pelajaran anak tk

Tips agar Pelajaran Anak TK Terasa Menyenangkan

  • November 18, 2021

Menyampaikan pelajaran anak TK tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Banyak kejadian di mana pengajar TK akhirnya menangis dan memiliki kecemasan berlebih ketika sedang mengajar karena tidak mampu menarik perhatian para siswanya untuk menerima pelajaran yang diberikan. 

Usia anak TK pada umumnya memang masih lebih memikirkan bermain. Karena itu, ketika disampaikan suatu materi pelajaran, banyak penolakan yang dapat mereka timbulkan lewat berbagai cara. Misalnya saja, anak-anak memilih berkeliaran di kelas, bermain bersama temannya, ataupun menangis tidak keruan. 

Namun, bukan berarti tidak ada cara menaklukkkan para anak TK tersebut untuk bisa menikmati pelajaran yang diberikan secara menyenangkan. Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa Anda tempuh agar para siswa di kelas taman kanak-kanak Anda merasa senang dengan pelajaran anak TK yang Anda sampaikan. 

Cairkan Suasana di Awal 

Di tiap hari henda memulai menyampaikan pelajaran anak TK, jangan langsung ke materinya. Dijamin anak-anak di kelas relatif tidak akan peduli dan mengabaikan penyampaian Anda. Mulailah mencairkan suasana agar para anak TK bisa meningkatkan fokusnya terhadap kehadiran Anda. Mengajar mereka bernyanyi sambil menari ataupun senam singkat bisa ditempuh, baru kemudian menyuruh mereka duduk tenang untuk menerima materi yang mau Anda sampaikan. 

Bacakan Materi dengan Suara Keras 

Jangan takut untuk bersuara keras jika sedang menyampaikan pelajaran anak TK. Suara keras yang lantang dan jelas bisa meningkatkan konsentrasi anak sehingga mengarahkkan perhatiannya kepada Anda. Tentunya suara keras tersebut harus diimbangi dengan intonasi yang bersahabat dan bernada yang pas agar mereka tidak takut. 

Biarkan Tangan Anak Aktif 

Menyampaikan materi pelajaran anak TK dengan lebih banyak membaca tidak disarankan. Ini mengingat daya konsentrasi anak kecil yang masih terbatas. Lebih baik Anda menyampaikan inti dari pelajaran sembari melatih sensori anak. Biarkan anak TK lebih banyak menggambar, menulis, ataupun membuat prakarya yang masih berkaitan dengan pelajaran yang Anda sampaikan. 

Buat Suasana Belajar Penuh Warna 

Suasana ruang kelas juga sangat berpengaruh ke seberapa menyenangkannya proses belajar di sekolah bagi anak-anak TK. Jangan biarkan ruang kelas terlihat suram dengan warna-warna yang monoton. Bagaimanapun, anak-anak cenderung menyukai warna yang beragam dan semarak. Hias ruang kelas semeriah mungkin. Anda bisa mengajak siswa-siswa dalam proses menghias ruang kelas agar rasa kepemilikan mereka lebih besar terhadap ruangan tersebut. 

Masukkan Musik dalam Proses Belajar 

Menyuruh anak-anak TK menghafal ataupun mengingat sesuatu yang Anda sampaikan bukanlah sesuatu yang menarik perhatian mereka. Berbeda cerita apabila Anda meminta mereka mengingat sesuatu sembari memasukkna unsur musik di dalamnya. Sebagai contoh, Anda bisa mengajarkan siswa-siswa TK belajar alfabet lewat nyanyian. 

Jadikan Mainan sebagai Simulasi Contoh 

Mainan yang ada di ruang kelas memang bisa merusak konsentrasi si kecil, namun jika digunakan secara tepat justru bisa menjadi wadah penyampaian materi pelajaran anak TK yang baik. Sebagai contoh, Anda sedang mengajari soal binatang-binatang apa saja yang bisa dipelihara ataupun dibiarkan bebas di hutan. Anda bisa menjadikan mainanan binatang di ruang kelas sebagai contohnya. 

Buat Perlombaan 

Jiwa kompetitif manusia sejatinya sudah ada sejak kecil. Jadikan keinginan untuk jadi juara tersebut sebagai rangsangan agar anak-anak TK lebih bersemangat dalam belajar. Contoh simpelnya, beritahukan kepada mereka nantinya akan ada pertanyaan soal materi yang Anda sampaikan di waktu pulang sekolah. Anda yang menjawab dengan benar bisa pulang lebih dulu daripada yang lain.  

Selalu Sediakan Pilihan 

Ada suatu fase di mana anak-anak selalu menolak apapun yang Anda ajarkan, bukan hanya di sekolah melainkan juga di rumah. Pada situasi tersebut, Anda bisa memberikannya pilihan. Contohnya saja berikan pilihan jenis pelajaran anak TK apa yang mau disampaikan. Pilihan terbanyak dari anak-anak di kelaslah yang nantinya akan Anda sampaikan. 

Anak-anak sejatinya bukan benci belajar, mereka hanya masih terlalu senang bermain. Karena itu, pastikan pelajaran anak TK yang Anda sampaikan tidak terkesan terlalu memaksa mereka belajar.

Bart

E-mail : admin@cremasonline.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*