Beberapa Alasan Susah Cari Kerja 

  • January 27, 2021

Jika Anda telah lama mencari pekerjaan, maka Anda memahami betapa sulitnya mendapatkan pekerjaan di tengah pandemi. Anda bahkan mungkin bertanya-tanya apakah Anda mungkin tidak dapat dipekerjakan seperti yang Anda kira. Percayalah, Anda tidak sendiri. Jutaan pencari kerja mengalami rasa frustasi yang sama mengenai susahnya cari kerja.

Banyak hal yang bisa membuat frustasi ketika melihat semua posisi pekerjaan, terutama ketika surat lamaran dan resume Anda diabaikan. Jika ada banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan, mengapa Anda tidak bisa mendapatkan wawancara yang Anda butuhkan? Bagaimana resume Anda diteruskan dari waktu ke waktu? Mengapa sangat susah untuk cari kerja dan mendapatkan pekerjaan?

Pertama, kenali satu hal: banyak perusahaan dan manajer perekrutan tidak berniat mengisi semua posisi pekerjaan yang mereka cari. Karena pada umumnya, ada banyak yang calon yang sesuai di dalam perusahaan tersebut. Sedangkan yang lain hanya meminta resume secara teratur untuk membangun cadangan calon potensial yang dapat mereka tuju ketika posisi tersebut benar-benar terbuka. Jadi tidak mengherankan jika Anda berpikir betapa susah untuk cari kerja.

Akibatnya, pasar kerja mungkin tidak seluas yang Anda lihat pada pandangan pertama. Singkatnya, jangan berasumsi bahwa pencarian kerja Anda lebih sulit daripada pencari kerja lainnya. Faktanya semua orang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan terbatas yang tersedia di luar sana. Berikut beberapa alasan lain mengapa sangat susah untuk cari kerja:

1. Perusahaan terlalu selektif

Susah cari kerja karena perusahaan selektif ternyata benar adanya! Banyak perusahaan sedang mencari “kandidat sempurna”. Penting juga untuk mengetahui bahwa pasar kerja telah berubah.

2. Ketergantungan pada resume lama

Berhenti menggunakan resume yang tidak update. Bagi banyak pencari kerja yang kesulitan, masalahnya sesederhana resume mereka. Pemberi kerja mencari resume yang menonjol dari yang lainnya, jadi resume lama bukanlah pilihan terbaik saat ini. Dalam hal mencari pekerjaan, kandidat yang sukses akan memiliki resume yang secara efektif menunjukkan nilai mereka sebagai karyawan. Sayangnya, banyak pencari kerja saat ini tidak tahu bagaimana membuat jenis resume seperti itu.

Misalnya, apakah resume Anda masih bergantung pada pernyataan objektif untuk menarik perhatian manajer perekrutan? Jika demikian, itu bisa menjadi kesalahan besar. Pernyataan tujuan berfokus pada apa yang Anda inginkan dari karier Anda, daripada bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan pemberi kerja.

3. Perusahaan dapat mempekerjakan secara internal

Banyak peluang yang dipasang oleh pemberi kerja tidak secara eksklusif terbuka untuk pelamar eksternal. Jika sebuah perusahaan merekrut untuk suatu posisi, posisi itu biasanya juga tersedia untuk orang-orang di dalam perusahaan. Perusahaan perekrutan mungkin lebih menyukai kandidat yang sudah mereka kenal. Kandidat eksternal harus mampu membuat kesan pertama yang kuat agar dapat diberikan pertimbangan yang sama kepada kandidat internal.

4. Banyak pekerjaan tidak pernah diposting ke publik

Banyak pekerjaan yang tersedia mungkin tidak muncul di papan pekerjaan publik. Sebaliknya, manajer posisi ini lebih suka mengisi posisi melalui perekrut atau rekomendasi karyawan. Memperluas metode Anda untuk menemukan peluang kerja dapat mengungkap lebih banyak posisi yang Anda minati. Misalnya, Anda dapat menghubungi perekrut untuk mengetahui apakah pekerjaan tersedia di bidang Anda.

Pekerjaan merupakan hal yang dibutuhkan setiap orang dan selalu menjadi hal yang menantang bagi beberapa orang. Tidak bisa dipungkiri, susahnya cari kerja di tengah pandemi semakin terlihat.

Jangan frustasi, belajarlah! Ada begitu banyak buku yang terjangkau dan bahkan lebih banyak lagi blog karir dan sumber karir gratis di luar sana untuk para pencari kerja dan jangan mengabaikan jaringan networking.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*