Tips Aman Menggunakan Tisu Basah Anti Bakteri dan Desinfektan

  • April 29, 2021
Tisu Basah Anti Bakteri

Selain hand sanitizer, kini penggunaan tisu basah anti bakteri dan tisu basah desinfektan sudah cukup populer. Selain manfaatnya yang efektif membunuh kuman, bakteri dan juga virus, tisu basah jenis ini juga memiliki bentuk yang compact, praktis, dan bisa digunakan untuk membersihkan permukaan benda.

Tisu basah anti bakteri yang diperjualbelikan di pasaran biasanya tidak mengandung alkohol, untuk itu aman digunakan oleh bayi dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Namun, tisu basah jenis ini hanya bisa membunuh bakteri dan kuman saja, belum bisa digunakan untuk membunuh virus.

Apabila kamu membutuhkan tisu basah yang bisa membunuh virus, kamu bisa membeli tisu basah antiseptik atau desinfektan yang memiliki kandungan alkohol yang lumayan tinggi. 

Agar terhindar dari bakteri maupun virus, berikut ini tips menggunakan tisu basah antibakteri atau tisu basah antiseptik yang wajib kamu tahu. 

Periksa kandungan

Sebelum menggunakan tisu basah anti bakteri atau tisu basah desinfektan, sebaiknya kamu melihat dulu kandungan yang ada di dalamnya. 

Apabila kamu akan membeli tisu basah anti bakteri khusus bayi, pastikan kandungan di dalam tisu basah tersebut bebas alkohol dan dilengkapi dengan formula food grade. Sehingga, saat tisu basah tersebut tidak sengaja tertelan oleh anak, tidak berbahaya. 

Apabila kamu menggunakan tisu basah desinfektan, pastikan kandungan alkoholnya juga tidak terlalu tinggi dan aman untuk manusia. Sebab, tidak semua desinfektan aman untuk manusia. 

Hindari menyentuh benda yang baru saja dibersihkan

Untuk bekerja secara maksimal, kandungan desinfektan pada tisu basah memerlukan waktu tertentu. 

Menurut para ahli, agar bisa bekerja maksimal, desinfektan harus berada di permukaan benda selama 5-10 menit. Sebaiknya hindari langsung menyentuh permukaan benda setelah dibersihkan dan tunggu beberapa saat. 

Setelah itu, keringkan sisa-sisa cairan dari tisu basah anti bakteri atau desinfektan agar tidak menjadi racun saat tertelan. 

Tetap gunakan sabun dan air

Meskipun tisu basah anti bakteri dan tisu basah desinfektan memiliki kandungan yang ampuh membunuh bakteri, kuman, dan juga virus, sebaiknya jangan gunakan produk ini sebagai pembersih utama khususnya untuk membersihkan tangan.

Produk ini bisa digunakan ketika kita tidak menemukan air atau sabun untuk mencuci tangan. Ketika mau makan atau setelah memegang sesuatu, lebih baik segera mencucinya dengan sabun dan air bersih agar virus dan bakteri benar-benar hilang. 

Simpan dengan rapat

Tisu basah anti bakteri dan tisu basah desinfektan terdiri dari kandungan air dan juga alkohol. Oleh sebab itu, setelah penggunaan pastikan kamu menutup tisu basah dengan rapat. 

Apabila kurang rapat bisa menyebabkan tisu basah jadi kering, sehingga kandungan yang berfungsi untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus pun akan menguap dan hilang. 

Hindari menyimpan tisu basah desinfektan pada tempat dengan suhu yang panas atau dingin, karena bisa menyebabkan alkohol hancur dan tidak bisa membasmi virus. 

Gunakan tisu basah sesuai dengan petunjuk 

Sebaiknya ikuti petunjuk penggunaan yang ada pada kemasan tisu basah anti bakteri dan juga tisu basah yang mengandung disenfektan. 

Hindari terlalu sering membersihkan benda dengan tisu basah anti bakteri atau tisu basah yang mengandung desinfektan. Hal ini bisa meningkatkan jenis bakteri yang kebal dengan antibiotik. Oleh sebab itu gunakan produk tisu basah ini seperlunya saja dan sebaiknya gunakan sabun serta air yang mengalir. 

Itu dia beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat menggunakan tisu basah anti bakteri atau tisu basah desinfektan. Tetap waspada dan selalu jaga kebersihan!

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*