Benjolan Kepala Lunak dan Keras, Ini Kemungkinan Penyebabnya

  • January 9, 2022

Benjolan kepala lunak di bagian belakang memiliki banyak penyebab, mulai dari cidera, kista, pertumbuhan lemak, folikel rambut yang meradang, dan taji tulang. Selain benjolan kepala lunak, benjolan juga dapat bersifat keras dan memiliki ukuran yang bervariasi, tergantung penyebab utama benjolan tersebut. Cidera merupakan penyebab utama benjolan di bagian belakang kepala. Karena benturan keras di kepala dapat menyebabkan cidera otak, Anda harus tahu gejala dan tanda-tanda gegar otak. Penderita gegar otak atau cidera kepala parah lainnya perlu mendapatkan perawatan medis segera. Beberapa penyebab benjolan kepala lunak atau keras di bagian belakang kepala juga membutuhkan pemeriksaan dan diagnosis dari dokter. 

Cidera

Salah satu penyebab utama benjolan kepala lunak atau keras di bagian belakang kepala adalah cidera. Adapun beberapa penyebab cidera kepala di antaranya adalah terjatuh, benturan pada saat olahraga, kekerasan, dan kecelakaan jenis lain. Pukulan pada bagian belakang kepala dapat menyebabkan scalp hematoma, di mana merupakan sebuah kondisi berkumpulnya darah di bagian bawah kulit yang membentuk benjolan lunak-keras. 

Anda biasanya bisa menangani cidera kepala ringan di rumah dengan cukup istirahat, menggunakan obat over-the-counter atau OTC yang dapat mengatasi rasa nyeri, serta ice pack. Akan tetapi, cidera yang lebih serius dapat menyebabkan gegar otak. Gegar otak parah dapat berkembang menjadi komplikasi berbahaya apabila penderita tidak mendapatkan perawatan medis segera. Gejala gegar otak di antaranya adalah bingung, pusing, pingsan, mual dan muntah, gangguan saat berjalan atau keseimbangan, gangguan penglihatan, dan hilangnya kesadaran. Orang-orang yang menderita gejala gegar otak perlu mendapatkan perawatan medis segera. 

Kista pilar

Kista pilar adalah jenis kista kulit yang biasanya berkembang di kulit kepala seseorang namun juga dapat terjadi di leher. Dokter terkadang menyebut kista pilar sebagai kista trichilemmal. Kista ini halus, terasa keras dan mengandung penumpukan keratin, yang mana merupakan protein yang digunakan oleh tubuh untuk membuat kuku dan rambut. Kista pilar biasanya tumbuh dengan lambat, dan berukuran diameter kurang lebih setengah hingga 5 centimeter. Kista pilar lebih sering dijumpai terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria dan terkadang menurun dalam keluarga. 

Kista pilar biasanya tidak berbahaya dan bersifat asimtomatik, namun kondisi ini terkadang dapat menyebabkan rasa nyeri atau sakit. Jika kista tidak menyebabkan gejala apapun, perawatan mungkin tidak perlu dilakukan. Namun, apabila kista pilar menyebabkan rasa tidak nyaman atau gangguan lain, dokter akan merekomendasikan operasi untuk mengangkatnya. 

Lipoma

Lipoma adalah benjolan kepala lunak berlemak yang tumbuh di bawah kulit. Lipoma dapat terjadi di mana saja di tubuh, termasuk leher dan kepala. Benjolan ini memiliki ukuran yang beragam, namun biasanya tidak menyebabkan rasa nyeri. Lipoma memiliki tekstur yang lunak seperti karet, dan dapat bergerak apabila Anda menyentuh dan menekannya. Dokter tidak tahu secara pasti apa yang menyebabkan lipoma, namun kondisi ini biasanya terjadi pada orang-orang yang berusia antara 40 hingga 60 tahun, dan lebih sering terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita. 

Lipoma biasanya hanyalah benjolan kepala lunak yang tidak berbahaya dan tidak membutuhkan perawatan khusus. Akan tetapi, apabila lipoma berubah menjadi semakin besar dan menyebabkan gangguan pada kualitas hidup Anda, dokter dapat merekomendasikan pengangkatan lipoma secara operasi. Dokter juga akan mengangkat benjolan kepala lunak tersebut apabila mereka tidak yakin apakah benjolan tersebut lipoma. 

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*