Ketaui Penyebab Bisul dan Cara Mencegahnya

Ketaui Penyebab Bisul dan Cara Mencegahnya

  • October 7, 2021

Bisul adalah tonjolan yang terjadi akibat infeksi kulit dan menyebabkan nyeri. Bisul dapat dialami oleh siapa saja baik itu pria maupun wanita, tua maupun muda. Penyebab bisul ada berbagai faktor, salah satunya adalah infeksi Staphylococcus aureus. Selain itu, Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) juga bisa jadi penyebab bisul. Untuk mengatasi ini, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasari timbulnya bisul. 

Apa Itu Bisul?

Bisul merupakan infeksi yang terjadi di dalam folikel rambut. Oleh karena itu, bisul dapat terjadi di mana pun, tetapi umumnya ditemukan di area:

  • wajah
  • ketiak
  • paha
  • pantat
  • daerah kemaluan

Bisul terjadi di folikel rambut dan sehingga menimbulkan benjolan hingga ke permukaan kulit. Benjolan ini berisi nanah. Jika infeksi menyebar ke folikel rambut, bisul diklasifikasikan sebagai carbuncle yang merupakan kumpulan bisul.

Bisul carbuncle sering ditemukan di bagian bahu, pinggul, belakang leher, dan area paha, terutama pada pria paruh baya atau lanjut usia. Selain itu, penderita diabetes juga lebih rentan mengalami carbuncle.

Penyebab bisul, apa saja?

Penyebab bisu yang utama adalah infeksi yang terjadi di folikel rambut. Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena bisul jika Anda:

  • Pernah bersentuhan dengan seseorang yang terinfeksi bakteri staph
  • sistem kekebalan tubuh yang lemah 
  • menggunakan barang secara bersama dengan penderita yang terinfeksi bisul
  • diabetes
  • eksim

Haruskah berkonsultasi dengan dokter?

Segera ke dokter jika bisul Anda tidak kunjung sembuh dengan gejala berikut:

  • Bisul terjadi di wajah atau dekat mata sehingga memengaruhi penglihatan Anda
  • Bisul terasa sangat menyakitkan dan parah 
  • Bisul disertai dengan demam tinggi
  • Bisul semakin besar meskipun sudah diobati di rumah
  • Bisul Anda tidak kunjung sembuh dalam waktu 2 minggu 

Bagaimana Cara Mencegah Tertular Bisul?

  • Untuk mencegah infeksi infeksi bisul dan mencegah bisul semakin parah, Anda harus menjaga kebersihan dan merawat area yang terinfeksi.
  • Sering mencuci tangan sebelum beraktivitas apa pun. 
  • Jangan menyentuh area yang terinfeksi.
  • Jangan menggunakan barang bersamaan, seperti handuk atau pisau cukur..
  • Tutup luka bisul dengan perban bersih.
  • Jangan mencoba memecahkan atau menusuk bisul menggunakan alat tajam karena dapat memperparah infeksi. 
  • Cuci area bisul dengan lembut dan sering menggunakan waslap atau kapas.

Cara Mengobati Bisul yang Benar, Seperti Apa?

Sebenarnya, bisul dapat sembuh dengan sendirinya seiring waktu, biasanya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Namun, untuk mempercepat proses pengeringan bisul, Anda dapat menggunakan obat topikal dan mengompres area bisul dengan air hangat. 

Bisul kecil biasanya dapat diobati dengan mengompres menggunakan air hangat selama 20 hingga 30 menit. Dilakukan sebanyak 3 atau 4 kali sehari. Setelah itu, bisul akan mengering dengan sendirinya. Setelah itu, tutup dengan perban bersih untuk melindungi kulit. Cuci area yang terkena setiap hari dengan sabun antibakteri untuk mencegah penyebaran infeksi.

Sementara itu, bisul besar dapat diobati dengan antibiotik. Dalam beberapa kasus, dokter akan mengeringkan area yang terinfeksi melalui sayatan kecil. Dengan demikian, rasa sakit akan berkurang dan mempercepat penyembuhan. Namun, harus dilakukan oleh dokter. 

Setelah itu, dokter akan memberikan strip atau kain kasa steril. Kasa dapat membuat sayatan bekas bisul tetap mendapat udara, sehingga tidak lembap. Anda mungkin perlu kembali ke dokter beberapa kali untuk mengganti perban dan memeriksa perkembangan bisul Anda. 

Jangan memencet bisul atau mengeluarkan nanah bisul sendiri di rumah tanpa pengawasan dokter karena dapat meningkatkan penularan ke area lain. Pastikan untuk menjaga area tersebut tetap bersih dan ditutup dengan perban steril.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*