Perhatikan Ini Sebelum Memakai Minyak Kayu Putih Sidola Untuk Ibu Hamil

  • October 27, 2021

Mual dan muntah atau yang dikenal sebagai morning sickness merupakan salah satu masalah kondisi kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil. Selain mual dan muntah, terkadang ibu hamil pun akan mengalami perut kembung atau masuk angin. Jika kondisi ini terjadi, maka banyak dari mereka menggunakan minyak kayu putih untuk meredakan gejala yang muncul tersebut, salah satunya dengan minyak kayu putih sidola

Lalu, apakah penggunaan minyak kayu putih sidola selama masa kehamilan aman bagi ibu dan janin? 

Penggunaan minyak kayu putih sidola selama masa kehamilan tergolong aman jika digunakan dengan cara mengoleskan ke kulit atau menghirup uapnya. Minyak kayu putih sidola dapat meringankan gejala mual dan muntah karena memiliki aroma khas dan mampu menghilangkan perut kembung karena memberikan rasa hangat pada kulit saat digunakan. 

Beberapa orang percaya bila memakai minyak kayu putih di perut, bayi akan merasakan panas. Faktanya, penggunaan minyak kayu putih dengan cara mengoleskannya ke kulit hanya akan dirasakan oleh ibu. Minyak kayu putih tersebut tidak akan meresap hingga ke dalam kandungan. Jadi, mitos yang mengatakan tentang hal tersebut adalah salah, dan ibu dapat menggunakan minyak kayu putih sidola kapanpun. 

Selain dioleskan, bila Anda ingin memakai minyak kayu putih sidola dengan cara lain, Anda dapat mencampurkannya ke dalam air dan memasukkannya ke dalam diffuser, sehingga ibu hamil dapat menikmati aroma segar minyak kayu putih sidola dengan cara menghirup uapnya. Menghirup uap minyak kayu putih sidola mampu mengurangi stres yang dialami selama masa kehamilan. 

Namun, sebelum menggunakan minyak kayu putih sebagai ‘pegangan’ ibu hamil, perhatikan terlebih dahulu beberapa hal di bawah ini. 

  1. Perhatikan kepekatan minyak kayu putih dan reaksi alergi

Walaupun tergolong aman bagi kehamilan, tetapi ibu juga perlu memerhatikan kandungan dan kepekatan minyak kayu putih sidola. Beberapa ibu hamil akan mudah mengalami iritasi pada kulit bila menggunakan minyak kayu putih yang terlalu pekat. Sehingga dalam penggunaannya disarankan untuk tidak berlebihan. 

Untuk menghindari adanya iritasi, maka Anda perlu mencobanya terlebih dahulu. Dengan cara, meneteskan 2 – 3 tetes ke area tangan, dan perhatikan reaksinya selama 48 jam. Bila selama rentang waktu tersebut tidak mengalami rasa gatal, panas, perih, serta kemerahan, maka minyak kayu putih sidola aman digunakan untuk Anda. 

  1.  Batasi dosis pemakaian

Minyak kayu putih sidola memang bisa meredakan morning sickenss, namun bukan berarti ibu hamil dapat menggunakan minyak kayu putih secara terus menerus. Anda juga harus mempertimbangkannya untuk penggunaan jangka panjang. 

National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) mengatakan bahwa menggunakan minyak kayu putih dengan cara topikal atau dioleskan ke kulit dan menghirup uapnya melalui diffuser adalah metode terbaik karena sangat minim risiko bagi ibu hamil dan bayi.

Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan minyak kayu putih secara terus menerus dapat menimbulkan efek samping di kemudian hari, walaupun dengan risiko yang sangat minim. Pembahasan mengenai efek samping penggunaan minyak kayu putih secara berkala masih memerlukan penelitian lebih lanjut. 

Jadi, Anda tetap bisa menggunakan minyak kayu putih sidola untuk meredakan permasalahan ringan selama masa kehamilan, tetapi Anda juga harus menghentikan penggunaannya bila gejala tersebut sudah mereda. 

  1. Hindari campuran minyak esensial yang membahayakan

Menggunakan campuran minyak esensial selama masa kehamilan harus diperhatikan. Sebab, tidak semua obat herbal itu aman, bahkan pada sebagian jenis minyak esensial bisa menyebabkan keguguran.

Oleh karena itu, pilihlah produk yang tidak mencampurkannya dengan minyak esensial lainnya seperti minyak kayu putih sidola. Juga, jangan lupa untuk mengonsultasikannya bila Anda tetap ingin menggunakan minyak esensial lainnya untuk membantu meredakan stres. 

  1. Tidak meminum minyak kayu putih

Para ahli mengatakan bahwa minyak kayu putih hanya boleh digunakan pada bagian luar. Penggunaan minyak kayu putih secara oral tidak disarankan bagi semua orang. Sebab, dengan meminum minyak kayu putih, meskipun dalam jumlah yang sedikit tetap akan memberikan efek samping bagi tubuh, mulai dari sakit perut hingga efek samping yang lebih fatal lainnya, dan bisa saja mencelakakan kondisi bayi. 

Demikian informasi yang harus diperhatikan oleh ibu hamil sebelum menggunakan minyak kayu putih. Minyak kayu putih sidola aman digunakan bagi ibu hamil untuk meredakan gejala-gejala kehamilan selama digunakan dengan dosis yang aman.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*