersinggung.
  • Perasaan yang sering digambarkan sebagai ingin “keluar dari tubuhnya”.
  • Dorongan ingin bunuh diri/tindak kekerasan lainnya.

Gejala umum lainnya termasuk, tetapi tidak terbatas pada:

  • Sensasi fisik subjektif seperti sengatan listrik atau arus listrik yang mengalir ke seluruh tubuh, perasaan berdegung atau bergetar, serangga merayap di bawah kulit, sensasi terbakar, dan lain-lain. 
  • Depersonalisasi-derealisasi, perasaan ingin keluar dari tubuh, seolah-olah mengamati dari luar, atau perasaan bahwa dunia ini tidak nyata, mirip dengan hidup dalam mimpi.
  • Kecemasan
  • Gejala yang terkait ADHD (kurang perhatian, impulsif, tekanan bicara)
  • Melukai diri sendiri tanpa bunuh diri. 

Akathisia sering salah didiagnosis sebagai:

  • Memburuknya penyakit mental yang sudah ada sejak lama
  • Munculnya penyakit mental baru
  • Gangguan neurologis fungsional (konversi, somatisasi, psikogenik)
  • Psikosis akut
  • Depresi yang gelisah
  • Agitasi psikomotor
  • Gangguan kecemasan umum
  • Gangguan panik
  • Sindrom kaki gelisah
  • Gangguan kepribadian
  • Gangguan bipolar
  • ADHD

Seberapa umum akathisia?

Gejela akathisia yang signifikan terjadi pada:

  • Sekitar 20% orang yang menggunakan antidepresan
  • Setidaknya 50% orang dengan antipsikotik dosis rendah
  • Hingga 80% atau lebih orang dengan dosis antipsikotik yang lebih tinggi
  • 5% atau lebih orang yang menggunakan doksisiklin, antibiotik lain, dan obat lain 

Jenis akathisia

Akathisia dapat diklasifikasikan berdasarkan durasi, seperti:

  • Akathisia akut, berlangsung kurang dari enam bulan
  • Akathisia kronis, gejala muncul lebih dari enam bulan, meskipun mungkin lebih ringan daripada saat onset 
  • Akathisia tardif, berkembang beberapa bulan setelah memulai obat
  • Akathisia penarikan, terjadi saat menghentikan obat

Jika Anda memiliki teman atau anggota keluarga yang baru-bari ini memulai antidepresan atau antipsikotik, atau bahkan antibiotik, Anda mungkini harus memperhatikan tanda-tanda akathisia. Masalnya terkadang sulit untuk dikenali pada orang lain karena mungkin tidak ada kegelisahan yang jelas. Namun, orang tersebut biasanya akan:

  • Terlihat tegang 
  • Tampak bingung dan sibuk
  • Menjadi cepat marah atau impulsif
  • Tampak bermasalah secara emosional

Jika masalah tersebut hanya muncul setelah menjalani pengobatan, atau bahkan menjadi lebih buruk sejak memulai pengobatan, mereka mungkin menderita akathisia. Konsultasikan dengan dokter atau psikiater Anda untuk mendapatan perawatan lebih lanjut. 

Manfaat Menggambar Bagi Kesehatan Mental, Ini Penjelasannya

  • December 24, 2020

Menggambar atau melakukan coret-coret ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan mental Anda. Meskipun Anda bukan seniman hebat, ternyata menggambar sesuatu dapat membuat mental Anda lebih sehat. 

Kreativitas dapat menggerakkan emosi Anda dan melepaskan ketegangan yang mungkin Anda miliki selama ini. Jadi, ambillah pensil dan kertas lalu mulailah menggambar. Nah, berikut penjelasan mengapa manfaat menggambar sangat baik untuk kesehatan mental Anda. 

