Ini Bahaya Bisinosis, Penyakit Langka Karena Serat Kapas

  • January 13, 2022

Beberapa kegiatan sehari-hari memerlukan kapas sebagai sarana untuk melakukannya. Kapas umumnya banyak berfungsi dalam kecantikan, seperti untuk membersihkan wajah atau mengoleskan skincare. Beberapa tahun silam juga ada sebuah tren diet mengejutkan makan kapas yang dicelup dengan air jeruk.

Tentu hal tersebut membuat para ahli geram. Sebelum disulap menjadi kapas yang biasa kita pakai, serat-serat ini diolah sedemikian rupa dari pohonnya. Baik seratnya maupun ketika sudah berbentuk kapas yang praktis digunakan, memiliki beberapa bahaya yang mengintai.

Salah satunya adalah penyakit bisinosis yang berupa penyakit langka pada paru-paru akibat dari serat kapas. Tak hanya serat kapas, serat rami dan flax pun bisa menimbulkan penyakit ini. Lantas bagaimana mereka bisa menimbulkan penyakit tersebut dan apa saja hal berbahaya yang mengikutinya? Berikut penjelasan selengkapnya.

Apa itu bisinosis

Bisinosis memiliki banyak julukan atau sebutan yang terinspirasi dari penyebab dan gejalanya. Nama lain penyakit ini, termasuk Demam Senin, Penyakit Paru-Paru Coklat, Demam Pabrik, dan Paru-Paru Pekerja Kapas.

Apa bisinosis itu sendiri? Bisinosis adalah penyakit langka pada paru-paru yang disebabkan oleh debu, partikel, atau serat dari kapas, rami, atau flax. Debu atau serat yang terhirup itu menghalangi saluran udara kecil di paru-paru yang disebut sebagai bronkiolus. Ini bisa menyebabkan penyakit bisinosis yang memiliki gejala seperti asma.

Di negara maju seperti Amerika Serikat, ada pedoman dan undang-undang tersendiri untuk membantu menjaga jumlah orang yang terkena bisinosis seminimal mungkin, tapi ini mungkin belum diterapkan pada negara-negara berkembang.

Penyebab utama bisinosis sudah pasti serat atau partikel kapas, rami dan flax yang terhirup, ditambah dengan endotoksin dari bakteri gram negatif yang terdapat dalam partikel-partikel tersebut.

Faktor risiko bisinosis

Orang-orang yang bekerja di pabrik tekstil yang berkait dengan kapas, rami dan flax memiliki risiko tinggi untuk terkena penyakkit bisinosis. Adanya penyakit dan pola hidup tak sehat juga memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini. Berikut faktor risiko penyakit bisinosis:

  • Orang yang bekerja dengan kapas, rami atau flax yang belum diproses. Orang yang membuka bal kapas mentah atau yang bekerja di tahap pertama pemrosesan kapas adalah mereka yang paling terpengaruh untuk menderita penyakit ini
  • Merokok
  • Memiliki asma
  • Memiliki alergi

Gejala dan komplikasi bisinosis

Bisinosis mempengaruhi tubuh dengan menimbulkan batuk dan rasa sesak dada. ‘Demam Senin’ juga dapat dialami oleh beberapa ornag saat mereka kembali bekerja dan bersentuhan dengan debu tersebut setelah hari libur mereka di akhir pekan. 

Beberapa gejala dari bisinosis, antara lain:

  • Sesak di dada
  • Mengi
  • Batuk

dalam kasus yang parah, bisa terjadi gejala:

  • Demam
  • Nyeri otot dan sendi
  • Gemetaran
  • Kelelahan
  • Batuk kering

Gejala bisa membaik selama seminggu, jika tidak terpapar dalam waktu yang lama. efek jangka panjang mungkin tidak timbul jika kontak dihentikan. Namun, Anda yang telah atau harus terpapar dalam waktu yang lama, mungkin mengalami kerusakan permanen dan kesulitan bernapas. Kebanyakan orang dengan gejala, dilaporkan telah melakukan kontak dengan zat ini selama lebih dari 10 tahun.

Dikutip dari Chest Foundation, bisinosis dapat menyebabkan gejala seperti asma atau kerusakan paru-paru yang lebih permanen mirip dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Fibrosis paru, ketergantungan oksigen, disabilitas, dan toleransi olahraga berkurang juga bisa menjadi komplikasi dari penyakit ini.

Penyakit ini bisa berkembang menjadi Bronkitis kronis, di mana terjadi pembengkakan (peradangan) pada saluran udara besar paru-paru dengan produksi lendir (dahak) dalam jumlah besar. Untuk itu, periksakan segera setelah Anda merasa gejal-gejala tersebut menyerang Anda, sehingga penanganan awal bisa dilakukan untuk mengurangi kerusakan permanen.

Bisinosis adalah penyakit yang banyak diderita oleh para karyawan tekstil terkhusus mereka yang kontak langsung dengan partikel, serta atau debu dari rami, kapas, dan flax. Bakteri di dalamnya bisa mengembangkan infeksi. 

Lebih baik untuk menghindari kontak langsung dengan bahan-bahan tersebut. Bahaya bisa mengintai mulai dari gejala asma, infeksi hingga kerusakan permanen dalam paru-paru. Tentunya hal ini tidak ingin terjadi pada Anda, bukan?

Temukan lebih banyak informasi seputar bisinosis dan tanya jawab dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda bisa mengunjungi kolom artikel atau forum maupun chat langsung dengan dokter di aplikasi ini. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*