Ragam Larangan Makanan untuk Penderita Pendarahan Lambung

  • August 5, 2020
ragama larangan makanan untuk penderita pendarahan lambung

Sistem pencernaan manusia termasuk kompleks. Ada begitu banyak organ, senyawa, dan lain sebagainya yang mendukung kerja sistem pencernaan manusia. Makanan dan minuman memiliki peran vital dalam situasi ini. Salah-salah, apa yang kita konsumsi bisa menyebabkan masalah pada sistem pencernaan, termasuk salah satunya adalah pendarahan lambung.

Kendati tidak berhubungan secara langsung, tetapi pola konsumsi memiliki andil dalam kondisi pendarahan lambung. Sebagai gambaran saja, makanan yang tidak cocok bisa memicu tukak lambung. Sementara tukak lambung adalah salah satu faktor terbesar yang memicu pendarahan lambung. 

Perlu kiranya diketahui bahwa pendarahan pada lambung bukan termasuk jenis penyakit. Kondisi ini merupakan gejala atau komplikasi dari gangguan atau penyakit lain. Oleh karenanya, penting kiranya untuk memiliki informasi terkait apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita atau untuk mencegah terjadinya pendarahan lambung.

  • Makanan yang Tinggi Kandungan Gas

Makanan yang mengandung gas merupakan musuh terbesar bagi mereka yang memiliki gangguan pada lambungnya. Makanan jenis ini menyebabkan penumpukan gas dalam lambung, membuat perut mudah kembung, dan menimbulkan rasa begah. Beberapa jenis makanan yang disinyalir tinggi gas adalah sawi, kol, pisang ambon, kedondong, nangka, dan buah-buahan yang melalui proses pengeringan.

  • Minuman Bersoda

Minuman bersoda kedudukannya sama seperti makanan tinggi kandungan gas. Mengonsumsinya juga akan membuat produksi gas dalam lambung menjadi berlebih. Tingginya kandungan gas di dalam lambung menjadi faktor yang kerap membuat sistem pencernaan seseorang terganggu.

  • Pemicu Asam Lambung

Orang yang menderita pendarahan lambung harus berhati-hati dengan segala hal yang dapat memicu asam lambung. Kafein dalam kopi, minuman beralkohol dengan kadar 5 hingga 20 persen, anggur putih, sari buah sitrus, dan aneka buah yang sifatnya asam, seperti jeruk nipis berpotensi menyebabkan peradangan di lambung yang pada akhirnya bisa membuat pendarahan lambung pula.

  • Makanan yang Sulit Dicerna

Makanan yang sulit dicerna akan membuat lambung harus bekerja ekstra dan berakibat pada produksi gas berlebih. Kondisi ini bisa membuat tukak lambung semakin parah. Jenis makanan yang termasuk dalam kategori ini adalah keju, kue tar, dan makanan berlemak seperti gorengan atau makanan bersantan.

  • Makanan Perusak Dinding Lambung

Hati-hati dengan makanan pedas jika tak ingin mengalami pendarahan lambung. Pasalnya, makanan pedas memiliki sifat merusak dinding lambung. Kondisi ini membuat tukak lambung alami semakin buruk. Selain makanan pedas, jenis makanan yang memiliki sifat merusak dinding lambung adalah cuka, merica, dan bumbu yang sifatnya asam.

Meski banyak dari makanan atau minuman yang masuk ke dalam daftar “berbahaya”, bukan berarti penderita pendarahan lambung tak bisa mengonsumsinya sama sekali. Mereka masih boleh memakan atau meminumnya, asalkan dengan jumlah yang aman.

Adapun makanan yang justru baik untuk kesehatan pencernaan para penderita gangguan lambung adalah segala hal yang terbuat dari gandum atau biji-bijian. Ini lantaran bahan itu mengandung serat baik pada tubuh dan dapat ditolerir kandungannya untuk dicerna lebih dalam pada lambung.

Selain itu makanan yang kaya akan protein juga dinilai baik untuk kesehatan lambung. Lebih lanjut, jika kondisi lambung Anda tak sesehat yang lain, Anda harus memperhatikan banyak hal, mulai dari makan tepat waktu, konsumsi obat yang rutin, dan tidak makan dalam jumlah yang berlebihan. 

Semua itu bertujuan agar kondisi lambung Anda tetap baik-baik saja dan tidak memicu kondisi-kondisi lain yang berbahaya, termasuk pendarahan lambung.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*