Manfaat menggambar 

Menggambar adalah salah satu dalam menciptakan seni dalam mengurangi stres, mendorong pemikiran kreatif meningkatkan platisitas otak, dan memberikan manfaat kesehatan mental lainnya. Selain menggambar, corat-coret bisa menjadi salah satu awal mula untuk Anda mencoba menggambar. Berikut beberapa manfaat dari menggambar:

  • Kreativitas dan berpikir.  Seni dan gambar mendorong proses berpikir kreatif di otak Anda yang membuat Anda berpikir di luar kotak (out of the box). Ini memperkuat keterampilan pemecahan masalah Anda dan membantu memunculkan kreativitas yang mungkin tersembunyi di dalam diri Anda. 
  • Meredakan stres dan kecemasan. Menggambar bisa menjadi terapiutik pikiran dan jiwa Anda. Secara umum, menikmati menggambar dan seni juga bisa menjadi pereda stres karena membuat Anda lepas dari masalah yang sebenarnya. 
  • Peningkatan harga diri. Menyelesaikan gambar dapat memberi Anda rasa pencapaian dan melakukan ini sebagai hobi yang dapat membuat Anda menjadi seniman yang lebih baik. Menggambar dan melakukan lebih banyak latihan, pada gilirannya akan meningkatkan harga diri Anda. 
  • Perspektif. Ini memberi Anda perspektif yang berbeda tentang kehidupan. Dengan menggambar, Anda dapat mengekspresikan emosi dan pikrian Anda melalui visual di atas kertas. Dengan mengamatkarya seni orang lain, Anda terhubung dengan cara yang berbeda dari orang lain karena Anda mungkin memiliki perasaan yang berbeda terhadap karya tersebut. 
  • Empati. Dengan perspektif, melihat karya seniman akan memberi empati dan cinta. Kita semua mengkespresikan emosi dan pikiran kita dengan cara yang berbeda dan cara kita menfsirkan potongan-potongan itu akan memberi kita pemahaman yang berebeda tentang orang dan budaya. 

Bagaimana menciptakan seni yang meredakan stres

Kegiatan seperti menggambar, melukis, memahat, dan fotografi adalah hobi yang menenangkan dan bermanfaat yang dapat menurunkan tingkat stres Anda dan membuat Anda merasa jernih serta tenang secara mental.

Menciptakan seni dapat memberikan pengalihan perhatian, memberi otak Anda istirahat dari pikiran-pikiran biasa. rata-rata orang memiliki kira-kira 60.000 pikiran per hari dan 90% di antaranya persis sama, setiap harinya. 

Jadi, ketika Anda benar-benar tenggelam dalam upaya kreatif, Anda mungkin menemukan diri Anda dalam apa yang dikenal dengan zona nyaman atau keadaan yang mengalir begitu saja. Menciptakan seni melatih Anda untuk berkonsentrasi pada detail dan lebih memperhatikan lingkungan Anda. 

Bagaimana seni mempengaruhi otak?

Setiap kali Anda terlibat dalam aktivitas baru atau kompleks, otak Anda akan menciptakan hubungan baru antara sel-sel otak. Kemampuan otak Anda untuk menumbuhkan koneksi dan berubah sepanjang hidup Anda disebut plastisitas otak, atau neuroplatisitas. 

Menciptakan seni merangsang komunikasi antara berbagai bagian otak. Dengan cara ini, membaut karya seni dan menggambar terbukti dapat meningkatkan ketahanan psikologis dan emosional, membuat Anda lebih tahan terhadap stres. 

Bagaimana menarik bukan? Begitu banyak manfaat menggambar bagi kesehatan mental kita tentu membuat kita pun menjadi lebih sehat dan terus dapat berpikiran positif. Melakukan berbagai kegiatan seni atau kreativitas yang kita sukai tentu akan memberikan hal positif juga bagi kesehatan tubuh dan mental. Jadi, kapan Anda akan mulai menggambar? 

Sadari Gejala Dispepsia Fungsional Sejak Dini

Sadari Gejala Dispepsia Fungsional Sejak Dini

  • December 23, 2020

Masalah pencernaan oleh sebagian orang dianggap sepele dan dinilai bisa sembuh sendiri, meskipun tanpa pengobatan khusus. Namun, berhati-hatilah apabila Anda termasuk yang sering mengalami masalah pencernaan. Bisa jadi Anda tengah berada di kondisi dispepsia fungsional. 

Dispepsia fungsional merupakan istilah yang merujuk pada gangguan pencernaan yang terus berulang, namun tidak memiliki penyebab yang jelas. Penyakit ini umumnya akan berlangsung lama dan sangat mampu mengganggu beragam aktivitas rutin Anda. Dispepsia fungsional sendiri terjadi bukan karena adanya masalah struktur di saluran cerna Anda. 

