Penyebab dan Cara Mengobati Cantengan Tanpa Operasi

  • April 14, 2021

Apakah cantengan bisa sembuh sendiri? Cara mengobati cantengan bergantung dari keparahannya, ada penangan yang bisa dilakukan di rumah apabila kondisinya ringan, namun jika sudah terlalu parah maka harus dilakukan tindakan medis.

Cara mengobati cantengan di jari tangan

Cantengan merupakan kondisi yang sering terjadi. Ditandai dengan tumbuhnya salah satu sisi kuku atau ujung kuku ke dalam daging di sekitar kuku, seringnya terjadi di jempol kaki.

Penyebab Cantengan

Cantengan bisa disebabkan oleh banyak hal. Cara mengobati cantengan yang tepat harus dilakukan agar menghindari infeksi, biasanya ditandai dengan kondisi yang semakin parah, misalnya mulai bernanah.

Kondisi ini bisa terjadi baik pada pria maupun wanita, lebih umum terjadi pada orang yang sering berkeringat di kaki, seperti para remaja. Lansia juga berisiko tinggi cantengan karena kuku mereka menebal seiring bertambahnya usia. 

1. Keturunan

Cantengan juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Banyak orang yang cenderung mengalami cantengan yang diturunkan dari salah satu atau kedua orangtua.

2. Pakai alas kaki terlalu ketat

Menggunakan alas kaki dan kaos kaki yang terlalu pendek atau ketat bisa menyebabkan situasi yang tepat untuk memunculkan cantengan. Inilah sebabnya anak muda dan remaja sering mengalaminya, sebab pertumbuhan yang pesat dan adanya perubahan tubuh membuat mereka menunda untuk mengganti ukuran sepatu mereka.

3. Trauma dan cedera

Berulang kali memberikan tekanan pada kaki, misalnya melakukan aktivitas atletik yang keras seperti balet, sepak bola, sepak tinju, lari, dan rugby meningkatkan risiko mengalami cantengan. Tidak sengaja menjatuhkan sesuatu yang berat di atas jempol kaki juga bisa menjadi penyebabnya. 

4. Memotong kuku terlalu pendek

Merupakan penyebab yang paling umum, memotong kuku terlalu pendek membuat kulit disamping kuku menjadi terlipat. Tidak perlu memotong sampai pendek, potong sedikit saja agar tidak melebihi kulit dan terlalu panjang. 

5. Pedikur

Banyak orang yang melakukan pedikur justru berakhir dengan cantengan karena petugasnya tidak ahli atau terlalu agresif memotong kuku. 

6. Sirkulasi yang buruk

Orang dewasa yang memiliki sirkulasi darah ke jantung yang kurang baik lebih rentan mengalami cantengan. Memiliki penyakit diabetes, jantung, atau riwayat panjang merokok, serta tidak menjaga kebersihan kaki dengan baik juga berisiko tinggi cantengan.

Gejala Cantengan

Terkadang kita baru menyadari mengalami cantengan setelah ada rasa nyeri di jari. Namun ada beberapa tanda dan gejala lainnya yang bisa kamu perhatikan, seperti kulit di dekat kuku jadi lebih lembek, bengkak, atau keras, terasa sakit bila ditekan, dan ada cairan yang menumpuk di sekitar jari.

Apabila cantengan sudah mulai terinfeksi, akan muncul gejala seperti kulit yang membengkak dan memerah, rasa nyeri, pendarahan, bernanah, tumbuh kulit baru di sekitar jari. Segera tangani cantengan secepat mungkin untuk menghindari kemungkinan terjadinya infeksi. 

Cara Mengobati Cantengan di Rumah

Tidak semua cara mengobati cantengan harus dibawa ke rumah sakit, Anda juga bisa menanganinya tanpa operasi dengan bantuan bahan-bahan alami yang ada di rumah. 

Akan tetapi jika Anda sudah mengobatinya sendiri di rumah dan tidak membaik atau malah muncul infeksi, berarti sudah harus dioperasi. Hentikan pengobatan dan segera periksakan ke rumah sakit. 

1. Rendam dengan air hangat dan sabun

Merendam kaki yang cantengan bisa mengurangi bengkak dan nyeri. Rendam kaki di air hangat yang diberi sabun selama 10 menit. Lakukan sebanyak tiga kali sehari, bisa menambah garam Epsom untuk menambah sensasi rileks.

2. Rendam dengan cuka apel

Cuka apel merupakan obat tradisional yang banyak digunakan sejak dulu hingga sekarang, termasuk untuk mengatasi cantengan. Cuka apel dipercaya mengandung kemampuan antiseptik, anti-inflamasi, dan pereda nyeri.

Siapkan baskom atau ember besar, campur 1/4 cangkir cuka apel dengan air hangat. Rendam kaki yang mengalami cantengan selama 20 menit tiap hari, jangan lupa keringkan setelahnya.

3. Menggunakan obat oles

Kini sudah banyak dijual beberapa obat oles berbentuk salep atau krim untuk membantu menyembuhkan dan mengurangi risiko infeksi pada cantengan. Oleskan obat tersebut di jari yang mengalami cantengan sesuai instruksi, biasanya tiga kali sehari.

4. Pakai sepatu dan kaos kaki yang nyaman

Jangan gunakan sepatu, kaos kaki, dan stoking yang terlalu ketat, pakai yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki. Sepatu yang pas dan baik adalah yang masih memiliki ruang sisa di depan jemari kaki. 

Selama proses penyembuhan, hindari menggunakan sepatu dan gunakanlah sandal untuk membatasi tekanan pada jemari kaki. Ini adalah salah satu cara mengobati cantengan yang mudah dan bahkan bisa menghindari terjadi lagi ke depannya.

5. Menggunakan obat

Obat-obatan seperti asetaminofen bisa membantu mengurangi nyeri akibat cantengan dan ibuprofen jika terjadi bengkak. Anda bisa membelinya di apotek dan konsumsi sesuai instruksi.

6. Menggunakan alat pelindung

Anda juga bisa menggunakan pelindung jemari kaki atau “behel” jemari kaki. Pelindung jemari kaki atau toe protector biasanya berbentuk cincin yang berada di sekitar area cantengan atau menutupi seluruh jari.

Sedangkan “behel” kaki atau toe brace biasanya terbuat dari bahan yang tipis dan menempel di atas jemari kaki. Toe brace akan melindungi kaki dari tumbuhnya kuku yang abnormal. 

7. Menggunakan obat antibiotik

Obat antibiotik biasanya diresepkan oleh dokter apabila cantengan sudah mulai terinfeksi atau Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah. Beberapa antibiotik yang kerap digunakan untuk mengobati cantengan adalah ampicillin, amoxicillin, dan vancomycin. 

Cara mengobati cantengan memang banyak yang mudah dilakukan di rumah. Akan tetapi, terlambat menangani atau mengabaikan bisa menyebabkan infeksi yang berujung tidak baik, di mana harus dilakukan tindakan medis seperti operasi.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*