Tips Memilih Tisu Bayi Basah

  • September 11, 2020

Salah satu perlengkapan yang diperlukan orang tua yang baru memiliki anak adalah tisu bayi, khususnya yang basah. Hal ini dikarenakan hampir setiap saat pasti digunakan, terutama saat membersihkan buah hati ketika mau ganti popok. Sekalipun demikian, para orang tua tidak bisa asal memilih tisu basah yang mau digunakan.

Hal ini lantaran bagi bayi yang kulitnya sensitif, menggunakan tisu basah bisa saja menimbulkan efek negatif. Dampak tersebut bisa disebabkan oleh reaksi kulit terhadap bahan-bahan iritatif yang terkandung dalam tisu basah, seperti pewangi, alkohol, dan detergen.

Tisu bayi yang mengandung bahan pengawet dan iritatif bisa memicu munculnya reaksi, seperti gatal-gatal, pengerasan kulit, bengkak, ruam, lecet, melepuh, bahkan kulit menjadi bersisik. Untuk areanya sendiri, biasanya di sela-sela jari, bokong, dan sekitar kelamin. Jika buah hati memunculkan reaksi alergi, sangat disarankan orang tua menggantinya dengan air hangat saja untuk membersihkan anaknya.

Lalu, bagaimana caranya memilih tisu bayi yang aman?

Pertama, merujuk dari penamaannya yang merupakan tisu basah, itu artinya produk harus mengandung air di dalamnya. Hal ini menjadi penting karena bila tidak cermat, orang tua malah menemukan tisu basah yang basahnya karena alkohol, bukan air.

Kedua, yang perlu diperhatikan dalam memilih tisu basah adalah memastikan tisu bayi tersebut tidak mengandung alkohol. Tisu yang mengandung alkohol tentunya sangat berbahaya bagi bayi, terutama yang baru lahir. Sebab, tisu berbahan alkohol bisa membuat kulit bayi mengalami iritasi.

Ketiga, jangan menggunakan tisu basah yang mengandung pewangi atau parfume. Hal ini ditekankan karena di pasaran, banyak produsen tisu basah yang menambahkan pewangi di produknya. Tisu jenis tersebut biasanya diperuntukan untuk orang dewasa. Tetapi, untuk anak yang baru lahir, tisu bayi yang mengandung pengharum tidak bisa digunakan.

Keempat, dalam memilih tisu basah untuk bayi pastikan bahannya aman untuk buah hati. Selain bahan, tentu kualitas secara menyeluruh perlu diperhatikan. Lalu, bagaimana parameter tisu basah yang aman? Tentunya adalah jenis tisu yang berbahan lembut dan tak mudah rusak.

Kelima, terkait kualitas, dalam memilih tisu bayi yang berbahan basah, orang tua perlu memastikan produk yang dipilih sudah teruji secara klinis bahwa tisu basah yang digunakan anti alergi atau hypoallergenic. Hal ini mengingat kulit bayi yang sensitif sangat rentan terkena alergi.

Keenam, tisu basah yang baik untuk bayi adalah tisu yang tidak mengandung bahan pemutih. Untuk merek-merek ternama yang sudah tercatat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), biasanya produk-produknya tidak mengandung bahan pemutih. Hal ini berbeda dengan tisu basah yang belum teregistrasi BPOM.

Ketujuh, dalam menentukan tisu bayi, ada baiknya para orang tua memilih sesuai kebutuhan. Memang tidak ada yang salah jika satu tisu basah digunakan untuk semua keperluan sang buah hati. Tetapi, tidak ada salahnya juga menggunakan tisu sesuai dengan kegunaannya. Hal ini karena ada varian tisu yang kandungannya dikhususkan untuk hal-hal tertentu, seperti khusus mengganti popok atau khusus membunuh kuman.

Kedelapan, yang tidak kalah penting adalah memilih tisu basah yang penutupnya rapat. Sering kali kita temukan tisu basah untuk bayi penutupnya flip-up yang menyebabkan mudah dibuka dan tutup. Ada juga jenis yang isi ulang. Dalam memilih, pastikan produknya memiliki daya perekat atau penutup yang kuat untuk memastikan tisu bayi tidak kotor atau terkontaminasi debu.

Dari penjelasan di atas, terkesan agak rumit dalam memilih tisu bayi. Tetapi, jika dilakukan dengan senang hati, maka yang rumit itu tidak akan terasa. Apalagi, kebutuhan tersebut untuk buah hati sendiri.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*