Anda mungkin bingung bagaimana  suatu masalah pencernaan dapat dikatakan dispepsia fungsional atau bukan. Sebenarnya Anda hanya perlu melihat dari lama gejala yang menyertainya. Dispepsia fungsional umumnya akan diwarnai dengan gejala-gejala di bawah ini selama lebih dari satu bulan. 

  1. Mudah Kenyang

Orang-orang yang mengalami dispepsia fungsional umumnya akan mudah merasa kenyang, walaupun hanya makan dari porsi kecil. Rasa kenyang yang terasa tidak seperti kenyang pada umumnya. Rasa kenyang lebih mengarah ke perasaan kembung yang membuat Anda sulit untuk kembali memasukkan makanan ke mulut dan perut. 

  1. Sering Bersendawa 

Sendawa biasanya terjadi ketika lambung sudah terisi penuh. Namun pada penderita dispepsia fungsional, sendawa bisa terjadi kapan saja. Sendawa terjadi disertai rasa asam di mulut sebagai efek naiknya asam lambung. Jadi jika belakangan ini Anda sering bersendawa, waspadalah sebab bisa jadi itu merupakan gejala dini dispepsia fungsional. 

  1. Mual dan Muntah 

Seperti penyakit pencernaan lainnya, dispepsia fungsional juga akan diiringi gejala mual dan muntah. Ini karena asam lambung mudah naik sehingga mendorong cairan yang sudah masuk ke tubuh untuk keluar lagi. Rasa mual dan muntah umumnya akan terjadi tiap kali Anda menyantap sesuatu. 

  1. Penurunan Berat Badan 

Jangan senang dahulu apabila akhir-akhir ini Anda mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas. Besar kemungkinan Anda tengah menderita dispepsia fungsional. Pasalnya ketika terkena penyakit ini, nafsu makan Anda akan berkurang drastis sekaligus tidak bisa makan dalam porsi besar. Ditambah lagi adanya tekanan psikologis terkait gejala lain yang membuat Anda tidak nyaman. Alhasil, berat badan bisa turun, disertai kemungkinan kurangnya nutrisi harian yang dapat Anda peroleh. 

  1. Nyeri Perut 

Anda akan merasakan ketidaknyamanan di sekitar area perut. Bagian perut atas akan lebih sering mengalami nyeri apabila Anda menderita dispepsia fungsional. Jika rasa nyeri mulai terasa, cobalah tidur dengan posisi meringkuk guna meredakan gejala ini. 

  1. Feses Gelap 

Berhati-hatilah apabila Anda mendapati feses berwarna gelap atau bahkan kehitaman. Pada penderita dispepsia fungsional, masalah cerna yang terlalu lama bisa menimbulkan luka di saluran pencernaan hingga menimbulkan pendarahan. Hal ini berujung pada gelapnya warna feses Anda. Jadi jika feses sudah berwarna gelap, tidak ada salahnya mulai melakukan konsultasi ke dokter. 

  1. Sesak Napas 

Seringkali gejala yang ditampilkan oleh masalah pencernaan menyerupai penyakit lain yang berhubungan dengan kardiovaskular. Tidak terkecuali ketika Anda terkena dispepsia, besar kemungkinan lambat laun Anda akan merasakan gejala sesak napas yang mirip dengan gejala penyakit jantung. Segeralah ke rumah sakit sebab gejala ini menunjukkan ada masalah serius pada saluran pencernaan Anda. 

  1. Muntah Berdarah

Gejala ini juga akan muncul apabila status dispepsia fungsional Anda sudah termasuk parah. Anda akan sering muntah, meskipun tidak habis makan sesuatu. Tidak jarang saat muntah, ada darah yang ikut serta. Lagi-lagi pada saat ini, Anda mesti segera mendapatkan penanganan dokter. 

*** 

Mulai sekarang jangan remehkan gejala nyeri perut yang terkesan simpel. Pasalnya lama-kelamaan, gejala tersebut akan semakin berat dan membuat Anda semakin tidak nyaman. Memeriksakan diri ke dokter secara rutin dan menyampaikan segala keluhan akan menjadi cara yang tepat untuk mencegah dispepsia fungsional sedini mungkin.

simethicone obat maag

Simethicone

  • December 21, 2020

Simethicone merupakan jenis obat yang dapat mengatasi rasa tidak nyaman dan nyeri karena banyaknya gas di dalam saluran pencernaan seperti perut kembung. Obat simethicone bekerja dengan menghancurkan gelembung gas pada usus. Merek-merek obat simethicone yang dijual di Indonesia adalah Neolanta dan Gastulen.

Kemasan Obat Simethicone

Obat simethicone termasuk obat antiflatulensi dan dapat diperoleh baik melalui resep dokter maupun secara bebas di toko obat. Meskipun demikian, Anda perlu menggunakan obat tersebut dengan hati-hati. Obat tersebut tersedia dalam kemasan tablet kunyah dan suspensi.

Dosis Obat Simethicone

Jika Anda ingin menggunakan obat simethicone, Anda perlu gunakan dosis sesuai yang dianjurkan melalui kemasan obat tersebut. Setiap orang memiliki dosis yang berbeda-beda. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat tersebut. Berikut adalah dosis obat simethicone berdasarkan kondisi yang dialami pasien:

  • Perut kembung

Jika pasien berusia di bawah 2 tahun, maka dosisnya sebanyak 20 mg yang digunakan 4 kali sehari. Jika pasien berusia di antara 2 hingga 12 tahun, maka dosisnya sebanyak 40 mg yang digunakan 4 kali sehari.

Jika pasien anak berusia lebih dari 12 tahun, maka dosisnya sebanyak 40 hingga 250 mg yang digunakan setelah makan dan pada malam hari sebelum tidur. Jika pasien merupakan orang dewasa, maka dosisnya sebanyak 100 hingga 250 mg yang digunakan 3 hingga 4 kali sehari.

  • Kolik pada bayi

Jika bayi mengalami kondisi tersebut, maka dosisnya sebanyak 20 hingga 40 mg ketika waktunya makan.

Efek Samping Obat Simethicone

Sama seperti obat lain, obat simethicone dapat menimbulkan efek samping berupa diare, mual, muntah, ruam, pusing, dan kesulitan bernafas. Jika kondisi pasien memburuk atau mengalami efek samping lain, pasien sebaiknya hubungi dokter supaya kondisinya dapat ditangani lebih lanjut.

Jika Anda mengalami efek samping karena menggunakan obat simethicone dan ingin bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya jangan lupa beritahu dokter jika Anda pernah mengalami penyakit tertentu, khususnya jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Alergi.
  • Kehamilan.

Anda sebaiknya jangan mengkonsumsi obat simethicone jika Anda mengalami hipersensitivitas terhadap simethicone.

Pengaruh pada Tubuh Jika Dikonsumsi dengan Obat Lain

Sebagian obat dapat menimbulkan reaksi yang berbeda pada tubuh jika dikonsumsi secara bersamaan dengan obat simethicone. Ada baiknya jika Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apakah obat tersebut aman bagi tubuh Anda atau tidak. Dokter mungkin akan melakukan penyesuaian dengan mengurangi dosis obat tersebut atau menggantikannya dengan obat lain.

Contoh obat yang tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan obat simethicone adalah obat levothyroxine. Kedua obat tersebut dapat menurunkan penyerapan obat-obatan untuk tiroid.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya hubungi dokter. Jika Anda ingin bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis terhadap kondisi Anda dan menentukan pengobatan yang lebih cocok untuk mengatasi kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Obat simethicone merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan pasien untuk mengatasi perut kembung. Meskipun demikian, pasien perlu waspada terhadap penggunaannya karena dapat menimbulkan efek samping dan tidak dapat dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu. Untuk informasi lebih lanjut tentang obat simethicone atau perut kembung, pasien bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Kondisi Genetik, Epidermodysplasia Verruciformis

Kondisi Genetik, Epidermodysplasia Verruciformis

  • December 18, 2020

Epidermodysplasia verruciformis (EV) adalah kelainan bawaan yang langka yang mempengaruhi pasien terhadap infeksi human papillomavirus (HPV) yang meluas dan karsinoma sel skuamosa kulit.

Ketika epidermodysplasia verruciformis cukup parah untuk menyebabkan pertumbuhan seperti kulit kayu, kadang-kadang hal itu dalam bahasa sehari-hari disebut “sindrom manusia pohon”. Hal ini adalah istilah yang keliru karena alasan yang jelas, tetapi juga karena hal itu mempengaruhi pria dan wanita.

Kebanyakan orang bersentuhan dengan HPV pada suatu saat, dan epidermodysplasia verruciformis membahayakan fungsi kekebalan seseorang sehingga membuat mereka lebih mungkin mengembangkan infeksi.

Seiring berjalannya waktu, infeksi tersebut menyebabkan pertumbuhan kulit, seperti kutil virus dan bercak yang meradang dan berpigmen. Dalam kasus yang parah atau ekstrim, seseorang dapat mengalami pertumbuhan seperti kulit kayu.

HPV menular dan biasanya ditularkan melalui kontak kulit ke kulit. Seseorang bisa menularkannya meski tidak mengalami gejala. Epidermodysplasia verruciformis adalah kelainan genetik resesif autosom, yang berarti bahwa epidermodysplasia verruciformis adalah hasil dari mutasi di lokasi tertentu pada gen tertentu, dan orang tersebut mewarisi mutasi yang sama dari kedua orang tuanya.

Pada sekitar 10% kasus epidermodysplasia verruciformis, orang tua orang tersebut adalah kerabat. Jarang, kondisi ini dapat dikaitkan dengan jenis kelamin, dalam artian mutasi berkembang pada gen X atau Y, atau dapat menjadi dominan autosom, disebabkan oleh satu gen yang bermutasi. Selain itu, EV yang diperoleh telah berkembang pada orang dengan:

  • HIV
  • Limfoma
  • Transplantasi organ

Menurut Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD), epidermodysplasia verruciformis tampaknya terjadi karena mutasi kehilangan fungsi pada salah satu dari dua gen yang berdekatan, yang disebut EVER1 / TMC6 dan EVER2 / TMC8.

Gen ini membantu memfasilitasi pengangkutan seng dalam sel kulit. Seng, sementara itu, berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh Anda.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mutasi yang terkait dengan epidermodysplasia verruciformis dapat mempermudah virus untuk mengakses penyimpanan seng seluler.

GARD juga mencatat bahwa mutasi yang terkait dengan epidermodysplasia verruciformis tampaknya membuat orang sangat rentan terhadap infeksi HPV bentuk beta, yang biasanya tidak menyebabkan infeksi pada orang sehat.

Karena epidermodysplasia verruciformis adalah kondisi yang diturunkan, seseorang tidak dapat mencegahnya berkembang. Namun, Anda dapat mengambil langkah-langkah tertentu untuk mengurangi gejala dan membantu membatasi kemungkinan lesi menjadi kanker.

Meskipun tidak ada obat untuk epidermodysplasia verruciformis, beberapa obat, terapi, dan perubahan gaya hidup dapat membantu membuat gejala lebih mudah ditangani dan mengurangi kemungkinan komplikasi.

Orang yang mungkin memiliki epidermodysplasia verruciformis atau riwayat keluarga harus memberi tahu dokter, idealnya dokter kulit khusus, sesegera mungkin. Tujuannya untuk mengelola gejala dan mencegah komplikasi yang parah. Anda juga dapat memperoleh manfaat dari konseling genetik.

Sumber Omega-3, Inilah Manfaat Lobster untuk Anak-anak

  • December 17, 2020

Lobster biasanya diolah dengan cara direbus atau dikukus. Akan tetapi, lobster jarang diolah sebagai makanan rumahan. Kebanyakan masakan lobster ditemukan di rumah makan atau restoran mewah. Meskipun banyak sumber yang menyebutkan tentang bahaya lobster sebagai sumber kolesterol, namun ternyata kandungan gizi lainnya sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak. Lobster mampu membantu meningkatkan perkembangan otak anak, memperbaiki gangguan hiperaktifitas serta mencegah terjadinya anemia khususnya bagi remaja putri. 

Omega-3 lobster untuk perkembangan otak

Ikan dan jenis makanan laut lain seperti lobster, mengandung omega 3 yang penting bagi perkembangan otak anak. Omega-3 hanya ada pada beberapa bahan pangan saja. Sebanyak 85 gram lobster jenis wild spiny mengandung 200-500 mg omega-3. Sedangkan, lobster lain pada umumnya mengandung 200 mg omega-3. Akan tetapi, dibandingkan dengan ikan dan jenis makanan laut lain, lobster cenderung mengandung asam lemak yang lebih rendah. 

Sebuah studi menunjukkan, asam lemak omega-3 mampu meningkatkan fungsi otak, seperti kemampuan belajar, mengingat, dan perkembangan otaknya. Selain itu, dengan konsumsi omega-3 yang cukup, suasana hati anak bisa terkontrol. Berikut ini jumlah omega-3 yang dibutuhkan bayi dan anak setiap hari berdasarkan rentang umurnya:

  • Usia 0-1 bulan: 0,5 g
  • Usia 1-3 tahun: 0,7 g
  • Usia 4-9 tahun: 0,9 g

Saat masih dalam kandungan, janin membutuhkan omega-3 untuk perkembangan penglihatan dan pertumbuhannya. Jika ibu tidak mengonsumsi omega-3 dengan jumlah cukup, maka pertumbuhan janin akan terganggu.

Membantu mencegah kelainan hiperaktifitas pada anak

Kelainan hiperaktifitas yang dimaksud yaotu Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Kelianan ini biasanya terjadi pada anak yang melibatkan gangguan hiperaktifitas, impulsif atau bertindak spontan tanpa berpikir terlebih dahulu, serta susah fokus. Salah satu tanda perilaku impulsif pada anak yaitu seringnya mengerjakan tugas sekolah tanpa mempelajari petunjuknya terlebih dahulu. 

Berdasarkan beberapa studi yang dipublikasikan tahun 2017, omega-3 memperbaiki`daya ingat, perhatian, belajar, impulsifitas, serta hiperaktifitas pada anak. Penelitian lain menyebutka, konsumsi omega 3 sebanyak 1300 mg setiap hari akan memperbaiki kemampuan anak dalam memperhatikan sekitarnya pada penderita dan bukan penderita ADHD.

Orang tua bisa membiasakan diet omega-3 dengan menambahkan menu harian berupa lobster atau makanan laut lainnya. Alternatif lainnya, yaitu memberikan suplemen minyak  ikan secara rutin.

Membantu mencegah anemia 

Berdarakan data Kemenkes tahun 2018, sebanyak 23% remaja putri mengalami anemia. Jumlah penderita anemia pada remaja perempuan hampir 2 kali lipat dibandingkan anak laki-laki. Penyebab anemia pada remaja putri yaitu kekurangan zat besi. 

Dalam satu cangkir daging lobster atau setara dengan 145 gram mengandung 3% zat besi dari total kebutuhan hariannya. Selain itu, lobster juga kaya akan mineral berupa tembaga dan seleniumnya.

Mineral mangan bekerja sama dengan zat besi untuk menghasilkan sel darah merah. Anemia terjadi ketika seseorang kekurangan sel darah merah atau sel darah merah dalam tubuhnya tidak berfungsi sempurna. Lobster merupakan salah satu bahan pangan dengan kandungan mangan paling tinggi dibandingkan bahan pangan lainnya. 

Hati-hati risiko alergi

Makanan laut merupakan penyebab alergi paling umum. Hindari konsumsi lobster jika terdapat anggota keluarga lain yang terbukti alergi terhadap makanan laut. Anda perlu waspada jika muncul gejala umum seperti berikut ini:

  • Gatal
  • Bengkak
  • Kesulitan bernapas
  • Mulut tidak nyaman
  • Muntah
  • Diare

Manfaat lobster untuk anak-anak memang banyak, akan tetapi segera hentikan konsumsi lobster dan periksakan ke dokter jika muncul gejala alergi.

Inilah Tanda-tanda Gagal Ginjal Akut dan Penyebabnya

  • December 17, 2020

Gagal ginjal akut merupakan kondisi kerusakan ginjal yang terjadi secara mendadak dan berkembang selama beberapa jam atau beberapa hari saja. Kondisi ini paling sering terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit, terutama mereka yang dalam keadaan kritis atau membutuhkan perawatan intensif. 

Penyebab gagal ginjal akut

Penyakit gagal ginjal akut terjadi ketika ginjal tiba-tiba tidak mampu menyaring ginjal dengan baik. Hasillnya, zat yang harusnya dibuang akan menumpuk dan menyebabkan ketidakseimbangan cairan di dalam tubuh. Gagal ginjal akut juga memengaruhi otak, jantung, serta paru-paru sehingga fungsinya pun ikut terganggu. Berikut merupakan kondisi yang menyebabkan gagal ginjal akut:

  1. Penyakit atau kondisi yang berisiko menghambat aliran darah ke ginjal

Beberapa penyakit atau kondisi tersebut diantaranya:

  • Kehilangan darah atau cairan tubuh
  • Obat tekanan darah
  • Serangan jantung
  • Penyakit jantung
  • Infeksi
  • Gagal hati
  • Penggunaan aspirin, ibuprofen, naproxen sodium, atau obat-obatan sejenisnya
  • Reaksi alergi parah atau anafilaksis
  • Luka bakar parah
  • Dehidrasi berat 
  1. Kerusakan ginjal

Beberapa penyakit atau gangguan berikut ini mampu menyebabkan kerusakan ginjal sehingga terjadi gagal ginjal akut:

  • Penggumpalan darah di pembuluh darah sekitar ginjal
  • Penumpukan kolesterol yang menghalangi aliran darah ke ginjal
  • Peradangan ginjal atau glomerulonefritis
  • Sindrom uremik hemolitik yang diakibatkan kerusakan dini sel darah merah
  • Infeksi 
  • Lupus
  • Pengobatan tertentu, misalnya kemoterapi, pemberian antibiotik, atau zat yang disuntikkan atau ditelan untuk pemindaian organ tubuh
  • Kelainan darah
  • Keracunan logam berat atau kokain
  • Kerusakan jaringan otot
  • Kerusakan sel tumor
  1. Penyumbatan urin di ginjal

Penyakit dan gangguan yang menghalangi keluarnya urin dari tubuh dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Berikut ini beberapa jenis penyakit dan gangguan tersebut:

  • Kanker kandung kemig
  • Pembekuan darah di saluran urin
  • Kanker serviks
  • Kanker usus besar
  • Pembesaran prostat
  • Kanker prostat
  • Batu ginjal
  • Kerusakan saraf yang mengontrol kandung kemih

Tanda-tanda gagal ginjal akut

Pada dasarnya, tanda-tanda gagal ginjal akut muncul berdasarkan penyakit utamanya. Bahkan, beberapa kasus tidak menunjukkan adanya tanda-tanda tersebut. Akan tetapi, berikut ini merupakan tanda-tanda secara umum:

  • Jumlah urin sedikit
  • Bengkak di bagian tangan, kaki, dan sekitar mata
  • Kelelahan
  • Napas pendek
  • Pusing
  • Mual
  • Kejang
  • Sesak atau sakit dada

Gagal ginjal tingkat parah bisa menyebabkan pasien mengalami koma. Dialisis mungkin diperlukan untuk membantu menggantikan fungsi ginjal hingga benar-benar pulih. Hal ini juga dilakukan agar tidak terjadi penyakit komplikasi lainnya.

Bagaimana cara mencegahnya?

Gagal ginjal akut merupakan kondisi yang sulit diprediksi dan dicegah. Akan tetapi, terdapat beberapa cara yang dilakukan untuk merawat kesehatan ginjal Anda.

Perhatikan label kemasan obat penghilang nyeri yang dijual bebas tanpda resep atau over the counter. Penggunaan obat penghilang nyeri dalam jangka waktu panjang meningkatkan risiko gagal ginjal akut. Terlebih jika sebelumnya Anda telah memiliki penyakit ginjal, diabetes, atau hipertensi. Apabila menderita penyakit-penyakit tersebut, patuhi anjuran dokter dengan melakukan perawatan dan pengobatan. Salah satu yang mungkin sulit dilakukan yaitu mengonsumsi makanan sesuai dengan diet penyakit tersebut. 

Gagal ginjal akut mungkin saja terjadi pada orang yang tidak sedang berada di rumah sakit. Pola hidup yang tidak sehat menjadi faktor risiko terjadinya penyakit tersebut. Oleh karena itu, lakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur, konsumsi makanan sesuai dengan Prinsip Gizi Seimbang, serta hindari konsumsi alkohol. 

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Gangguan Jiwa

  • December 17, 2020

Gangguan jiwa merupakan kondisi gangguan pemikiran dan perilaku seseorang yang menyebabkannya tidak dapat mengatasi tuntutan dan rutinitas hidup. Penyakit gangguan jiwa sendiri sangat banyak jenisnya seperti depresi, demensia, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, dan lain sebagainya. Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai penyebab, gejala, hingga cara mengatasi gangguan jiwa yang dialami oleh seseorang. 

Penyebab dan faktor risiko gangguan jiwa 

Penyebab gangguan jiwa belum diketahui secara tepat hingga saat ini. Akan tetapi, gangguan jiwa berkaitan dengan stres berlebihan karena situasi tertentu atau serangkaian peristiwa tertentu. Gangguan jiwa dipercaya muncul akibat kombinasi dari faktor biologis, psikologis, dan lingkungan seseorang. Selain itu, terdapat beberapa kondisi tertentu menyebabkan risiko seseorang mengidap gangguan jiwa meningkat. Berikut beberapa faktor risiko tersebut. 

  • Cedera otak traumatis
  • Memiliki sedikit teman
  • Terisolasi dan kesepian 
  • Genetik 
  • Faktor biologis
  • Kondisi medis serius
  • Penyalahgunaan narkoba atau alkohol
  • Janin yang terpapar virus atau zat kimia beracun
  • Traumatis
  • Stres berat

Gejala gangguan jiwa 

Orang yang mengalami gangguan jiwa biasanya akan menunjukkan beberapa gejala umum. Meski demikian, gejala spesifik akan mengikuti tergantung jenis gangguan jiwa atau mental yang dialami. Berikut ini beberapa tanda pada orang yang menderita gangguan jiwa. 

  • Penarikan diri atau isolasi dilakukan oleh penderita untuk menghabiskan waktu sendiri. Umumnya, penderita akan mulai kehilangan minat terhadap berbagai halyang sebelumnya disukai. 
  • Perubahan suasana hati terjadi dengan cepat, tak menentu, dan tanpa sebab yang jelas. Penderita dapatmerasa cemas, marah, menangis, bahagia berlebihan dalam waktu dekat.  
  • Perubahan kepribadian menjadi salah satu gejala umum yang muncul. Penderita gangguan jiwa akan berperilaku dan bertindak aneh yang terkadang bahkan tidak masuk akal. 
  • Penderita akan merasa putus asa akan hidup yang dianggap sulit. 
  • Tidak logis dan berlebihan juga dialami oleh penderita gangguan jiwa. Umumnya mereka bisa mengalami halusinasi, meyakini sesuatu tanpa bukti, dan berandai-andai secara berlebihan. 
  • Penderita akan mengabaikan kebersihan dan kerapian diri. Penderita juga bisa tidak peduli pada kesehatan fisiknya sehingga berisiko berperilaku kekerasan, menggunakan narkoba, dan menyalahgunakan alkohol. 

Cara mengatasi gangguan jiwa 

Untuk mengatasi gangguan jiwa pada seseorang diperlukan berbagai cara dan tahapan. Berikut penjelasan lebih lengkapnya. 

  1. Melakukan pemeriksaan untuk mendapat diagnosis 

Pemeriksaan meliputi berbagai rangkaian yaitu pengecekan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, tes laboratorium, dan evaluasi psikologis. Kesemuanya itu nantinya akan digunakan untuk mendapatkan diagnosis akhir. 

  1. Terapi sesuai kebutuhan 

Setelah mendapat diagnosis maka akan diketahui jenis gangguan jiwa yang dialami oleh seseorang. Hal tersebut kemudian menentukan terapi yang perlu dijalani untuk mengatasi gangguan jiwa seseorang. Misalnya , orang yang mengalami gangguan jiwa berupa gangguan kepribadian dependen akan diberikan terapi perilaku kognitif. 

  1. Pemberian obat-obatan pendukung 

Pemberian obat-obatan mungkin dilakukan untuk mengurangi berbagai gejala yang ada. Selain itu, beberapa gangguan jiwa juga bisa memunculkan gejala sakit secara fisik seperti mual dan sakit kepala. Obat-obatan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan penderita gangguan jiwa. Misalnya, obat antidepresan akan diberikan pada pasien yang mengalami gejala berupa depresi. 

Untuk mencegah terjadinya gangguan jiwa, beberapa cara dapat Anda terapkan. Anda perlu meluangkan waktu untuk diri sendiri terutama ketika Anda sangat sibuk dan berisiko mengalami stres. Selain itu, Anda juga harus memenuhi kebutuhan tubuh seperti beristirahat dengan cukup, olahraga teratur, serta mengatur pola makan. Hal lain yang tidak kalah pentingnya yaitu melatih kemampuan diri untuk mengelola stres sehingga Anda dapat mencegah menderita gangguan jiwa.